Jaket Hijau di Aspal Merah: Kisah Tragis Driver Ojek Online saat Demonstrasi DPR RI

Jumat, 29 Agustus 2025 - 10:02 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Seorang driver ojek online bernama Affan tewas terlindas mobil rantis Brimob saat demonstrasi di depan Gedung DPR RI. Tragedi ini memicu gelombang amarah baru di tengah kerusuhan Jakarta.

Malam di depan Gedung DPR RI berubah menjadi lautan api amarah. Ribuan massa sipil berhadap-hadapan dengan pasukan Brimob yang berjaga ketat. Terik matahari siang masih terasa, namun suhu politik jauh lebih panas.

Sorakan massa semakin membahana: “Hidup rakyat! Tolak kebijakan!”. Di sisi lain, barisan Brimob

Di tengah situasi itu, hadir Affan, seorang driver ojek online. Ia sebenarnya hanya sedang mengantar makanan pesanan pelanggan. Namun, langkahnya terhenti ketika lautan manusia memenuhi jalan.

Affan berdiri di barisan belakang. Jaket hijau lusuhnya menjadi saksi keterjebakan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Ketegangan mencapai puncaknya saat gas air mata ditembakkan. Suasana berubah kacau. Orang-orang berlari ke segala arah. Affan yang tidak tahu harus ke mana, hanya bisa menutupi wajah dengan lengannya.

Di tengah kekacauan, sebuah mobil rantis Brimob bergerak maju memecah kerumunan. Namun, jalurnya tepat mengarah ke Affan.

Seorang pendemo sempat melihat Affan menjerit, namun semuanya berlangsung cepat. Tubuhnya jatuh, dan mobil rantis itu terus melaju.

Jeritan membelah udara. Massa berusaha menolong, tapi Affan sudah terlindas. Ia tergeletak di aspal, matanya terbuka setengah, napasnya tersengal.

Dalam detik-detik terakhir, mobil itu berlalu meninggalkan debu, teriakan, dan tubuh yang tak lagi berdaya.

Kerumunan sempat terdiam sejenak. Namun tak lama, amarah kembali membuncah. “Mereka bunuh orang! Mereka lindas rakyat sendiri!” teriak seorang demonstran.

Namun suara itu kembali tertelan oleh gas air mata yang ditembakkan berikutnya. Jakarta kembali mencatat satu korban jiwa yang tak pernah resmi tercatat: Affan, driver ojek online, yang hanya berniat mencari nafkah, tetapi pulang dalam duka. (red)

Berita Terkait

Kadisdikbud Lampung Kawal Langsung 79 Siswa SMA Siger, Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah
Marindo Kurniawan Dorong Creative Financing, Buka Peluang Investasi dan Perkuat Ekonomi Lampung
Pengumuman Kehendak Nikah Bentuk Transparansi
Putusan PTUN Jadi Angin Segar bagi Ribuan Pemilik SHM di Sindang Anom
Alasan Untuk Administrasi Anggota Kelompok Tani Dikenakan Biaya Untuk Bantuan Benih Bibit
Eko Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua SMSI Lampung Timur
GPN Lampung Paparkan Dugaan Penyalahgunaan Anggaran di Dinas Pertanian Pringsewu
Marindo Kurniawan: SAKIP Bukan Sekadar Laporan, tetapi Bukti Nyata Kinerja untuk Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:36 WIB

Kadisdikbud Lampung Kawal Langsung 79 Siswa SMA Siger, Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:43 WIB

Marindo Kurniawan Dorong Creative Financing, Buka Peluang Investasi dan Perkuat Ekonomi Lampung

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:31 WIB

Pengumuman Kehendak Nikah Bentuk Transparansi

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:39 WIB

Putusan PTUN Jadi Angin Segar bagi Ribuan Pemilik SHM di Sindang Anom

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:06 WIB

Alasan Untuk Administrasi Anggota Kelompok Tani Dikenakan Biaya Untuk Bantuan Benih Bibit

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:42 WIB

GPN Lampung Paparkan Dugaan Penyalahgunaan Anggaran di Dinas Pertanian Pringsewu

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:50 WIB

Marindo Kurniawan: SAKIP Bukan Sekadar Laporan, tetapi Bukti Nyata Kinerja untuk Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:16 WIB

ABPEDNAS dan SUCOFINDO Resmikan Sumur Air Bersih di Aceh Besar

Berita Terbaru

Berita

Pengumuman Kehendak Nikah Bentuk Transparansi

Selasa, 9 Jun 2026 - 15:31 WIB

Exit mobile version