Amunisi Lampung Ungkap Dugaan Mark-Up Kegiatan Dana Desa di Empat Pekon Talang Padang, Tanggamus

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:01 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

TANGGAMUS Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Amunisi Provinsi Lampung kembali menyoroti dugaan penyimpangan dalam realisasi Dana Desa (DD) di wilayah Kabupaten Tanggamus. Dugaan mark-up dan kegiatan fiktif ditemukan pada empat pekon di Kecamatan Talang Padang, yaitu Pekon Suka Bandung, Sinar Banten, Banjar Sari, dan Way Halom.

Ketua LSM Amunisi Lampung, Kusmawan Putra, menyampaikan dalam keterangan persnya di Bandar Lampung, Kamis (23/10/2025), bahwa pihaknya menemukan indikasi kuat adanya penggelembungan anggaran dan kegiatan fiktif yang merugikan masyarakat.

“Kami dari LSM Amunisi menilai terdapat indikasi kuat penyimpangan dalam pengelolaan anggaran desa. Keempat pekon di Kecamatan Talang Padang disinyalir terdapat kegiatan mark-up dan fiktif,” ujar Kusmawan.

Menurut Kusmawan, temuan LSM Amunisi bukan kasus tunggal, melainkan menunjukkan pola penyimpangan yang berulang di wilayah satu kecamatan. Sebelumnya, LSM JATI juga melaporkan dugaan korupsi Dana Desa di Pekon Suka Bandung. Kini, pola serupa ditemukan di tiga pekon lainnya, yaitu Sinar Banten, Banjar Sari, dan Way Halom.

“Kami telah mengumpulkan data dan dokumen yang cukup kuat. Ada pola yang sama dalam beberapa item anggaran di keempat pekon ini, seperti pengadaan barang dengan harga tidak wajar dan kegiatan yang diduga fiktif,” jelasnya.

Langkah Hukum dan Tindakan Lanjutan

LSM Amunisi memastikan tidak akan tinggal diam. Kusmawan menyebut, pihaknya akan melaporkan temuan tersebut ke Aparat Penegak Hukum (APH) dan Kejaksaan Tinggi Lampung dalam waktu dekat. Selain itu, mereka juga berencana menggelar aksi unjuk rasa damai sebagai bentuk dorongan moral agar proses hukum berjalan transparan dan cepat.

“Kami mendesak Kejaksaan Tinggi Lampung untuk proaktif mengusut tuntas dugaan korupsi di empat pekon ini. Masyarakat berharap agar dana desa yang seharusnya digunakan untuk pembangunan tidak dikorupsi oleh oknum,” tegas Kusmawan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kecamatan Talang Padang serta perangkat pekon yang disebutkan belum memberikan tanggapan resmi. Tim media masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk klarifikasi lebih lanjut.

Kasus dugaan mark-up dan kegiatan fiktif Dana Desa di Kecamatan Talang Padang menunjukkan perlunya pengawasan ketat terhadap pengelolaan anggaran desa. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci agar program Dana Desa benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat.

Berita Terkait

Kehadiran Jokowi Warnai Konsolidasi PSI di Pesawaran
Anggaran Lima OPD Lampung Timur Masuk Meja Kejati Lampung
Anggaran Miliaran Rupiah Sekretariat DPRD Kota Metro Disorot, LSM Tempuh Jalur Hukum
Sekdaprov Lampung Jadi Teladan Pendataan Sensus Ekonomi 2026
Marindo Pastikan Guru, Kesehatan, dan Akses Jalan Sekolah Rakyat Siap
Halaman Kantor PT LJU Dipenuhi Rumput Liar
Polda Lampung Gelar Lomba Stand Up Comedy untuk Perkuat Citra Humanis Polri
Jamal Sebut Munas HIPMI 2026 Bukti Soliditas Pengusaha Muda Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:08 WIB

Kehadiran Jokowi Warnai Konsolidasi PSI di Pesawaran

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:21 WIB

BPK Ungkap Ketidaksesuaian Konsumsi Rapat DPRD Bandar Lampung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:01 WIB

Anggaran Lima OPD Lampung Timur Masuk Meja Kejati Lampung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:45 WIB

Anggaran Miliaran Rupiah Sekretariat DPRD Kota Metro Disorot, LSM Tempuh Jalur Hukum

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:50 WIB

Sekdaprov Lampung Jadi Teladan Pendataan Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:11 WIB

Halaman Kantor PT LJU Dipenuhi Rumput Liar

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:59 WIB

Polda Lampung Gelar Lomba Stand Up Comedy untuk Perkuat Citra Humanis Polri

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:44 WIB

Jamal Sebut Munas HIPMI 2026 Bukti Soliditas Pengusaha Muda Indonesia

Berita Terbaru

Berita

Kehadiran Jokowi Warnai Konsolidasi PSI di Pesawaran

Sabtu, 27 Jun 2026 - 14:08 WIB

Bandar Lampung

BPK Ungkap Ketidaksesuaian Konsumsi Rapat DPRD Bandar Lampung

Sabtu, 27 Jun 2026 - 08:21 WIB

Berita

Anggaran Lima OPD Lampung Timur Masuk Meja Kejati Lampung

Sabtu, 27 Jun 2026 - 08:01 WIB

Advetorial

Sekdaprov Lampung Jadi Teladan Pendataan Sensus Ekonomi 2026

Sabtu, 27 Jun 2026 - 06:50 WIB

Exit mobile version