BBWS Mesuji Sekampung Ambil Langkah Konkret Atasi Gulma di Saluran Irigasi Way Rarem

Senin, 2 Februari 2026 - 15:44 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung secara resmi menanggapi sorotan terkait keberadaan gulma atau tumbuhan air di beberapa titik Saluran Irigasi Way Rarem. Institusi pengelola sumber daya air ini menyatakan bahwa kondisi tersebut merupakan fenomena musiman yang lazim dan telah berada dalam agenda penanganan prioritas.

Dalam keterangan resminya, Rabu (26/2/2025), BBWS menyampaikan apresiasi atas kepedulian berbagai pihak, termasuk media dan masyarakat, terhadap kondisi infrastruktur irigasi. Kepedulian ini diakui sebagai bentuk kontrol sosial yang konstruktif untuk transparansi pengelolaan.

“Kami tegaskan bahwa munculnya gulma secara cepat, khususnya di musim penghujan, adalah tantangan teknis tahunan yang dihadapi di saluran irigasi terbuka, termasuk di Way Rarem. Hal ini tidak serta-merta mencerminkan kelalaian atau dikaitkan dengan isu anggaran,” jelas juru bicara BBWS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BBWS menerangkan, karakteristik saluran irigasi terbuka yang luas dan panjang, dipengaruhi langsung oleh curah hujan tinggi, memang menjadi media subur bagi pertumbuhan gulma. Pemeliharaan dilakukan secara berkala dan bertahap dengan mempertimbangkan faktor cuaca, debit air, dan prioritas teknis.

Sebagai langkah responsif, BBWS memastikan akan segera melakukan peninjauan lapangan dan tindakan penanggulangan.

“Tim teknis kami akan segera turun ke lokasi untuk verifikasi dan melakukan langkah-langkah pembersihan yang diperlukan. Komitmen kami adalah menjaga operasi dan fungsi optimal Saluran Irigasi Way Rarem untuk mendukung pertanian dan ketahanan pangan di wilayah ini,” tegas pernyataan tersebut.

BBWS juga menegaskan bahwa Saluran Irigasi Way Rarem merupakan infrastruktur strategis. Setiap masukan dari masyarakat akan ditampung sebagai bahan evaluasi peningkatan layanan.

Di akhir pernyataan, BBWS mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk media, untuk bersinergi dalam pengawasan yang objektif dan berimbang. Harapannya, klarifikasi ini memberikan perspektif utuh sehingga tidak terjadi kesimpulan yang prematur, serta mengedepankan kepentingan bersama untuk keberlanjutan sistem irigasi dan kesejahteraan petani.

Berita Terkait

Kehadiran Jokowi Warnai Konsolidasi PSI di Pesawaran
Anggaran Lima OPD Lampung Timur Masuk Meja Kejati Lampung
Anggaran Miliaran Rupiah Sekretariat DPRD Kota Metro Disorot, LSM Tempuh Jalur Hukum
Sekdaprov Lampung Jadi Teladan Pendataan Sensus Ekonomi 2026
Marindo Pastikan Guru, Kesehatan, dan Akses Jalan Sekolah Rakyat Siap
Halaman Kantor PT LJU Dipenuhi Rumput Liar
Polda Lampung Gelar Lomba Stand Up Comedy untuk Perkuat Citra Humanis Polri
Jamal Sebut Munas HIPMI 2026 Bukti Soliditas Pengusaha Muda Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:08 WIB

Kehadiran Jokowi Warnai Konsolidasi PSI di Pesawaran

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:21 WIB

BPK Ungkap Ketidaksesuaian Konsumsi Rapat DPRD Bandar Lampung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:01 WIB

Anggaran Lima OPD Lampung Timur Masuk Meja Kejati Lampung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:45 WIB

Anggaran Miliaran Rupiah Sekretariat DPRD Kota Metro Disorot, LSM Tempuh Jalur Hukum

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:50 WIB

Sekdaprov Lampung Jadi Teladan Pendataan Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:11 WIB

Halaman Kantor PT LJU Dipenuhi Rumput Liar

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:59 WIB

Polda Lampung Gelar Lomba Stand Up Comedy untuk Perkuat Citra Humanis Polri

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:44 WIB

Jamal Sebut Munas HIPMI 2026 Bukti Soliditas Pengusaha Muda Indonesia

Berita Terbaru

Berita

Kehadiran Jokowi Warnai Konsolidasi PSI di Pesawaran

Sabtu, 27 Jun 2026 - 14:08 WIB

Bandar Lampung

BPK Ungkap Ketidaksesuaian Konsumsi Rapat DPRD Bandar Lampung

Sabtu, 27 Jun 2026 - 08:21 WIB

Berita

Anggaran Lima OPD Lampung Timur Masuk Meja Kejati Lampung

Sabtu, 27 Jun 2026 - 08:01 WIB

Advetorial

Sekdaprov Lampung Jadi Teladan Pendataan Sensus Ekonomi 2026

Sabtu, 27 Jun 2026 - 06:50 WIB

Exit mobile version