DKPP Pesisir Barat Gelar Gropyokan Wereng, Lindungi Padi Petani dari Ancaman Gagal Panen

Selasa, 9 September 2025 - 11:27 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat, Akarpost.com Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pesisir Barat melaksanakan gerakan terpadu pengendalian hama Wereng Batang Coklat (WBC) melalui kegiatan “Gropyokan WBC”. Aksi massal ini dipusatkan di area persawahan Desa Gunung Kemala Induk, Senin (8/9/2025), dengan melakukan penyemprotan pestisida secara serentak.

Gerakan tersebut merupakan langkah nyata pemerintah daerah untuk melindungi tanaman padi dari ancaman hama berbahaya yang berpotensi menurunkan hasil panen hingga gagal total. Metode gropyokan dinilai efektif karena dilakukan secara serentak sehingga mampu memutus siklus hidup WBC dan menekan penyebarannya.

Kepala DKPP Kabupaten Pesisir Barat, Unzir, S.P., yang hadir langsung di lokasi, menegaskan pentingnya pengendalian hama terpadu ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hama Wereng Batang Coklat sangat berbahaya karena tidak hanya menghisap cairan tanaman padi, tetapi juga menjadi vektor virus kerdil hampa dan kerdil rumput. Jika tidak dikendalikan, bisa menyebabkan puso atau gagal panen. Melalui Gropyokan WBC ini, kita ingin menekan populasi hama secara massal dan mencegah kerugian besar bagi petani,” ungkap Unzir.

Menurutnya, pendekatan serentak dan terkoordinir penting agar hama tidak bermigrasi ke lahan sawah lain. Dengan begitu, efektivitas pengendalian dapat lebih maksimal.

Langkah intervensi ini disambut positif oleh para petani. Mereka mengaku optimis dengan adanya dukungan pemerintah melalui program Gropyokan WBC.

“Kami berterima kasih kepada DKPP. Dengan adanya gerakan ini, kami lebih terbantu dan optimis hasil panen bisa terhindar dari hama,” ujar perwakilan petani Desa Gunung Kemala Induk.

DKPP berharap kegiatan Gropyokan WBC dapat menjadi model pengendalian hama padi di desa-desa lain di Kabupaten Pesisir Barat. Upaya ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Berita Terkait

Gubernur Lampung Apresiasi Program Prabowo Rp839 Miliar untuk Konservasi Way Kambas
Pemkab Pringsewu Mulai Cairkan THR ASN dan PPPK 2026, Total Anggaran Rp29,2 Miliar
Kejari Pringsewu dan BPKAD Teken MoU Perdata dan Tata Usaha Negara
Pemprov Lampung Targetkan Peningkatan Peringkat Nasional LPPD Tahun 2025
Sekdaprov Marindo Kurniawan Pimpin Rakor Lintas Sektor bersama Wali Kota
Pemprov Lampung Siapkan Rp150 Miliar untuk THR ASN 2026
Dukungan Nyata bagi Pesantren untuk Menjaga Keberlanjutan Pendidikan
Pemprov Lampung Gelar Rapat Persiapan MCSP KPK RI Tahun 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:04 WIB

Pimpinan TRINUSA Ajak Kader Perkuat Silaturahmi dan Semangat Perjuangan

Jumat, 20 Maret 2026 - 04:41 WIB

Pemerintah Pangkas Anggaran K/L 2026, Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih Dipastikan Aman

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:00 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Program Prabowo Rp839 Miliar untuk Konservasi Way Kambas

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:03 WIB

Musrenbang Pesawaran 2026, Pemprov Lampung Alokasikan Anggaran Infrastruktur hingga Puluhan Miliar

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:53 WIB

GPN Lampung Soroti Kenaikan LHKPN Kadis PSDA Budhi Darmawan Capai 37,15 Persen

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:45 WIB

Pemkab Pringsewu Mulai Cairkan THR ASN dan PPPK 2026, Total Anggaran Rp29,2 Miliar

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:18 WIB

Kejari Pringsewu dan BPKAD Teken MoU Perdata dan Tata Usaha Negara

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:56 WIB

Gubernur Lampung Buka Musrenbang RKPD Pringsewu 2027

Berita Terbaru

Lampung

Pungutan Uang Komite Tiap Bulan SDN 1 Fajarisuk

Senin, 16 Mar 2026 - 19:26 WIB

Exit mobile version