Revitalisasi Pasar Sirna Galih Tanggamus Rp 4 Miliar Diduga Terbengkalai, Pedagang Tak Merasakan Manfaat

Minggu, 28 September 2025 - 16:08 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi Pasar Sirna Galih

AKARPOST.COM – Program revitalisasi pasar rakyat yang menjadi prioritas Presiden Joko Widodo kembali menuai sorotan. Proyek Revitalisasi Pasar Sirna Galih, Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, senilai Rp 4 miliar, yang digelontorkan pada tahun 2021, diduga tidak memberikan manfaat bagi pedagang maupun masyarakat.

Pasar yang seharusnya menjadi pusat kegiatan ekonomi rakyat itu justru dilaporkan terbengkalai hingga kini. Padahal, pemerintah mengalokasikan anggaran cukup besar dengan harapan bisa mendorong geliat ekonomi masyarakat.

Ketua salah satu lembaga di Provinsi Lampung menegaskan bahwa Pasar Sirna Galih sudah lama tidak beroperasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pasar ini sudah lama tidak digunakan sampai sekarang,” ungkapnya kepada Akarpost.com

Revitalisasi pasar rakyat merupakan program strategis pemerintah yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. Program ini sejalan dengan Nawacita Presiden Joko Widodo untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat daerah.

Namun, menurut masyarakat sekitar, sejak pasar ini selesai dibangun hingga tahun 2025, tidak ada aktivitas jual-beli sama sekali.

Saat dikonfirmasi, salah satu pejabat terkait, Retno, menjelaskan bahwa pemerintah daerah melalui Satlak Pasar sudah berupaya mengajak pedagang berjualan di lokasi tersebut.

“Pasar tersebut awalnya merupakan pasar mingguan. Namun, minat pedagang untuk berusaha di sana masih rendah,” jelasnya melalui pesan WhatsApp kepada media ini.

Kondisi terbengkalainya pasar ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai efektivitas penggunaan dana publik. Proyek yang menelan biaya miliaran rupiah itu justru tidak berdampak signifikan bagi perekonomian lokal.

Masyarakat berharap ada evaluasi menyeluruh dan tindak lanjut dari pemerintah agar tujuan awal revitalisasi, yakni meningkatkan kesejahteraan pedagang dan masyarakat, benar-benar dapat terwujud. (red)

Berita Terkait

MTsN 1,2,3 Lampung Utara, Diduga Ada Penyimpangan Anggaran Ratusan Juta
Marindo Tekankan Regulasi dan Pembiayaan dalam Pengembangan Kehutanan Lampung
SMSI, AMSI dan JMSI Lampung Kompak, Gelar Sarasehan dan Luncurkan LAPOR SEKBER
Opsen PKB 2025 Lampung dan Perbaikan Jalan 2026 Kabupaten/Kota
PMII Pringsewu Gelar Silaturahmi Akbar dan Harlah ke-66, Tegaskan Peran Mahasiswa dalam Demokrasi
LSM Trinusa ke PN Kalianda, Ferdy Saputra: Itu Intimidasi, Kami Siap Hadapi!
LSM Trinusa Laporkan Dua Sekolah di Lampung Selatan ke Kejaksaan Negeri
Arinal Djunaidi Ditahan? Kejati Lampung Tetapkan Tersangka Kasus PT LEB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:39 WIB

MTsN 1,2,3 Lampung Utara, Diduga Ada Penyimpangan Anggaran Ratusan Juta

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:16 WIB

217 Perusahaan Media SMSI Lampung Sepakat Saling Support Pemberitaan di Rakerda 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:46 WIB

Marindo Tekankan Regulasi dan Pembiayaan dalam Pengembangan Kehutanan Lampung

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:18 WIB

SMSI, AMSI dan JMSI Lampung Kompak, Gelar Sarasehan dan Luncurkan LAPOR SEKBER

Senin, 4 Mei 2026 - 20:57 WIB

Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta

Senin, 4 Mei 2026 - 20:47 WIB

PMII Pringsewu Gelar Silaturahmi Akbar dan Harlah ke-66, Tegaskan Peran Mahasiswa dalam Demokrasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:30 WIB

Owner Butik Indah di Bandar Lampung Rutin Berbagi Nasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:47 WIB

Marindo Kurniawan Pimpin Rakor Pemanfaatan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional bersama BPS

Berita Terbaru

Exit mobile version