Endang Asnawi: Nilai-nilai Kepahlawanan Harus Terus Hidup di Tengah Masyarakat

Senin, 1 Desember 2025 - 11:55 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan,Sekertaris Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi PDI-Perjuangan Endang Asnawi, menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Sukaraja,Kecamatan Bumi Waras,pada Senin (10/11/2025).

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yakni Anggalana,SH,M.H,dari dosen Universitas Bandar Lampung dan narasumber kedua Ratna Wulandari,S.Ab dari Akademisi serta tokoh masyarakat,dan warga sekitar yang antusias mengikuti jalannya sosialisasi.

Dalam sambutannya,Endang Asnawi mengajak masyarakat khusunya masyarkat kota Bandarlampung untuk meneladani semangat perjuangan para pahlawan dengan memperkuat penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Hari Pahlawan menjadi momentum penting bagi kita semua untuk menanamkan semangat juang dan rasa cinta tanah air.Nilai-nilai kepahlawanan harus terus hidup di tengah masyarakat agar kita tidak mudah terpecah oleh perbedaan,” ujar Endang Asnawi.

Lebih lanjut legislator PDI- Perjuangan ini juga menegaskan bahwa kegiatan PIP-WK merupakan bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap pentingnya ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan,sehingga dapat menumbuhkan kesadaran bersama dalam menjaga persatuan dan keharmonisan di lingkungan masing-masing.

“Ya,melalui kegiatan ini, kita berharap masyarakat semakin memahami bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman hidup dalam bermasyarakat,”jelasnya.

Endang Asnawi juga menambahkan bahwa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga sumber dari segala hukum yang berlaku di Indonesia.Setiap warga negara dituntut untuk berpegang teguh pada nilai-nilai hukum Pancasila, yang menjunjung tinggi keadilan, kemanusiaan, dan persatuan.

Hukum Pancasila menempatkan keadilan sosial sebagai tujuan akhir, di mana setiap keputusan hukum harus berpihak pada kebenaran dan kesejahteraan bersama. Prinsip ini tercermin dalam sila kedua dan kelima, yaitu “Kemanusiaan yang adil dan beradab” serta “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Berita Terkait

Dugaan Pemerasan RSUDAM, Saksi Sebut Terdakwa Tak Pernah Minta Uang
Penyusunan Juknis SPMB 2026/2027 untuk Pemerataan Akses Pendidikan
LSM RUBIK dan GEMBOK Akan Gelar Aksi Lanjutan di Kejati Lampung
Dugaan Pungli di Lingkungan Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung
LSM Soroti Janji Walikota terkait Banjir yang Tak Kunjung Usai
GPN Lampung Temukan Monopoli Anggaran di SMAN 2 Bandar Lampung
Dugaan KKN Anggaran Rp12 Miliar di BPN Bandar Lampung, LSM SIMULASI Desak Audit APH
Wow!!! Anggaran Rp10 Miliar Didominasi Snack dan ATK

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:04 WIB

Pimpinan TRINUSA Ajak Kader Perkuat Silaturahmi dan Semangat Perjuangan

Jumat, 20 Maret 2026 - 04:41 WIB

Pemerintah Pangkas Anggaran K/L 2026, Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih Dipastikan Aman

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:00 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Program Prabowo Rp839 Miliar untuk Konservasi Way Kambas

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:03 WIB

Musrenbang Pesawaran 2026, Pemprov Lampung Alokasikan Anggaran Infrastruktur hingga Puluhan Miliar

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:53 WIB

GPN Lampung Soroti Kenaikan LHKPN Kadis PSDA Budhi Darmawan Capai 37,15 Persen

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:45 WIB

Pemkab Pringsewu Mulai Cairkan THR ASN dan PPPK 2026, Total Anggaran Rp29,2 Miliar

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:18 WIB

Kejari Pringsewu dan BPKAD Teken MoU Perdata dan Tata Usaha Negara

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:56 WIB

Gubernur Lampung Buka Musrenbang RKPD Pringsewu 2027

Berita Terbaru

Lampung

Pungutan Uang Komite Tiap Bulan SDN 1 Fajarisuk

Senin, 16 Mar 2026 - 19:26 WIB

Exit mobile version