LAMPUNG SELATAN – Rahmat Mirzani Djausal menghadiri acara silaturahmi dan buka puasa bersama Forkopimda, para rektor, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta serikat buruh se-Provinsi Lampung di Kepolisian Daerah Lampung, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan yang digelar di Markas Polda Lampung tersebut menjadi momentum memperkuat sinergitas dan kolaborasi antar unsur pemerintah, aparat keamanan, akademisi, tokoh masyarakat, serta perwakilan pekerja guna menjaga kondusifitas daerah selama bulan Ramadan.
Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar ibadah personal, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian sosial dan tanggung jawab bersama dalam menjaga stabilitas daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ramadan mengajarkan kesabaran, pengendalian diri, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai ini penting dalam menghadapi tantangan ekonomi, menjaga stabilitas harga bahan pokok, serta mengelola dinamika ketenagakerjaan dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, pengusaha, dan serikat buruh sangat penting agar setiap persoalan dapat diselesaikan melalui dialog yang konstruktif.
Gubernur juga menyoroti posisi strategis Lampung sebagai gerbang Pulau Sumatra dengan mobilitas orang dan barang yang tinggi. Kondisi tersebut menjadikan keamanan dan ketertiban sebagai faktor utama kelancaran distribusi logistik, investasi, serta pertumbuhan ekonomi daerah.
“Lampung adalah rumah kita bersama. Stabilitas dan kebersamaan harus kita jaga agar pembangunan bisa terus berjalan,” tegasnya.
Ia turut mengajak tokoh agama dan pimpinan organisasi kemasyarakatan untuk menjaga harmoni sosial serta memperkuat suasana damai dan toleran di tengah keberagaman masyarakat.
Sementara itu, Kapolda Lampung, Helfi Assegaf, menyampaikan komitmen jajarannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.
Ia menyebutkan, Polda Lampung akan menggelar Operasi Ketupat Krakatau 2026 sebagai bagian dari pengamanan arus mudik, pusat keramaian, dan distribusi kebutuhan pokok.
Menurutnya, keamanan merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat.
“Kami mengajak seluruh elemen, termasuk tokoh agama, akademisi, ormas, dan serikat buruh, untuk terus menjaga komunikasi dan koordinasi demi kondusifitas Lampung,” ujarnya.
Melalui kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama ini, diharapkan sinergitas antar seluruh elemen di Provinsi Lampung semakin solid. Stabilitas daerah yang terjaga akan mendukung pembangunan berkelanjutan serta kesejahteraan masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadan.






