PW Pagar Nusa Lampung Gelar Apel Bela Pesantren, Serukan Boikot Trans7

Minggu, 19 Oktober 2025 - 20:44 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

AKARPOST.COM Pimpinan Wilayah (PW) Pagar Nusa Provinsi Lampung mengambil sikap tegas membela martabat pesantren dan kiyai. Sikap ini diwujudkan dalam Apel Bela Pesantren dan Kiyai yang digelar di halaman Pondok Pesantren Madarijul Ulum, pada Sabtu, 19 Oktober 2025.

Kegiatan yang diikuti ratusan pendekar Pagar Nusa, santri, tokoh pesantren, dan masyarakat umum ini merupakan bentuk respons terhadap tayangan program di stasiun televisi Trans7 yang dinilai telah melecehkan simbol-simbol pesantren dan merendahkan martabat para kiyai.

Dalam amanatnya, Ketua PW Pagar Nusa Lampung, Yana Supriyana, S.H., menegaskan bahwa organisasinya tidak akan tinggal diam. “Pesantren adalah benteng moral bangsa, dan para kiyai adalah pelita umat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat simbol-simbol ini dihina, maka kami Pagar Nusa berdiri paling depan untuk membela. Boikot Trans7 adalah bentuk perlawanan kami terhadap pelecehan terhadap kehormatan ulama,” tegas Yana.

Sebagai bentuk aksi nyata, apel tersebut menghasilkan Pernyataan Sikap Resmi yang dibacakan di hadapan seluruh peserta. Isi pernyataan sikap tersebut meliputi:

1. Mengecam keras tayangan Trans7 yang dianggap melecehkan pesantren dan kiyai.

2. Menyerukan boikot terhadap seluruh program dan iklan di Trans7 hingga ada itikad baik dan permintaan maaf secara resmi.

3. Menginstruksikan seluruh kader dan jajaran Pagar Nusa di Lampung untuk aktif menjaga marwah pesantren dan kiyai dari segala bentuk penghinaan.

4. Mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Nahdliyin (Nahdlatul Ulama), untuk bersatu padu menjaga kehormatan pesantren sebagai pusat peradaban Islam Nusantara.

Acara ditutup dengan pembacaan ikrar kesetiaan kepada ulama dan pesantren, serta doa bersama untuk keselamatan bangsa, keutuhan NKRI, dan kemuliaan para kiyai. Gelaran apel ini menegaskan komitmen Pagar Nusa sebagai organisasi nahdliyin dalam menjaga nilai-nilai agama dan tradisi pesantren. (red)

Berita Terkait

Kehadiran Jokowi Warnai Konsolidasi PSI di Pesawaran
Anggaran Lima OPD Lampung Timur Masuk Meja Kejati Lampung
Anggaran Miliaran Rupiah Sekretariat DPRD Kota Metro Disorot, LSM Tempuh Jalur Hukum
Sekdaprov Lampung Jadi Teladan Pendataan Sensus Ekonomi 2026
Marindo Pastikan Guru, Kesehatan, dan Akses Jalan Sekolah Rakyat Siap
Halaman Kantor PT LJU Dipenuhi Rumput Liar
Polda Lampung Gelar Lomba Stand Up Comedy untuk Perkuat Citra Humanis Polri
Jamal Sebut Munas HIPMI 2026 Bukti Soliditas Pengusaha Muda Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:08 WIB

Kehadiran Jokowi Warnai Konsolidasi PSI di Pesawaran

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:21 WIB

BPK Ungkap Ketidaksesuaian Konsumsi Rapat DPRD Bandar Lampung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:01 WIB

Anggaran Lima OPD Lampung Timur Masuk Meja Kejati Lampung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:45 WIB

Anggaran Miliaran Rupiah Sekretariat DPRD Kota Metro Disorot, LSM Tempuh Jalur Hukum

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:50 WIB

Sekdaprov Lampung Jadi Teladan Pendataan Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:11 WIB

Halaman Kantor PT LJU Dipenuhi Rumput Liar

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:59 WIB

Polda Lampung Gelar Lomba Stand Up Comedy untuk Perkuat Citra Humanis Polri

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:44 WIB

Jamal Sebut Munas HIPMI 2026 Bukti Soliditas Pengusaha Muda Indonesia

Berita Terbaru

Berita

Kehadiran Jokowi Warnai Konsolidasi PSI di Pesawaran

Sabtu, 27 Jun 2026 - 14:08 WIB

Bandar Lampung

BPK Ungkap Ketidaksesuaian Konsumsi Rapat DPRD Bandar Lampung

Sabtu, 27 Jun 2026 - 08:21 WIB

Berita

Anggaran Lima OPD Lampung Timur Masuk Meja Kejati Lampung

Sabtu, 27 Jun 2026 - 08:01 WIB

Advetorial

Sekdaprov Lampung Jadi Teladan Pendataan Sensus Ekonomi 2026

Sabtu, 27 Jun 2026 - 06:50 WIB

Exit mobile version