Di Balik Kecelakaan Misterius di Tol: Cerita Babinsa yang Bongkar Penyelundupan Ekstasi

Selasa, 25 November 2025 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMSI, LAMPUNG – Sebuah kecelakaan di Jalan Tol Trans Sumatra KM 136 pada Kamis pagi berubah menjadi pengungkapan besar kasus narkoba. Dua anggota TNI, Sertu Eko Wahyudi dan Serda Simanjuntak, yang saat itu sedang memastikan informasi kecelakaan, justru menemukan enam tas berisi bungkusan narkotika jenis inek di bawah jembatan lokasi kejadian.

Peristiwa bermula ketika keduanya menerima informasi dari warga terkait adanya kecelakaan di jalan tol. Meski kondisi masih gelap karena baru sekitar pukul lima pagi, mereka tetap bergerak ke lokasi. Sebagai Babinsa, keduanya selalu menerapkan prinsip senyum, sapa, salam ketika menerima laporan dari masyarakat.

“Kami dengar ada kecelakaan. Karena lokasi di tol, masyarakat biasanya enggan mendekat. Wilayah itu binaan kami, jadi saya langsung cari. Pikiran saya cuma satu: cari korban.” ujar Sertu Eko.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mencapai lokasi, keduanya harus menaiki jembatan yang menjadi pembatas antara jalan tol dan area persawahan. Kondisi medan gelap, licin, dan curam. Setelah tiba di area tol, mereka melihat kendaraan yang mengalami kerusakan parah. Namun, tidak ada sopir maupun penumpang.

Baca Juga:  Hermawan Dorong dan Apresiasi Wali Kota Bandar Lampung atas Pendirian SMA SIGER

“Kami lihat mobilnya. Tidak ada darah, tidak ada bekas orang terluka, tidak ada dompet, tidak ada identitas. Makanya kami sisir ke bawah. Takutnya korban terjatuh.” kata Sertu Eko.

Pada saat yang sama, seorang warga yang melintas dengan sepeda motor juga berhenti setelah melihat keberadaan tentara di lokasi. Warga tersebut semula mengira ada korban kecelakaan yang perlu ditolong, namun setelah berbincang, akhirnya ikut membantu melakukan pengecekan.

Karena tidak juga menemukan korban di sekitar kendaraan, Sertu Eko dan Serda Simanjuntak turun ke area bawah jembatan. Di sanalah mereka melihat beberapa tas tergeletak dalam kondisi tidak wajar.

“Tas-tas itu terlihat seperti terlempar. Ada yang sudah terbuka. Tapi pikiran kami tetap positif: mungkin ini tas korban. Kami cari identitas.” ujar Serda Simanjuntak.

Sertu Eko turun lebih dulu untuk mengecek karena posisinya sebagai senior. Meski medan cukup curam, ia memutuskan untuk memastikan isi tas tersebut. Sebagian tas sudah terbuka, memperlihatkan bungkusan-bungkusan plastik wrap rapi, namun belum jelas isinya.

Baca Juga:  PC PMII PRINGSEWU KECEWA ATAS LARANGAN PENGGUNAAN AULA BUPATI OLEH PJ SEKDA

“Kami nggak ada pikiran buruk. Hanya ingin pastikan apakah ini identitas korban. Baru setelah lihat bungkusan wrap, mulai curiga.” jelasnya.

Sebagai Babinsa, Sertu Eko juga memiliki SOP untuk mendokumentasikan setiap kegiatan di wilayah. Ia pun merekam proses pengecekan sebagai laporan kepada komandan.

Setelah salah satu bungkusan dibuka sebagai sampel, keduanya melihat butiran pil berwarna merah yang kemudian diketahui merupakan narkotika jenis ekstasi. Sertu Eko mengaku baru pertama kali melihat bentuk aslinya.

“Selama ini hanya lihat di gambar atau berita. Ini pertama kali lihat langsung. Kaget juga, ternyata sebanyak itu.”

Melihat temuan tersebut, keduanya segera melaporkan ke Komandan Koramil serta memberikan informasi kepada kepolisian. Tak lama, petugas PJR, petugas tol, dan tim Reserse Narkoba tiba di lokasi. Karena kondisi medan sulit, evakuasi dilakukan bersama-sama dengan cara mengangkat tas dari bawah ke atas jembatan.

