PW PERGUNU LAMPUNG DAN KANWIL KEMENAG LAMPUNG TANDATANGANI MoU: SINERGI PERKUAT PENDIDIKAN, PENELITIAN, DAN ADVOKASI GURU

Senin, 18 Mei 2026 - 21:41 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG — Pimpinan Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PW PERGUNU) Provinsi Lampung menggelar audiensi sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung. Acara berlangsung di ruang rapat Kanwil Kemenag Lampung, Jalan Cut Mutia No. 27, Gulak Galik, Kecamatan Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung, pada Senin (18/5/2026).

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Dr. H. Zulkarnain, S.Ag., M.Hum., selaku PIHAK KESATU, dan Ketua PW PERGUNU Lampung, Prof. Dr. Imam Syafe’i, M.Ag., selaku PIHAK KEDUA. Nota kesepahaman ini diberi nomor 025/MoU/PW.18/IV/2026 dan berlaku untuk jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan, dengan kemungkinan perpanjangan berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung Dr. H. Zulkarnain menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiasi kerjasama ini. “Kami menyambut baik kemitraan strategis dengan PW PERGUNU Lampung. Sebagai mitra pemerintah, PERGUNU memiliki peran sentral dalam membina dan memberdayakan guru-guru khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama. MoU ini akan menjadi payung hukum bagi berbagai program kolaboratif yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan agama dan madrasah di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Imam Syafe’i, M.Ag., menegaskan bahwa audiensi dan penandatanganan MoU ini merupakan langkah konkret PW PERGUNU Lampung dalam menjalankan misi organisasi. “Kami tidak hanya hadir sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam memajukan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, advokasi profesi, dan pengembangan sumber daya manusia. Dengan sinergi ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan dan profesionalisme guru, khususnya di lingkungan madrasah dan sekolah keagamaan di Lampung,” terangnya.

Ruang lingkup kerja sama yang tertuang dalam MoU ini mencakup lima bidang utama, yaitu:

1. Pendidikan, meliputi peningkatan mutu pembelajaran, pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan, serta pelatihan dan sertifikasi guru.

2. Penelitian, berupa kajian bersama tentang problematika pendidikan agama, pengembangan metode pembelajaran, dan studi kebijakan pendidikan.

3. Pengabdian kepada Masyarakat, melalui program penguatan literasi keagamaan di masyarakat, pelatihan ketrampilan bagi guru dan tenaga kependidikan, serta pemberdayaan komunitas belajar.

4. Advokasi Profesi, yang mencakup pendampingan hukum, perjuangan hak-hak guru non-PNS, serta peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.

5. Pengembangan Sumber Daya Manusia, melalui peningkatan kapasitas berkelanjutan, program beasiswa, dan pertukaran pengalaman antar guru lintas wilayah.

Acara audiensi berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Selain penandatanganan MoU, kedua pihak juga membahas rencana tindak lanjut yang akan dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan atau Pengaturan Implementasi (Implementation Arrangement/IA) tersendiri. Beberapa program prioritas yang langsung disepakati antara lain: pelatihan guru madrasah berbasis kompetensi digital, bimbingan teknis penyusunan proposal penelitian tindakan kelas, serta advokasi guru honorer di wilayah Lampung.

Ketua PW PERGUNU Lampung menambahkan bahwa pihaknya akan segera membentuk tim implementasi untuk menindaklanjuti hasil audiensi ini. “Kami berkomitmen untuk mengawal setiap poin kerjasama hingga ke tingkat kabupaten/kota. Sinergi dengan Kanwil Kemenag ini adalah pintu besar bagi kemajuan guru dan pendidikan agama di Bumi Ruwa Jurai Provinsi Lampung yang kita cintai,” pungkas Prof. Imam Syafe’i.

Turut hadir dalam audiensi tersebut antara lain Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Lampung H. Heri Setiawan, M.Pd.I, serta sejumlah pengurus PW Pergunu Lampung, Wakil Ketua Dr. H. Muhammad Nurwahidin, M.Ag., M.Si, Dr. Hj. Rita Linda, M.Ag, Sekretaris Dr. Ihsan Mustofa, M.Pd.I, Wakil Sekretaris Dr. Muhammad Idris, M.Pd.I, Anggota Agung Kurniawan dan Eli.

Berita Terkait

STIT Pringsewu Gelar Seminar Pendidikan Berbasis Al-Qur’an Bersama Prof. Dr. H. Said Agil Husin Al Munawar, M.A
LSM Trinusa Serahkan Berkas Tambahan Dugaan Korupsi BOS 2 Sekolah di Kabupaten Lampung Selatan Ke Kejaksaan, Rencanakan Aksi Ujuk Rasa 14 Hari ke Depan
Dugaan Mark-Up dan Rekayasa Pengadaan Cendera Mata di Setda Bandar Lampung
Dugaan Penyimpangan Dana BTT Rp21,5 Miliar di BPBD Kota Bandar Lampung
Sekdaprov Lampung Dukung Penuh Percepatan Koperasi Desa Merah Putih
Gubernur Mirza Kembangkan Strategi Besar Ekonomi Berbasis Pariwisata
RAKERDA Gerakan Pramuka Lampung Tahun 2026
Gunakan Banyak Barcode, Mafia Solar Subsidi di Bandar Lampung Dibongkar Polisi

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 21:41 WIB

PW PERGUNU LAMPUNG DAN KANWIL KEMENAG LAMPUNG TANDATANGANI MoU: SINERGI PERKUAT PENDIDIKAN, PENELITIAN, DAN ADVOKASI GURU

Senin, 18 Mei 2026 - 21:37 WIB

LSM Trinusa Serahkan Berkas Tambahan Dugaan Korupsi BOS 2 Sekolah di Kabupaten Lampung Selatan Ke Kejaksaan, Rencanakan Aksi Ujuk Rasa 14 Hari ke Depan

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:55 WIB

Dugaan Mark-Up dan Rekayasa Pengadaan Cendera Mata di Setda Bandar Lampung

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:44 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BTT Rp21,5 Miliar di BPBD Kota Bandar Lampung

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:12 WIB

Gubernur Mirza Kembangkan Strategi Besar Ekonomi Berbasis Pariwisata

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:08 WIB

RAKERDA Gerakan Pramuka Lampung Tahun 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:40 WIB

Gunakan Banyak Barcode, Mafia Solar Subsidi di Bandar Lampung Dibongkar Polisi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:22 WIB

GPN Provinsi Lampung Soroti Tertutupnya RDP DPRD Pesawaran

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Dugaan Penyimpangan Dana BTT Rp21,5 Miliar di BPBD Kota Bandar Lampung

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:44 WIB

Exit mobile version