Pemprov Lampung Dorong Penguatan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Transparan dan Berintegritas pada Seminar Perempuan Anti Korupsi di Yogyakarta

Senin, 8 Desember 2025 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YOGYAKARTA – Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas pada Seminar Perempuan Anti Korupsi yang digelar KPK bersama Kementerian PPPA di Gedung Pracimosono, Yogyakarta, Senin (8/12/2025).

Mengusung tema “Peran Perempuan Berintegritas dalam Melawan Korupsi sebagai Penyelenggara Negara,” kegiatan ini bagian dari rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 serta menuju Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya tugas lembaga hukum, tetapi tanggung jawab bersama termasuk seluruh penyelenggara negara.

“Pemprov Lampung berkomitmen menghadirkan birokrasi yang bebas dari praktik korupsi, serta memastikan setiap kebijakan berpihak pada kepentingan publik,” ujar Wagub Jihan.

Baca Juga:  SGC Bayar Pajak Lewat Pemutihan: Siapa Sebenarnya yang Diuntungkan?

Jihan mengajak para pejabat, khususnya para kaum perempuan di lingkungan Pemprov Lampung, untuk berani menjadi teladan integritas.

Ia menekankan pentingnya keberanian moral, budaya anti-suap, dan sikap tegas menolak segala bentuk penyimpangan dalam tugas pemerintahan.

“Dengan integritas, kita dapat menjadi motor perubahan dan memastikan pelayanan publik berjalan bersih serta berkeadilan,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri PPPA Arifah Fauzi menyampaikan bahwa Hakordia dan Hari Ibu lahir dari semangat perjuangan yang sama, yaitu keberanian moral dan komitmen memperbaiki kehidupan bangsa.

Ia menegaskan bahwa korupsi bukan sekadar persoalan hukum, melainkan persoalan nilai amanah, integritas, dan keberpihakan pada rakyat.

“Ketika kedua momentum ini bertemu, pesan yang muncul sangatlah kuat bahwa perempuan bukan hanya madrasah atau sekolah pertama bagi generasi bangsa tetapi juga penjaga nilai-nilai moral publik termasuk integritas,” ujar Arifah.

Baca Juga:  Tiga Fokus Arahan Gubernur Lampung untuk ASN: Mitigasi Krisis, Penguatan Program Daerah, dan Empati Kemanusiaan

Arifah menjelaskan bahwa Hakordia mengingatkan masyarakat bahwa korupsi adalah luka kolektif yang harus disembuhkan bersama.

Di tengah upaya itu, perempuan dinilai memiliki peran yang tidak tergantikan karena kepemimpinan mereka dengan hati, sensitivitas moral dan keberanian untuk menolak normalisasi praktik yang tidak semestinya.

“Spirit Hari Ibu adalah kembali pada nilai dasar: kesederhanaan, pelayanan, ketangguhan, dan tanggung jawab moral. Nilai Harkodia dan PHI bertemu dalam satu titik, bahwa pemimpin sejati adalah mereka yang menjadikan integritas sebagai napas dalam setiap keputusan,” katanya.

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan melalui kegiatan ini, mampu memberikan dampak nyata bagi para peserta ketika kembali ke institusi masing-masing.

Baca Juga:  Marindo Resmi Dilantik sebagai Sekdaprov Termuda, Gubernur Mirza Dorong Regenerasi Birokrasi

Ia menilai peran perempuan sangat luar biasa dan telah banyak menunjukkan inovasi serta kreasi dalam mendukung tata kelola pemerintahan.

“Terutama dalam menuju Indonesia Emas 2045, kita bisa meninggalkan warisan pemerintahan yang bersih bagi generasi penerus,” ujar Setyo.

Ia menambahkan bahwa upaya pemberantasan korupsi yang hingga kini belum tuntas memerlukan dukungan luas, termasuk kontribusi komunitas perempuan. Keterlibatan berbagai pihak diyakini dapat mempercepat langkah besar menuju pemerintahan yang lebih transparan dan terpercaya.

“Mudah-mudahan dengan semakin banyaknya komunitas yang terlibat, pemberantasan korupsi akan berjalan semakin baik,” katanya.

Seminar ini turut dihadiri Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, serta para perempuan penyelenggara negara dari berbagai instansi.(red)

Berita Terkait

Pimpinan TRINUSA Ajak Kader Perkuat Silaturahmi dan Semangat Perjuangan
Pemerintah Pangkas Anggaran K/L 2026, Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih Dipastikan Aman
Kemenag Pringsewu Inisiasi Pertemuan Lintas Organisasi Keagamaan
Pungutan Uang Komite Tiap Bulan SDN 1 Fajarisuk
Gubernur Lampung Apresiasi Program Prabowo Rp839 Miliar untuk Konservasi Way Kambas
Dugaan Pemerasan RSUDAM, Saksi Sebut Terdakwa Tak Pernah Minta Uang
Musrenbang Pesawaran 2026, Pemprov Lampung Alokasikan Anggaran Infrastruktur hingga Puluhan Miliar
GPN Lampung Soroti Kenaikan LHKPN Kadis PSDA Budhi Darmawan Capai 37,15 Persen

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:04 WIB

Pimpinan TRINUSA Ajak Kader Perkuat Silaturahmi dan Semangat Perjuangan

Jumat, 20 Maret 2026 - 04:41 WIB

Pemerintah Pangkas Anggaran K/L 2026, Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih Dipastikan Aman

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:00 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Program Prabowo Rp839 Miliar untuk Konservasi Way Kambas

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:03 WIB

Musrenbang Pesawaran 2026, Pemprov Lampung Alokasikan Anggaran Infrastruktur hingga Puluhan Miliar

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:53 WIB

GPN Lampung Soroti Kenaikan LHKPN Kadis PSDA Budhi Darmawan Capai 37,15 Persen

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:45 WIB

Pemkab Pringsewu Mulai Cairkan THR ASN dan PPPK 2026, Total Anggaran Rp29,2 Miliar

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:18 WIB

Kejari Pringsewu dan BPKAD Teken MoU Perdata dan Tata Usaha Negara

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:56 WIB

Gubernur Lampung Buka Musrenbang RKPD Pringsewu 2027

Berita Terbaru

Lampung

Pungutan Uang Komite Tiap Bulan SDN 1 Fajarisuk

Senin, 16 Mar 2026 - 19:26 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x