Setelah semua tas berada di atas, barang bukti tidak langsung dibuka. Tas-tas itu ditumpuk lebih dulu menunggu petugas Reserse dan Polda Lampung. Hanya satu bungkusan yang dibuka untuk sampel, sementara bungkusan lainnya dihitung jumlahnya.

Baca Juga:  Poros Wartawan Lampung: Dirgahayu Republik Indonesia ke-80

Total terdapat enam tas, masing-masing berisi puluhan bungkusan wrap yang diduga kuat adalah ekstasi. Jumlah pastinya kemudian dihitung oleh tim penyidik.

Tak lama kemudian, Dandim bersama beberapa perwira TNI datang ke lokasi untuk melihat langsung kondisi kendaraan dan titik jatuhnya tas. Usai berkoordinasi dengan pihak kepolisian, dilakukan penyerahan barang bukti kepada tim Polda Lampung untuk proses hukum lebih lanjut.

Hingga saat ini, keberadaan pengemudi kendaraan belum diketahui. Tidak ada saksi mata yang melihat kejadian awal kecelakaan, dan tidak ditemukan identitas apa pun di lokasi.

Baik Sertu Eko maupun Serda Simanjuntak menegaskan bahwa wilayah binaan mereka selama ini tidak pernah ditemukan kasus narkoba. Temuan besar ini benar-benar di luar dugaan.

Di akhir pernyataannya, mereka mengimbau generasi muda untuk menjauhi narkoba.

“Jangan pernah coba-coba. Barang itu merusak masa depan. Kami hanya berharap tak ada lagi anak muda yang terjerumus.” (Rls)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Miliaran Rupiah, Gradasi Desak APH Bedah Habis Anggaran Dinas Pendidikan Lampung Timur Tahun 2024
Universitas Muhammadiyah Gelar pelatihan jurnalistik Dan Penulisan Sejarah 2025.
Kapolda Lampung Hadiri Launching dan Festival UMKM Mitra Adhyaksa, Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Kreatif
SPPG Polda Maluku Raih Penghargaan SPPG Inspiradaya 2025, Perkuat Komitmen Pemberdayaan dan Keamanan Pangan Berbasis Komunitas
PERMAHI LAMPUNG Desak BK DPRD Kota Bandar Lampung Umumkan Sanksi Dugaan Pelanggaran Etik Tiga Anggota Dewan.
Kasus OTT Berujung Penetapan Tersangka Bupati Lampung Tengah: Yasir A. Rapat “Ini Aib Besar, Jangan Hancurkan Reputasi Lampung yang Sedang Diapresiasi KPK
Puskima UIN Raden Intan Lampung Gelar BKI, Dorong Mahasiswa Kuasai Penulisan Karya Ilmiah
Gubernur Tekankan Integritas dan Profesionalisme Jurnalis di Era Digital
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 17:27 WIB

Kapolda Lampung Hadiri Launching dan Festival UMKM Mitra Adhyaksa, Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Kreatif

Jumat, 12 Desember 2025 - 19:09 WIB

PERMAHI LAMPUNG Desak BK DPRD Kota Bandar Lampung Umumkan Sanksi Dugaan Pelanggaran Etik Tiga Anggota Dewan.

Kamis, 11 Desember 2025 - 23:52 WIB

Puskima UIN Raden Intan Lampung Gelar BKI, Dorong Mahasiswa Kuasai Penulisan Karya Ilmiah

Kamis, 11 Desember 2025 - 17:50 WIB

Gubernur Tekankan Integritas dan Profesionalisme Jurnalis di Era Digital

Kamis, 11 Desember 2025 - 17:38 WIB

Harlah ke-58 Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri: Wagub Jihan Nurlela Terima Penganugerahan sebagai Tokoh Inspiratif atas Dedikasi Memajukan Gerakan Perempuan

Kamis, 11 Desember 2025 - 13:48 WIB

KNPI Provinsi Lampung Terima Penghargaan Kolaborasi pada Seminar Nasional “How To Be A Great” di Graha Adora

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:12 WIB

Pemprov Lampung Terima Kunjungan PII, Bahas Penerapan Indeks Keinsinyuran sebagai Standar Mutu Pembangunan Daerah

Selasa, 9 Desember 2025 - 17:04 WIB

Pemprov Lampung dan Pertamina Patra Niaga Sampaikan Penjelasan Resmi Terkait Distribusi BBM dan LPG Jelang Nataru 2025/2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x