Rob Melanda Sepekan ke Depan, Nelayan Lampung Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Jumat, 5 Desember 2025 - 11:53 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG, AKARPOST — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Panjang mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir (banjir rob) yang diperkirakan terjadi pada 3–9 Desember 2025. Peningkatan pasang maksimum ini dipicu oleh fenomena Supermoon yang mencapai jarak terdekat dengan Bumi serta fase bulan purnama pada 4 Desember 2025.

Dalam keterangan resmi, BMKG menyebutkan bahwa kenaikan tinggi muka air laut berpotensi terjadi di sejumlah wilayah pesisir Lampung, meliputi:

  • Pesisir Bandar Lampung
  • Pesisir Tanggamus
  • Pesisir Lampung Selatan
  • Pesisir Pesawaran
  • Pesisir Timur Lampung
  • Pesisir Barat Lampung

BMKG menjelaskan bahwa kondisi ini dapat mengganggu berbagai aktivitas masyarakat pesisir, mulai dari bongkar muat di pelabuhan, aktivitas permukiman di area pesisir, hingga kegiatan perikanan darat. Masyarakat diimbau untuk tetap siaga dan mengikuti pembaruan informasi cuaca maritim dari BMKG Maritim Panjang .

Ketua DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Lampung Kusaeri Suwandi, menegaskan pentingnya kewaspadaan nelayan selama periode kenaikan pasang ini. Ia meminta seluruh nelayan tradisional maupun kapal kecil untuk tidak memaksakan melaut jika kondisi air dan angin tidak mendukung.

Menurutnya, keselamatan harus menjadi prioritas utama. Ia juga mengingatkan agar nelayan memantau informasi gelombang dan cuaca harian sebelum berangkat, serta memastikan kapal dan peralatan keselamatan dalam kondisi baik.

“Fenomena pasang maksimum ini berpotensi membahayakan nelayan. Kami mengimbau seluruh nelayan di wilayah Lampung untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari melaut saat kondisi tidak aman, dan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG,” tegasnya.

BMKG mengajak masyarakat pesisir, khususnya yang tinggal di area rendah dan rawan genangan, untuk melakukan langkah antisipasi sejak dini guna mengurangi risiko dampak banjir rob. (NdH)

Berita Terkait

MTsN 1,2,3 Lampung Utara, Diduga Ada Penyimpangan Anggaran Ratusan Juta
217 Perusahaan Media SMSI Lampung Sepakat Saling Support Pemberitaan di Rakerda 2026
Marindo Tekankan Regulasi dan Pembiayaan dalam Pengembangan Kehutanan Lampung
SMSI, AMSI dan JMSI Lampung Kompak, Gelar Sarasehan dan Luncurkan LAPOR SEKBER
Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta
Opsen PKB 2025 Lampung dan Perbaikan Jalan 2026 Kabupaten/Kota
PMII Pringsewu Gelar Silaturahmi Akbar dan Harlah ke-66, Tegaskan Peran Mahasiswa dalam Demokrasi
Owner Butik Indah di Bandar Lampung Rutin Berbagi Nasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:39 WIB

MTsN 1,2,3 Lampung Utara, Diduga Ada Penyimpangan Anggaran Ratusan Juta

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:16 WIB

217 Perusahaan Media SMSI Lampung Sepakat Saling Support Pemberitaan di Rakerda 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:46 WIB

Marindo Tekankan Regulasi dan Pembiayaan dalam Pengembangan Kehutanan Lampung

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:18 WIB

SMSI, AMSI dan JMSI Lampung Kompak, Gelar Sarasehan dan Luncurkan LAPOR SEKBER

Senin, 4 Mei 2026 - 20:57 WIB

Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta

Senin, 4 Mei 2026 - 20:47 WIB

PMII Pringsewu Gelar Silaturahmi Akbar dan Harlah ke-66, Tegaskan Peran Mahasiswa dalam Demokrasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:30 WIB

Owner Butik Indah di Bandar Lampung Rutin Berbagi Nasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:47 WIB

Marindo Kurniawan Pimpin Rakor Pemanfaatan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional bersama BPS

Berita Terbaru

Exit mobile version