Oknum Wanita Warga Rangai Tritunggal Lamsel Dilaporkan ke Mapolda Lampung Atas Dugaan Penghinaan Profesi Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Forum Pers Independen Indonesia (FPII) Koordinator wilayah (Korwil) Lampung Selatan. “Feki Harison” melaporkan seorang oknum wanita bernama “Sisca Afriani” warga desa Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung Kabupaten Lampung Selatan ke Mapolda Lampung.

Pelaporan ini buntut dari perkataanya di Status Whatsapp pribadi milik Sisca Afriani yang diduga telah menghina dan mencemarkan nama baik suatu Profesi wartawan.

Feki Harison selaku Ketua FPII Korwil Lampung Selatan mengatakan, oknum wanita tersebut diduga telah memberikan pernyataan yang sangat tidak pantas dan mencederai profesi wartawan, khususnya yang ada di Kabupaten Lampung Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam tangkapan layar melalui Status WhatsApp tersebut, yang bersangkutan menuliskan *Wartawan gertak mau viralin orang yang bener gak salah itu jangan-jangan lu yang viral ngebelain mafia solar. Gak salah-salah wartawan ngejogrok di pom bukan cari berita malah petantang petenteng di pom,” kata Feki, menyampaikan isi status WhatsApp pribadi milik oknum wanita asal desa Rangi Tritunggal tersebut, Selasa 23 Desember 2025.

Baca Juga:  Kasi Sarpras Disdik Mesuji Klaim Semua Volume Proyek Sudah Diperbaiki

Menurut Feki, tudingan yang di tulis melalui Status WhatsApp milik sudari Sisca Afriani tersebut tanpa dasar bukti yang jelas, bahkan kata Feki, hal tudingan tersebut bisa menimbulkan fitnah di hadapan Publik dan secara tidak langsung bisa mencederai Fungsi dan tugas insan Pers.

” Pada hakekatnya Wartawan adalah profesi mulia dan telah memiliki kontribusi besar terhadap negara serta ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa.Bahkan, dalam setiap kegiatan jurnalistiknya dilindungi oleh Undang-Undang, sehingga dengan dugaan penghinaan dan pelecehan ini membuat para wartawan di Kabupaten Lampung Selatan merasa geram.”kata Ketua Korwil FPII Lampung Selatan itu.

Baca Juga:  Tiga Fokus Arahan Gubernur Lampung untuk ASN: Mitigasi Krisis, Penguatan Program Daerah, dan Empati Kemanusiaan

Sebagai ketua Forum FPII Korwil Lamsel, kata dia, perlu ada tindakan tegas dengan melaporkan oknum tersebut ke pihak berwajib.

“Sebagaimana pasal 18 Ayat (1) Undang-undang Pers telah memuat ancaman hukuman paling lama dua tahun penjara atau denda paling banyak Rp500 juta terhadap mereka yang melakukan penghinaan terhadap profesi wartawan atau jurnalis,” tegasnya.

Feki menegaskan, kasus dugaan penghinaan terhadap wartawan ini dipastikan berlanjut ke pihak Kepolisian untuk dapat di tindak tegas.

“Kami berharap institusi kepolisian Polda Lampung untuk segera memproses secara hukum yang berlaku terhadap oknum Wanita asal desa rangai tersebut, supaya hal seperti penghinaan terhadap Jurnalis/wartawan tidak terulang kembali.”timpalnya.

Ditempat yang sama ketua Divisi jaringan FPII Korwil Lampung Selatan, Merwan berharap kasus penghinaan tersebut dapat diproses cepat oleh Aparat Penegak Hukum, sehingga ke depannya dapat menjadi pembelajaran bagi siapa saja dalam menghargai dan menghormati profesi jurnalis.

Baca Juga:  Way Kambas Lampung Jadi Prioritas Kerja Sama Konservasi dalam Pertemuan Prabowo–Raja Charles III

“Tentunya kita berharap kasus ini bisa segera diproses oleh pihak kepolisian, sebab perbuatan yang dilakukan oleh oknum wanita tersebut sangat mencederai profesi wartawan, khususnya kita bersama dengan teman-teman yang ada di Lampung,” jelasnya.

Merwan menambahkan, pihaknya sangat menyesalkan pernyataan oknum tersebut. Ketika ada oknum wartawan yang dianggap menyalahi kode etik jurnalistik sekiranya dapat langsung menyebut nama yang bersangkutan tanpa harus membawa embel-embel wartawan.

“Jika dia memiliki permasalahan dengan oknum wartawan, maka silahkan langsung sebut nama saja. Tanpa harus menuliskan kalimat yang justru seakan-akan memukul rata profesi wartawan berkelakuan seperti yang dituduhkan,” pungkasnya. (red)

Berita Terkait

Pengacara Eggi Sudjana Dilaporkan ke Polres Lampung Utara
Relevansi HMI di Usia 79: Refleksi Dies Natalis dan Panggilan Kembali ke Insan Cita
PERMAHI Lampung Soroti Dugaan Penggembosan Ban oleh Oknum Anggota DPRD
Pimpin Rakor Optimalisasi Aset, Inovasi Layanan dan Jasa: Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Dorong OPD Optimalkan PAD Provinsi Lampung, di Tengah Keterbatasan Fiskal
Tingkatkan Sinergi, Polda Lampung Sambangi Kantor DPP For-WIN
BPS Lampung : Kemiskinan Lampung Turun Jadi Single Digit 9,66 persen
Habiskan Belasan Miliar Rupiah Dari “Proyek Berulang” di BPTD Kelas II Lampung, GRADASI Soroti Dugaan Pemborosan Anggaran Secara Terencana
Menuju Pusat Energi Bersih Nasional, Lampung Perkuat Energi Terbarukan

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 00:31 WIB

Kembali terpilih pimpin FKWKP Bambang hartono integritas dan profesionalitas harga mati

Kamis, 5 Februari 2026 - 23:48 WIB

Pengacara Eggi Sudjana Dilaporkan ke Polres Lampung Utara

Kamis, 5 Februari 2026 - 22:32 WIB

Relevansi HMI di Usia 79: Refleksi Dies Natalis dan Panggilan Kembali ke Insan Cita

Kamis, 5 Februari 2026 - 21:19 WIB

PERMAHI Lampung Soroti Dugaan Penggembosan Ban oleh Oknum Anggota DPRD

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:25 WIB

Pimpin Rakor Optimalisasi Aset, Inovasi Layanan dan Jasa: Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Dorong OPD Optimalkan PAD Provinsi Lampung, di Tengah Keterbatasan Fiskal

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:21 WIB

BPS Lampung : Kemiskinan Lampung Turun Jadi Single Digit 9,66 persen

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:03 WIB

Habiskan Belasan Miliar Rupiah Dari “Proyek Berulang” di BPTD Kelas II Lampung, GRADASI Soroti Dugaan Pemborosan Anggaran Secara Terencana

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:57 WIB

Menuju Pusat Energi Bersih Nasional, Lampung Perkuat Energi Terbarukan

Berita Terbaru

Berita

Pengacara Eggi Sudjana Dilaporkan ke Polres Lampung Utara

Kamis, 5 Feb 2026 - 23:48 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x