Pemprov Lampung Dorong Penguatan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Transparan dan Berintegritas pada Seminar Perempuan Anti Korupsi di Yogyakarta

Senin, 8 Desember 2025 - 16:41 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

YOGYAKARTA – Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas pada Seminar Perempuan Anti Korupsi yang digelar KPK bersama Kementerian PPPA di Gedung Pracimosono, Yogyakarta, Senin (8/12/2025).

Mengusung tema “Peran Perempuan Berintegritas dalam Melawan Korupsi sebagai Penyelenggara Negara,” kegiatan ini bagian dari rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 serta menuju Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya tugas lembaga hukum, tetapi tanggung jawab bersama termasuk seluruh penyelenggara negara.

“Pemprov Lampung berkomitmen menghadirkan birokrasi yang bebas dari praktik korupsi, serta memastikan setiap kebijakan berpihak pada kepentingan publik,” ujar Wagub Jihan.

Jihan mengajak para pejabat, khususnya para kaum perempuan di lingkungan Pemprov Lampung, untuk berani menjadi teladan integritas.

Ia menekankan pentingnya keberanian moral, budaya anti-suap, dan sikap tegas menolak segala bentuk penyimpangan dalam tugas pemerintahan.

“Dengan integritas, kita dapat menjadi motor perubahan dan memastikan pelayanan publik berjalan bersih serta berkeadilan,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri PPPA Arifah Fauzi menyampaikan bahwa Hakordia dan Hari Ibu lahir dari semangat perjuangan yang sama, yaitu keberanian moral dan komitmen memperbaiki kehidupan bangsa.

Ia menegaskan bahwa korupsi bukan sekadar persoalan hukum, melainkan persoalan nilai amanah, integritas, dan keberpihakan pada rakyat.

“Ketika kedua momentum ini bertemu, pesan yang muncul sangatlah kuat bahwa perempuan bukan hanya madrasah atau sekolah pertama bagi generasi bangsa tetapi juga penjaga nilai-nilai moral publik termasuk integritas,” ujar Arifah.

Arifah menjelaskan bahwa Hakordia mengingatkan masyarakat bahwa korupsi adalah luka kolektif yang harus disembuhkan bersama.

Di tengah upaya itu, perempuan dinilai memiliki peran yang tidak tergantikan karena kepemimpinan mereka dengan hati, sensitivitas moral dan keberanian untuk menolak normalisasi praktik yang tidak semestinya.

“Spirit Hari Ibu adalah kembali pada nilai dasar: kesederhanaan, pelayanan, ketangguhan, dan tanggung jawab moral. Nilai Harkodia dan PHI bertemu dalam satu titik, bahwa pemimpin sejati adalah mereka yang menjadikan integritas sebagai napas dalam setiap keputusan,” katanya.

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan melalui kegiatan ini, mampu memberikan dampak nyata bagi para peserta ketika kembali ke institusi masing-masing.

Ia menilai peran perempuan sangat luar biasa dan telah banyak menunjukkan inovasi serta kreasi dalam mendukung tata kelola pemerintahan.

“Terutama dalam menuju Indonesia Emas 2045, kita bisa meninggalkan warisan pemerintahan yang bersih bagi generasi penerus,” ujar Setyo.

Ia menambahkan bahwa upaya pemberantasan korupsi yang hingga kini belum tuntas memerlukan dukungan luas, termasuk kontribusi komunitas perempuan. Keterlibatan berbagai pihak diyakini dapat mempercepat langkah besar menuju pemerintahan yang lebih transparan dan terpercaya.

“Mudah-mudahan dengan semakin banyaknya komunitas yang terlibat, pemberantasan korupsi akan berjalan semakin baik,” katanya.

Seminar ini turut dihadiri Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, serta para perempuan penyelenggara negara dari berbagai instansi.(red)

Berita Terkait

MTsN 1,2,3 Lampung Utara, Diduga Ada Penyimpangan Anggaran Ratusan Juta
217 Perusahaan Media SMSI Lampung Sepakat Saling Support Pemberitaan di Rakerda 2026
Marindo Tekankan Regulasi dan Pembiayaan dalam Pengembangan Kehutanan Lampung
SMSI, AMSI dan JMSI Lampung Kompak, Gelar Sarasehan dan Luncurkan LAPOR SEKBER
Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta
Opsen PKB 2025 Lampung dan Perbaikan Jalan 2026 Kabupaten/Kota
PMII Pringsewu Gelar Silaturahmi Akbar dan Harlah ke-66, Tegaskan Peran Mahasiswa dalam Demokrasi
Owner Butik Indah di Bandar Lampung Rutin Berbagi Nasi

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:39 WIB

MTsN 1,2,3 Lampung Utara, Diduga Ada Penyimpangan Anggaran Ratusan Juta

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:16 WIB

217 Perusahaan Media SMSI Lampung Sepakat Saling Support Pemberitaan di Rakerda 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:46 WIB

Marindo Tekankan Regulasi dan Pembiayaan dalam Pengembangan Kehutanan Lampung

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:18 WIB

SMSI, AMSI dan JMSI Lampung Kompak, Gelar Sarasehan dan Luncurkan LAPOR SEKBER

Senin, 4 Mei 2026 - 20:57 WIB

Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta

Senin, 4 Mei 2026 - 20:47 WIB

PMII Pringsewu Gelar Silaturahmi Akbar dan Harlah ke-66, Tegaskan Peran Mahasiswa dalam Demokrasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:30 WIB

Owner Butik Indah di Bandar Lampung Rutin Berbagi Nasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:47 WIB

Marindo Kurniawan Pimpin Rakor Pemanfaatan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional bersama BPS

Berita Terbaru

Exit mobile version