Pemprov Lampung Antisipasi Dampak Konflik Global

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:32 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung bergerak cepat merespons dinamika global yang berpotensi memengaruhi stabilitas perekonomian daerah. Salah satu fokus utama adalah menyiapkan langkah antisipasi terhadap dampak konflik internasional, khususnya di kawasan Timur Tengah.

Langkah strategis tersebut dibahas dalam rapat Rancangan Awal Perubahan RKPD 2026 serta penentuan prioritas pelaksanaan APBD 2026 yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, pada Rabu (25/3/2026).

Rapat ini melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), guna merumuskan kebijakan yang adaptif terhadap kondisi global.

Marindo menegaskan bahwa situasi global saat ini tidak bisa diabaikan. Konflik internasional dinilai berpotensi memicu ketidakpastian ekonomi, seperti fluktuasi harga komoditas dan gangguan stabilitas pasar.

“Kita harus menyiapkan langkah mitigasi yang terukur dan adaptif. Bappeda dan BPKAD perlu melihat kondisi secara komprehensif untuk menentukan kebijakan yang tepat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa setiap kebijakan yang diambil harus tetap berpihak pada masyarakat. Pemerintah daerah tidak ingin upaya antisipasi justru menambah beban ekonomi warga.

Selain itu, penyesuaian anggaran diminta tetap menjaga keseimbangan pembangunan daerah. Program-program prioritas harus tetap berjalan tanpa terganggu oleh langkah mitigasi yang dilakukan.

“Program prioritas harus tetap berjalan. Jangan sampai langkah antisipasi ini justru menghambat pembangunan, terutama yang menyangkut kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Adapun sejumlah program strategis yang tetap menjadi fokus Pemprov Lampung meliputi hilirisasi komoditas, peningkatan produksi sektor pertanian, program Desaku Maju, serta pembangunan infrastruktur.

Dengan langkah ini, Pemprov Lampung berupaya merumuskan kebijakan yang tidak hanya responsif terhadap tekanan global, tetapi juga mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah dan melindungi kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait

217 Perusahaan Media SMSI Lampung Sepakat Saling Support Pemberitaan di Rakerda 2026
Marindo Tekankan Regulasi dan Pembiayaan dalam Pengembangan Kehutanan Lampung
Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta
Owner Butik Indah di Bandar Lampung Rutin Berbagi Nasi
Marindo Kurniawan Pimpin Rakor Pemanfaatan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional bersama BPS
Marindo Kurniawan Tinjau pembangunan Sekolah Rakyat di Kawasan Kota Baru
Pemprov Lampung dan Ombudsman RI Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik
Pemprov Lampung Percepat Pembangunan Perumahan Jelang Kunjungan Menteri PKP Mei 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:39 WIB

MTsN 1,2,3 Lampung Utara, Diduga Ada Penyimpangan Anggaran Ratusan Juta

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:16 WIB

217 Perusahaan Media SMSI Lampung Sepakat Saling Support Pemberitaan di Rakerda 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:46 WIB

Marindo Tekankan Regulasi dan Pembiayaan dalam Pengembangan Kehutanan Lampung

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:18 WIB

SMSI, AMSI dan JMSI Lampung Kompak, Gelar Sarasehan dan Luncurkan LAPOR SEKBER

Senin, 4 Mei 2026 - 20:57 WIB

Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta

Senin, 4 Mei 2026 - 20:47 WIB

PMII Pringsewu Gelar Silaturahmi Akbar dan Harlah ke-66, Tegaskan Peran Mahasiswa dalam Demokrasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:30 WIB

Owner Butik Indah di Bandar Lampung Rutin Berbagi Nasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:47 WIB

Marindo Kurniawan Pimpin Rakor Pemanfaatan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional bersama BPS

Berita Terbaru

Exit mobile version