BBWS Mesuji Sekampung Tangani Gulma di Daerah Irigasi Way Rarem

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:37 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

AKAR POSTBalai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung Provinsi Lampung, menunjukkan langkah cepat dan terukur dalam menangani pertumbuhan gulma di Daerah Irigasi (DI) Way Rarem. Pada Selasa (10/2/2026), BBWS menurunkan personel lapangan lengkap dengan alat berat excavator untuk melakukan penanganan awal di sejumlah titik saluran irigasi strategis.

Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran aliran air irigasi bagi petani, sekaligus menjaga fungsi jaringan irigasi tetap optimal di tengah meningkatnya aktivitas pertanian.

BBWS Mesuji Sekampung menegaskan bahwa penanganan gulma tersebut bukan semata-mata respons atas keluhan masyarakat, melainkan bagian dari kegiatan operasi dan pemeliharaan (OP) rutin yang telah direncanakan secara teknis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan ini merupakan bagian dari siklus pemeliharaan jaringan irigasi. Jadi bukan bersifat reaktif, tetapi langkah preventif dan berkelanjutan agar fungsi irigasi tetap optimal,” ujar perwakilan BBWS Mesuji Sekampung.

Pendekatan ini dinilai penting untuk mencegah gangguan distribusi air yang dapat berdampak langsung pada produktivitas pertanian.

BBWS juga meluruskan informasi terkait kewenangan pengelolaan DI Way Rarem. Pada April 2025, Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR telah mendelegasikan pengelolaan jaringan irigasi tersebut kepada Pemerintah Daerah (Provinsi/Kabupaten).

Sebelumnya, pengelolaan DI Way Rarem dilaksanakan melalui skema Tugas Pembantuan Operasi dan Pemeliharaan (TPOP) oleh Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung.

Dalam proses penyerahan kewenangan tersebut, turut dialihkan 64 petugas Operasi dan Pemeliharaan – Penjaga Pintu Air (OP-PPA). Selain itu, BBWS juga menitipkan lima ASN PSDA Provinsi Lampung yang kini bertugas sebagai Kepala Satuan Pelaksana (Satlak) di wilayah Pekurun, Sidomukti, Tatakarya, Dayamurni, dan Pulung Kencana.

BBWS Mesuji Sekampung menjelaskan bahwa pertumbuhan gulma di saluran irigasi merupakan fenomena ekologis yang dapat dijelaskan secara ilmiah. Beberapa faktor utama penyebabnya antara lain:

  1. Aliran air yang relatif lambat
  2. Endapan lumpur di dasar saluran
  3. Tingginya kandungan nutrisi dari limpasan bendungan dan aktivitas pertanian

Jenis gulma yang umum ditemukan dan berkembang cepat di saluran irigasi meliputi eceng gondok (Eichhornia crassipes), kiambang (Salvinia molesta), hydrilla (Hydrilla verticillata), serta teki rawa (Cyperus spp.). Gulma-gulma ini memiliki kemampuan berkembang biak sangat cepat sehingga membutuhkan penanganan rutin dan berkelanjutan.

Sepanjang tahun 2025, BBWS Mesuji Sekampung bersama Tim OP telah melaksanakan berbagai kegiatan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi DI Way Rarem. Di antaranya:

  1. Pembersihan gulma dari Intake Bendungan Way Rarem hingga Sipon 8 sepanjang ±7,4 km (Desember 2025)
  2. Normalisasi saluran sekunder Satlak Sidomukti sepanjang 9,8 km
  3. Normalisasi saluran sekunder Satlak Pulung Kencana sepanjang ±7 km
  4. Perbaikan dan peningkatan 6 unit pintu bagi di Satlak Sidomukti
  5. Pembersihan gulma transek Sipon 1–11 sepanjang ±4 km

Langkah-langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga keandalan infrastruktur irigasi strategis di Lampung.

Memasuki tahun 2026, BBWS Mesuji Sekampung merencanakan pembersihan gulma di ruas Tatakarya–Dayamurni sepanjang ±18,4 kilometer. Saat ini, kegiatan tersebut telah memasuki tahap persiapan teknis, meliputi:

  1. Survei dan identifikasi lokasi
  2. Pengukuran volume pekerjaan
  3. Mobilisasi alat berat
  4. Koordinasi serta sosialisasi dengan petani pemakai air (P3A)

BBWS juga mengantisipasi sejumlah tantangan lapangan, seperti keterbatasan BBM jenis solar, kesiapan operator dan alat berat excavator long arm, serta potensi persoalan sosial di wilayah pekerjaan.

Menanggapi informasi yang beredar di media sosial, BBWS Mesuji Sekampung menegaskan tidak melarang masyarakat menyampaikan informasi, selama dilakukan secara objektif dan bertanggung jawab.

BBWS menegaskan komitmennya untuk tetap fokus menjalankan tugas pokok dan fungsi, serta mendukung program strategis pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, melalui peningkatan intensitas tanam dan kelancaran distribusi air irigasi.

Respons cepat dan langkah terukur BBWS Mesuji Sekampung dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik, sekaligus memastikan infrastruktur irigasi DI Way Rarem tetap berfungsi optimal bagi petani dan masyarakat luas.

Berita Terkait

Kehadiran Jokowi Warnai Konsolidasi PSI di Pesawaran
BPK Ungkap Ketidaksesuaian Konsumsi Rapat DPRD Bandar Lampung
Anggaran Lima OPD Lampung Timur Masuk Meja Kejati Lampung
Anggaran Miliaran Rupiah Sekretariat DPRD Kota Metro Disorot, LSM Tempuh Jalur Hukum
Sekdaprov Lampung Jadi Teladan Pendataan Sensus Ekonomi 2026
Marindo Pastikan Guru, Kesehatan, dan Akses Jalan Sekolah Rakyat Siap
Halaman Kantor PT LJU Dipenuhi Rumput Liar
Polda Lampung Gelar Lomba Stand Up Comedy untuk Perkuat Citra Humanis Polri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:08 WIB

Kehadiran Jokowi Warnai Konsolidasi PSI di Pesawaran

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:21 WIB

BPK Ungkap Ketidaksesuaian Konsumsi Rapat DPRD Bandar Lampung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:01 WIB

Anggaran Lima OPD Lampung Timur Masuk Meja Kejati Lampung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:45 WIB

Anggaran Miliaran Rupiah Sekretariat DPRD Kota Metro Disorot, LSM Tempuh Jalur Hukum

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:50 WIB

Sekdaprov Lampung Jadi Teladan Pendataan Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:11 WIB

Halaman Kantor PT LJU Dipenuhi Rumput Liar

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:59 WIB

Polda Lampung Gelar Lomba Stand Up Comedy untuk Perkuat Citra Humanis Polri

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:44 WIB

Jamal Sebut Munas HIPMI 2026 Bukti Soliditas Pengusaha Muda Indonesia

Berita Terbaru

Berita

Kehadiran Jokowi Warnai Konsolidasi PSI di Pesawaran

Sabtu, 27 Jun 2026 - 14:08 WIB

Bandar Lampung

BPK Ungkap Ketidaksesuaian Konsumsi Rapat DPRD Bandar Lampung

Sabtu, 27 Jun 2026 - 08:21 WIB

Berita

Anggaran Lima OPD Lampung Timur Masuk Meja Kejati Lampung

Sabtu, 27 Jun 2026 - 08:01 WIB

Advetorial

Sekdaprov Lampung Jadi Teladan Pendataan Sensus Ekonomi 2026

Sabtu, 27 Jun 2026 - 06:50 WIB

Exit mobile version