Sekdaprov Marindo Tegaskan Pelayanan Publik Pemprov Lampung Harus Berkualitas dan Nyata

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik yang benar-benar dirasakan masyarakat. Pelayanan publik tersebut tidak hanya berorientasi pada penilaian administratif, tetapi juga menjadi budaya kerja di lingkungan pemerintahan.

Komitmen itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan saat mengunjungi Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung, Selasa (19/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Marindo diterima langsung oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Lampung Nur Rakhman Yusuf beserta jajaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Marindo mengatakan pelayanan publik di lingkungan Pemprov Lampung harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Layanan publik Pemprov Lampung itu harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Jadi bukan dibuat-buat hanya untuk penilaian, tetapi memang menjadi aktivitas sehari-hari,” kata Marindo.

Baca Juga:  Mulyadi Yansyah: Semoga Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Dibawah Jabatan Ganjar Jationo Semakin Maju

Menurut Marindo, perangkat daerah di lingkungan Pemprov Lampung sejatinya telah memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang baik. Selain itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga terus dilakukan.

Namun, tantangan utama saat ini adalah memastikan implementasi pelayanan publik berjalan konsisten di lapangan.

Ia menegaskan Pemprov Lampung terus melakukan pembenahan agar pelayanan publik tidak hanya memenuhi standar regulasi, tetapi juga semakin berkualitas dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kalau standar tentu sudah sesuai ketentuan. Tinggal bagaimana peningkatan kualitasnya dipastikan benar-benar dirasakan masyarakat dan menjadi budaya kerja,” ujarnya.

Marindo juga berharap Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung dapat terus memberikan masukan dan pendampingan kepada pemerintah daerah. Pendampingan tersebut dinilai penting untuk memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus menghadapi penilaian maladministrasi tahun 2026.

Baca Juga:  Sekda Lampung: HUT ke-62 Digelar Sederhana Usai Cuti Idulfitri

Menurutnya, capaian dalam penilaian pelayanan publik seharusnya menjadi hasil dari proses pembenahan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Lampung Nur Rakhman Yusuf menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari penguatan sinergi antara Ombudsman dan Pemerintah Provinsi Lampung.

Ia mengatakan mekanisme penilaian Ombudsman kini lebih menitikberatkan pada kualitas implementasi pelayanan publik dan persepsi masyarakat terhadap maladministrasi.

“Kalau dulu lebih banyak menilai aspek yang sifatnya tangible atau terpenuhinya persyaratan, sekarang kualitas implementasi dan persepsi masyarakat terhadap maladministrasi juga menjadi perhatian,” kata Nur Rakhman Yusuf.

Baca Juga:  LSM TRINUSA Soroti Pembengkakan Anggaran Konsumsi di DPRD Pesawaran, Gedung Dewan Justru Terbengkalai

Menurutnya, meningkatnya kesadaran masyarakat ikut mendorong naiknya ekspektasi terhadap kualitas pelayanan publik yang diberikan pemerintah.

Karena itu, seluruh instansi pelayanan publik dituntut terus melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas layanan.

“Terlepas ada penambahan lokus atau tidak, ini tetap menjadi pekerjaan rumah bersama bagaimana meningkatkan kualitas pelayanan publik di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Nur menambahkan proses penilaian Ombudsman diperkirakan mulai berlangsung pada Juli 2026. Ia menegaskan hasil penilaian nantinya akan ditentukan berdasarkan kondisi riil pelayanan publik di lapangan.

“Ketika penilaian berjalan, maka realitas di lapangan itu yang akan menjadi penilaian riil,” pungkasnya.

Berita Terkait

Hadiri wisuda tahfidz Qur’an khuzil afwa “ini investasi akhirat tak ternilai”
MBG Jadi Peluang Besar UMKM dan Petani, DPRD Lampung Siap Bersinergi dengan Sekber
Sekdaprov Marindo: Tegaskan Lampung Perkuat Ketahanan Wilayah
PW PERGUNU LAMPUNG DAN KANWIL KEMENAG LAMPUNG TANDATANGANI MoU: SINERGI PERKUAT PENDIDIKAN, PENELITIAN, DAN ADVOKASI GURU
LSM Trinusa Serahkan Berkas Tambahan Dugaan Korupsi BOS
Dugaan Mark-Up dan Rekayasa Pengadaan Cendera Mata di Setda Bandar Lampung
Dugaan Penyimpangan Dana BTT Rp21,5 Miliar di BPBD Kota Bandar Lampung
Sekdaprov Lampung Dukung Penuh Percepatan Koperasi Desa Merah Putih
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:32 WIB

Tingkatkan mutu madrasah unggul kemenag pringsewu gelar pembinaan ASN dan no ASN

Senin, 18 Mei 2026 - 21:41 WIB

PW PERGUNU LAMPUNG DAN KANWIL KEMENAG LAMPUNG TANDATANGANI MoU: SINERGI PERKUAT PENDIDIKAN, PENELITIAN, DAN ADVOKASI GURU

Senin, 18 Mei 2026 - 21:37 WIB

LSM Trinusa Serahkan Berkas Tambahan Dugaan Korupsi BOS

Senin, 4 Mei 2026 - 20:47 WIB

PMII Pringsewu Gelar Silaturahmi Akbar dan Harlah ke-66, Tegaskan Peran Mahasiswa dalam Demokrasi

Selasa, 14 April 2026 - 20:18 WIB

Kepala kemenag pringsewu apresiasi rapenda fasilitasi pesantren

Rabu, 8 April 2026 - 13:59 WIB

Pastikan keamanan pangan disekolah, kemenag pringsewu gandeng BPOM gelar edukasi

Selasa, 7 April 2026 - 19:40 WIB

Hadiri halal bihalal DWP kepala kemenag pringsewu tekankan pentingnya soliditas dan sinergi

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:47 WIB

Kemenag Pringsewu Inisiasi Pertemuan Lintas Organisasi Keagamaan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x