Kisah Pilu Amel Sabila, 17 Tahun Berjuang Melawan Disabilitas dan Keterbatasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:23 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara – Di usia yang seharusnya dipenuhi tawa dan keceriaan, seorang remaja perempuan di Lampung Utara justru harus menjalani hari-hari dalam sunyi dan rasa sakit. Amel Sabila, 17 tahun, kini hanya bisa terbaring lemah di RSUD HM Ryacudu Kotabumi. Kondisi ekonomi keluarga yang terbatas membuat perjuangan hidup Amel semakin berat. Berikut laporan selengkapnya.

Beginilah kondisi Amel Sabila, remaja 17 tahun asal Kelurahan Rejosari, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara. Sejak Kamis, 29 Januari 2026, Amel harus menjalani perawatan intensif di RSUD HM Ryacudu Kotabumi.

Di atas ranjang rumah sakit, Amel hanya bisa terbaring lemah. Ia tak lagi mampu berjalan, apalagi bermain seperti anak seusianya. Hari-harinya kini diisi dengan tidur dan menahan rasa sakit.

Sang ibu, Danila Wati, setia mendampingi. Dengan mata berkaca-kaca, ia menceritakan bahwa Amel telah menderita kelainan sejak kecil. Bahkan, putrinya kerap menyakiti diri sendiri, menggigit tangan hingga membenturkan kepala ke dinding saat kondisinya tidak stabil.

“Dia sering membenturkan kepala ke semen, kadang gigit tangannya sendiri. Kalau sudah begitu saya cuma bisa peluk dan berdoa, supaya anak saya cepat sembuh,” Ucap Danila wati.

Amel merupakan anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Danila Wati dan Ibrahim Hasan. Penyakit ini mulai terdeteksi sejak usia dini. Amel baru bisa berjalan saat berusia tujuh tahun. Namun setelah mengalami kejang-kejang, dokter menyatakan Amel mengidap disabilitas sindrom yang membuatnya sulit untuk bergerak normal.

Kondisi ekonomi keluarga pun jauh dari kata cukup. Sang ayah, Ibrahim Hasan, hanya bekerja serabutan dengan penghasilan tak menentu. Ia kerap dihadapkan pada pilihan sulit antara mencari nafkah atau menemani anaknya yang tengah berjuang melawan sakit.

Perhatian datang dari pihak Kelurahan Rejosari bersama Puskesmas Kotabumi Satu. Setelah menerima laporan bahwa Amel sudah hampir satu bulan sulit makan, petugas langsung turun ke lokasi dan mendapati kondisi Amel sangat memprihatinkan.

Di tangan kiri Amel terlihat bekas luka gigitan, sementara perilaku membenturkan kepala kerap terjadi saat emosinya tidak stabil.

“Awalnya ibu Amel bilang anaknya sudah hampir sebulan susah makan. Setelah dicek dokter, harus segera dirujuk supaya dapat penanganan lebih layak. Hari Rabu kami dampingi langsung ke RSUD Ryacudu,” kata Alhiria.

Meski kini telah dirawat, keluarga masih dihantui kekhawatiran akan biaya pengobatan lanjutan yang belum mampu mereka tanggung.

Dengan suara bergetar, kedua orang tua Amel hanya bisa berharap pada uluran tangan para dermawan.

Bagi keluarga ini, setiap bantuan bukan sekadar rupiah, melainkan harapan harapan agar Amel Sabila bisa bertahan, sembuh, dan suatu hari kembali merasakan masa remaja yang hampir hilang.

Berita Terkait

Pimpinan TRINUSA Ajak Kader Perkuat Silaturahmi dan Semangat Perjuangan
Pemerintah Pangkas Anggaran K/L 2026, Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih Dipastikan Aman
Gubernur Lampung Apresiasi Program Prabowo Rp839 Miliar untuk Konservasi Way Kambas
Dugaan Pemerasan RSUDAM, Saksi Sebut Terdakwa Tak Pernah Minta Uang
Musrenbang Pesawaran 2026, Pemprov Lampung Alokasikan Anggaran Infrastruktur hingga Puluhan Miliar
GPN Lampung Soroti Kenaikan LHKPN Kadis PSDA Budhi Darmawan Capai 37,15 Persen
Pemkab Pringsewu Mulai Cairkan THR ASN dan PPPK 2026, Total Anggaran Rp29,2 Miliar
Kejari Pringsewu dan BPKAD Teken MoU Perdata dan Tata Usaha Negara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:04 WIB

Pimpinan TRINUSA Ajak Kader Perkuat Silaturahmi dan Semangat Perjuangan

Jumat, 20 Maret 2026 - 04:41 WIB

Pemerintah Pangkas Anggaran K/L 2026, Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih Dipastikan Aman

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:00 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Program Prabowo Rp839 Miliar untuk Konservasi Way Kambas

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:03 WIB

Musrenbang Pesawaran 2026, Pemprov Lampung Alokasikan Anggaran Infrastruktur hingga Puluhan Miliar

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:53 WIB

GPN Lampung Soroti Kenaikan LHKPN Kadis PSDA Budhi Darmawan Capai 37,15 Persen

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:45 WIB

Pemkab Pringsewu Mulai Cairkan THR ASN dan PPPK 2026, Total Anggaran Rp29,2 Miliar

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:18 WIB

Kejari Pringsewu dan BPKAD Teken MoU Perdata dan Tata Usaha Negara

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:56 WIB

Gubernur Lampung Buka Musrenbang RKPD Pringsewu 2027

Berita Terbaru

Lampung

Pungutan Uang Komite Tiap Bulan SDN 1 Fajarisuk

Senin, 16 Mar 2026 - 19:26 WIB

Exit mobile version