Tak Terima Kritik, Istri Kades yang Juga Anggota DPRD PDIP Diduga Lakukan Perbuatan Tidak Menyenangkan ke Warga

Senin, 5 Januari 2026 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MESUJI, LAMPUNG – Desa Mulya Agung, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, menjadi sorotan akibat tumpukan kritik masyarakat terhadap kinerja pembangunan, khususnya infrastruktur jalan, dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2021-2025). Soni Imawan selaku Kepala Desa yang telah menjabat dua periode dinilai gagal memenuhi harapan masyarakat yang mempercayakannya memimpin desa.

Kritik pedas disampaikan langsung oleh warga, RD, bersama sejumlah masyarakat lainnya di Kantor Desa Mulya Agung belum lama ini. “Kami datang ke sini ingin menyampaikan kritikan atas apa yang terjadi di Desa Mulya Agung, yang selama ini kami nilai dari tahun ke tahun kegiatan pembangunan jalan dll, tidak ada perubahan apapun. Bahkan kami duga ada permainan yang dalam proses tersebut,” ujar RD dalam aksi penyampaian aspirasi tersebut.

Baca Juga:  LSM Penjara Soroti Ketidaktertiban Anggaran di Pesawaran, Ungkap Kelemahan di Hampir Seluruh OPD

Ketegangan tidak berhenti di situ. Dalam kesempatan terpisah, saat jeda obrolan resmi di kantor yang sama, muncul insiden tidak menyenangkan yang melibatkan istri Kepala Desa Soni Imawan, yang juga merupakan Anggota DPRD Fraksi PDIP, Melur Octari. Sumber video berdurasi 8 menit 46 detik yang beredar menyebutkan adanya “perbuatan dan perilaku tidak menyenangkan terhadap warga dan narasumber saat menyampaikan kritikan di kantor tersebut.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Foto Screenshot Video Durasi 8 Menita 47 Detik

Merespon hal ini, Ketua Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Provinsi Lampung, Adi Chandra Gutama, menyayangkan sikap yang ditunjukkan oleh kedua pejabat tersebut. “Seharusnya bisa lebih bijak atas aspirasi dan kritik dari masyarakat terhadap isu yang terjadi. Bukannya malah arogansi terhadap masyarakat bahkan sampai membuat gaduh di kantor pemerintahan,” tegas Bung Chan saat ditemui wartawan di Sekretariat GPN.

Baca Juga:  Pemprov Lampung dan BPKP Sepakati Penguatan Pengawasan Infrastruktur dan Pangan 2026 untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Kritik warga muncul bukan tanpa dasar. Melihat alokasi Dana Desa yang diterima Desa Mulya Agung dari tahun 2021 hingga 2025, sebagian besar anggaran dialokasikan untuk pembangunan dan pemeliharaan prasarana jalan dan drainase, dengan total mencapai lebih dari Rp 1 miliar.

Berikut rincian anggaran tahun 2021-2025 yang dikutip dari sumber resmi:

  1. Pembangunan/Rehabilitasi Prasarana Jalan Desa: Rp 204.150.000
  2. Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan: Rp 80.239.000
  3. Keadaan Mendesak: Rp 288.000.000
  4. Pembangunan Saluran Irigasi Tersier: Rp 82.875.700
  5. Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa: Rp 207.804.300
  6. Pengembangan Sistem Informasi Desa: Rp 56.905.000
  7. Pembangunan/Rehabilitasi Prasarana Jalan Desa: Rp 258.130.000
  8. Pengerasan Jalan Usaha Tani: Rp 53.504.000
  9. Empat item anggaran untuk, Pembangunan/Rehabilitasi Prasarana Jalan Desa dengan total Rp 262.383.000 (dari Rp 37 juta hingga Rp 105 juta per item).
Baca Juga:  Lampung Raih Peringkat Pertama Nasional Program Makan Bergizi Gratis, Cakupan 55 Persen Warga

Besarnya angka yang dikucurkan namun tidak diiringi dengan perubahan nyata di lapangan, seperti dikeluhkan warga, menguatkan dugaan adanya ketidakoptimalan, bahkan penyelewengan. Masyarakat menuntut transparansi dan kejelasan atas pelaksanaan setiap proyek yang telah dibiayai tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Desa Mulya Agung dan Anggota DPRD Melur Octari serta Bupati Mesuji saat di konfirmasi belum memberikan pernyataan resmi menanggapi serangkaian kritik dan dugaan ini.

Tekanan dari masyarakat dan organisasi pemuda seperti GPN Lampung diharapkan dapat mendorong audit dan evaluasi yang independen terhadap pengelolaan keuangan dan program pembangunan di Desa Mulya Agung. (red)

Berita Terkait

PERMAHI Lampung Tegaskan Dukungan atas Sikap Kapolda Lampung: 20% HGU Merupakan Kewajiban Hukum dan Hak Konstitusional Rakyat
Babak Baru For-WIN di Bumi Khagom Mufakat, DPD Lampung Selatan Resmi Berdiri
Ketua TP PKK Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza Buka Wedding Story 2026, Dukung Penguatan UMKM dan Pertumbuhan Industri Pernikahan Lokal
GPN Lampung Soroti WC Sekolah TA 2025 yang Tak Bisa Dipakai: Indikasi “Dump Spending”?
Simposium SMSI Tegaskan Pilkada Melalui DPRD sebagai Alternatif Demokrasi
RAPBD BPMP Lampung tahun 2025: “Alokasi Administratif Fantastis, Prioritas Pendidikan Terabaikan”
Wagub Jihan Nurlela Buka Rakor Pembinaan dan Pengawasan Daerah Provinsi Lampung Tahun 2026
Sekdaprov Marindo Kurniawan Pimpin Rakor Program Kerja Sekretariat Daerah: Tekankan Optimalisasi Peran Biro Sekretariat Daerah
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 22:21 WIB

Ketua TP PKK Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza Buka Wedding Story 2026, Dukung Penguatan UMKM dan Pertumbuhan Industri Pernikahan Lokal

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:38 WIB

RAPBD BPMP Lampung tahun 2025: “Alokasi Administratif Fantastis, Prioritas Pendidikan Terabaikan”

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:48 WIB

Polsek Tanjung Karang Timur Tetapkan Konsultan Pajak HS sebagai Tersangka Penganiayaan

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:54 WIB

PERMAHI Lampung Apresiasi Kinerja Awal Kapolda Lampung dalam Pengungkapan Kasus Narkotika Antar Pulau

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:26 WIB

PERMAHI Lampung Gelar Aksi di Kejati dan Kanwil Kemenag Lampung, Soroti Dugaan Penyimpangan Anggaran dan Jual Beli Jabatan

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:17 WIB

PERMAHI Lampung Gelar Aksi di Kejati, Soroti Dugaan Penyimpangan Proyek UIN Jurai Siwo Lampung

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:51 WIB

Pemprov Lampung dan BPKP Sepakati Penguatan Pengawasan Infrastruktur dan Pangan 2026 untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Minggu, 11 Januari 2026 - 10:28 WIB

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Apresiasi Pendekatan Seni dan Budaya Lokal yang Dilakukan Kodam XXI/Radin Inten dalam Mempererat Hubungan antara TNI dan Masyarakat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x