Dugaan KKN Anggaran Rp12 Miliar di BPN Bandar Lampung, LSM SIMULASI Desak Audit APH

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:09 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Dugaan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) kembali mencuat di lingkungan pemerintahan. Kali ini, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) SIMULASI Provinsi Lampung menyoroti adanya kejanggalan dalam realisasi anggaran di Badan Pertanahan Nasional (BPN/ATR) Kota Bandar Lampung Tahun Anggaran 2025 dengan nilai mencapai Rp12 miliar.

Ketua LSM SIMULASI, Agung Irawansyah, mengungkapkan bahwa dugaan KKN tersebut berkaitan dengan pengelolaan Dana Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Petikan di lingkungan BPN Kota Bandar Lampung.
“Kami menemukan adanya potensi penyimpangan dalam realisasi anggaran DIPA petikan. Nilainya cukup signifikan, mencapai Rp12 miliar untuk tahun anggaran 2025,” ujar Agung dalam konferensi pers, Kamis (26/2/2026).

Indikasi Mark Up dan Ketidaksesuaian Realisasi Menurut Agung, terdapat sejumlah poin yang menjadi dasar kecurigaan pihaknya terhadap dugaan KKN di BPN Bandar Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa indikasi tersebut antara lain:
Dugaan mark up anggaran pada sejumlah item kegiatan.

Ketidaksesuaian antara realisasi fisik di lapangan dengan laporan dalam dokumen DIPA Petikan. Indikasi maladministrasi dalam proses pelaksanaan kegiatan.

“Kami menduga ada perbedaan signifikan antara dokumen administrasi dan fakta di lapangan. Ini patut didalami secara serius,” tegasnya.

LSM SIMULASI juga mencurigai adanya rekayasa dalam proses pengadaan barang dan jasa yang berpotensi mengarah pada praktik kolusi antar pihak tertentu.
Desakan Audit Investigasi oleh APH
Atas temuan tersebut, LSM SIMULASI mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), baik Kejaksaan maupun Kepolisian, untuk segera melakukan audit investigasi menyeluruh terhadap pengelolaan anggaran di BPN/ATR Kota Bandar Lampung.

Menurut Agung, transparansi anggaran merupakan prinsip utama dalam tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
“Kami akan membuka seluruh data temuan kepada publik dan APH. Jika diperlukan, laporan resmi akan segera kami layangkan agar dugaan KKN BPN Bandar Lampung ini tidak berhenti di tengah jalan,” ujarnya.

Pihak BPN Belum Berikan Tanggapan
Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPN/ATR Kota Bandar Lampung belum memberikan tanggapan resmi atas konfirmasi yang diajukan. Kabag Humas TU Sholin disebut belum memberikan pernyataan terkait dugaan tersebut.

Media ini masih berupaya menghubungi pihak terkait guna memperoleh klarifikasi dan konfirmasi lebih lanjut demi keberimbangan pemberitaan.

Berita Terkait

Prosesi Pelepasan Purnabakti Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung
Wagub Jihan Nurlela Buka Bazar Pasar Murah di Kecamatan Gisting 
Wagub Jihan Nurlela Tinjau Progres Perbaikan Ruas Jalan Provinsi di Tanggamus
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Dampingi Menteri Pertahanan RI
Wagub Jihan Dorong Pembangunan Jalan, Ekonomi dan Wisata di Tanggamus
LSM RUBIK dan GEMBOK Aksi di Kejati Lampung
LSM SIMULASI Laporkan Dugaan Korupsi di Lima OPD Kabupaten Way Kanan ke Kejaksaan
GPN Lampung Usut Dugaan Penyalahgunaan Anggaran di Dinas Pertanian Pringsewu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:42 WIB

Prosesi Pelepasan Purnabakti Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:09 WIB

Dugaan KKN Anggaran Rp12 Miliar di BPN Bandar Lampung, LSM SIMULASI Desak Audit APH

Kamis, 26 Februari 2026 - 23:11 WIB

Wagub Jihan Nurlela Buka Bazar Pasar Murah di Kecamatan Gisting 

Kamis, 26 Februari 2026 - 23:06 WIB

Wagub Jihan Nurlela Tinjau Progres Perbaikan Ruas Jalan Provinsi di Tanggamus

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:15 WIB

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Dampingi Menteri Pertahanan RI

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:59 WIB

LSM RUBIK dan GEMBOK Aksi di Kejati Lampung

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:14 WIB

LSM SIMULASI Laporkan Dugaan Korupsi di Lima OPD Kabupaten Way Kanan ke Kejaksaan

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:53 WIB

GPN Lampung Usut Dugaan Penyalahgunaan Anggaran di Dinas Pertanian Pringsewu

Berita Terbaru

Exit mobile version