Orang Tua Keluhkan Menu MBG di Ketibung

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan – Sejumlah orang tua siswa penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Ketibung mengeluhkan kualitas menu yang dinilai tidak memenuhi standar gizi. Keluhan tersebut juga menyasar kesesuaian harga menu serta cara pengemasan makanan yang dianggap tidak memenuhi standar kesehatan.

Keluhan terutama ditujukan kepada dapur penyedia MBG, yakni SPPG Tarahan dan SPPG Rajabasa 1 Desa Tanjung Ratu. Para orang tua menilai menu yang diberikan kurang berkualitas dan tidak sebanding dengan anggaran yang telah ditetapkan pemerintah.

“Sejak awal kami sudah mengeluhkan MBG ini, tapi tetap bersabar. Kami berharap ada perbaikan, namun sampai sekarang tidak ada perubahan, malah semakin parah. Nilai gizi jauh dari harapan, kesesuaian harga menu juga dipertanyakan. Cara packing terutama yang menggunakan plastik juga terkesan asal-asalan, tidak menggunakan alat perekat atau press plastik yang layak,” ujar beberapa orang tua siswa kepada media, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga:  Resmi, Veni Devialesti Kukuhkan Posisi sebagai Kepala Diskominfo Bandar Lampung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi keluhan tersebut, Dewan Pimpinan Daerah Forum Wartawan Independen Nusantara (For-WIN) Kabupaten Lampung Selatan turut angkat bicara.

Sekretaris DPD For-WIN Lampung Selatan, Hartasi, menjelaskan bahwa tujuan utama Program MBG adalah meningkatkan gizi dan kesehatan anak, serta mencegah stunting, anemia, dan masalah kurang gizi lainnya. Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan konsentrasi belajar, daya tahan tubuh, serta prestasi akademik siswa.

Hartasi merujuk pada Surat Keputusan Nomor 401 dari Badan Gizi Nasional, yang menetapkan standar nilai menu sebagai berikut:

  1. Balita/PAUD/TK/RA/SD/MI kelas 1–3: Rp8.000 per anak
  2. SD/MI kelas 4–6, SMP/SMA sederajat, tenaga kependidikan, santri, ibu hamil dan menyusui: Rp10.000 per orang
Baca Juga:  Dugaan Penyalahgunaan ADD, Warga Sinar Palembang Lapor ke Polres Lampung Selatan

Menurutnya, jika dapur MBG Tarahan dan Rajabasa 1 tidak menjalankan mekanisme sesuai ketentuan, maka perwakilan Badan Gizi Nasional Provinsi Lampung harus melakukan pengawasan dan audit.

“Apabila terbukti tidak sesuai ketentuan, kami berharap izin operasional dapat dievaluasi bahkan dihentikan,” tegas Hartasi.

Sementara itu, Ali, perwakilan Dapur SPPG Tarahan, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp menjelaskan bahwa pihaknya mengikuti kebijakan dari Badan Gizi Nasional terkait pembagian porsi.

“Untuk porsi kecil (kelas 1–3 SD) Rp8.000 dan porsi besar (kelas 4–SMA) Rp10.000. Karena di dapur kami lebih banyak porsi kecil, maka dirata-ratakan menjadi Rp8.900 agar adil,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi Bencana Megathrust melalui Kolaborasi Lintas Sektor

Sedangkan Riki Hartanto dari Dapur SPPG Rajabasa 1 Desa Tanjung Ratu mengakui adanya kekurangan dalam pelayanan dan kualitas menu pada Senin (23/2/2026).

“Memang kurang sesuai karena kami memakai subsidi silang untuk menu hari selanjutnya. Kami mohon maaf atas kelalaian ini dan akan melakukan evaluasi agar lebih baik,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak media masih berupaya meminta tanggapan resmi dari perwakilan Badan Gizi Nasional Provinsi Lampung terkait pengawasan dan evaluasi dua dapur MBG tersebut.

Berita Terkait

Pemprov Lampung Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Tim Verifikasi Lapangan KONI Pusat
Dugaan Korupsi Disdik Pesawaran 2021–2025 Dilaporkan ke Kejari
Ketua SMSI Lampung Ajak Media Online Jaga Integritas dan Konsistensi Pemberitaan
Rotasi Jabatan Pemprov Lampung, Sekda Tekankan Kinerja Nyata dan Inovasi
Inu Kertapati Dilantik sebagai Kepala BPMP Provinsi Lampung
GPN Lampung Soroti LHKPN Kadis Perindag Lampung Utara, Utang Naik 110 Persen
Berbekal CCTV, Polisi Ungkap Curat Motor DPRD di Pesawaran
Diduga Ada Aset Disembunyikan, GPN Soroti LHKPN Mantan Pj Bupati Lampung Barat
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 19:40 WIB

Hadiri halal bihalal DWP kepala kemenag pringsewu tekankan pentingnya soliditas dan sinergi

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:47 WIB

Kemenag Pringsewu Inisiasi Pertemuan Lintas Organisasi Keagamaan

Senin, 16 Maret 2026 - 19:26 WIB

Pungutan Uang Komite Tiap Bulan SDN 1 Fajarisuk

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:45 WIB

Pemkab Pringsewu Mulai Cairkan THR ASN dan PPPK 2026, Total Anggaran Rp29,2 Miliar

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:18 WIB

Kejari Pringsewu dan BPKAD Teken MoU Perdata dan Tata Usaha Negara

Senin, 9 Maret 2026 - 16:42 WIB

Proyek Rehab SMPN 1 Pardasuka Pringsewu Rp450 Juta Diduga Terbengkalai

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:50 WIB

Perkuat sinergi kemenag pringsewu audiensi dengan Polres pringsewu

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:53 WIB

GPN Lampung Usut Dugaan Penyalahgunaan Anggaran di Dinas Pertanian Pringsewu

Berita Terbaru

Advetorial

Inu Kertapati Dilantik sebagai Kepala BPMP Provinsi Lampung

Kamis, 9 Apr 2026 - 14:31 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x