LSM Trinusa DPD Lampung Desak DLH Komisi III DPRD dan APH Geledah dan Tangkap Pelaku Tambang Emas Ilegal di Desa Harapan Jaya Kedondong

Jumat, 9 Januari 2026 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN – LSM Trinusa Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Lampung mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera melakukan penggeledahan dan penangkapan terhadap pelaku penambangan emas diduga ilegal perusak alam dan menimbulkan pencemaran lingkungan akibat aktivitas kegiatan penggelondongan bagan emas yang menggunakan bahan kimia (mercimury) air raksa, Aktivis tersebut berjalan sudah bertahun tahun lamanya di Desa Harapan Jaya, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung,

Desakan ini disampaikan secara tegas oleh Faqih Fakhrozi, S.Pd., selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) LSM Trinusa DPD Provinsi Lampung. Berdasarkan penelusuran dan investigasi yang dilakukan oleh tim triger LSM Trinusa DPD Lampung,

Pelaku utama selaku koordinator diduga kuat adalah seorang bernama Khotib, selain itu ada juga para penambang dan pengolah lain yang ada di Desa tersebut, Anjil Anak Kandung Khotib dan Menantunya,tak hanya keluarga Khotib disisi lain di tempat yang berbeda Aslan dan Ahlun Kakak adik kandung juga memiliki usaha penambang bahan emas dan pengolah menggunakan gelundung,

Baca Juga:  Sekdaprov Marindo Kurniawan Pimpin Rakor Lintas Sektor bersama Wali Kota

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak ber jarak jauh dari kediaman Aslan ada juga Ahmad, Hijar, dan Saudi mereka ber tiga satu grup sebagai penambang dan memiliki gelundung di satu titik,

Yang lebih memprihatinkan, gelundung untuk pengolah bahan emas hasil tambang yang diduga ilegal dilakukan di belakang rumahnya sendiri, dapat dipastikan buangan atau penampungan limbah terserap oleh tanah dan mencemari lingkungan, ungkap Faqih Fakhrozi dalam pernyataannya,

Baca Juga:  Ketua DPRD Lampung Apresiasi Program Promo Tambah Daya PLN di Bulan Ramadan

Praktik ini, menurutnya sangat membahayakan keselamatan dan kesehatan masyarakat serta merusak lingkungan sekitar.

“Penggunaan merkuri dan zat kimia beracun ( B3 ) Bahan Beracun Berbahaya secara sembarangan ini mengancam ekosistem dan kesehatan warga. Pencemaran air dan tanah sudah pasti terjadi. Ini adalah kejahatan terhadap lingkungan,” tegasnya.

LSM Trinusa menilai kelambanan penanganan kasus ini mencerminkan lemahnya penegakan hukum di sektor pertambangan ilegal. dan juga mendesak pihak Dinas Lingkungan Hidup, Komisi III DPRD Kabupaten Pesawaran, Kepolisian dan Kejaksaan untuk segera bertindak jangan di biarkan begitu saja.

Baca Juga:  Ketua TP PKK Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza Buka Wedding Story 2026, Dukung Penguatan UMKM dan Pertumbuhan Industri Pernikahan Lokal

“Kami mendesak Dinas Lingkungan Hidup dan Komisi III DPRD Kabupaten Pesawaran serta APH, baik Polri maupun Kejaksaan, untuk segera melakukan penyelidikan dan penyidikan mendalam. Langkah nyata seperti penggeledahan dan penangkapan terhadap Khotib beserta jaringan lain yang saya sebut tadi harus segera dilakukan. Jangan ada lagi pembiaran terhadap kejahatan lingkungan yang merugikan masyarakat dan negara ini,” pungkas Faqih.

Hingga berita ini diturunkan, upaya untuk mendapatkan konfirmasi atau tanggapan dari pihak tersangka maupun instansi dan aparat penegak hukum setempat belum berhasil. Masyarakat setempat berharap adanya tindakan tegas untuk menghentikan aktivitas ilegal yang telah lama meresahkan tersebut.

Berita Terkait

MTsN 1,2,3 Lampung Utara, Diduga Ada Penyimpangan Anggaran Ratusan Juta
217 Perusahaan Media SMSI Lampung Sepakat Saling Support Pemberitaan di Rakerda 2026
Marindo Tekankan Regulasi dan Pembiayaan dalam Pengembangan Kehutanan Lampung
SMSI, AMSI dan JMSI Lampung Kompak, Gelar Sarasehan dan Luncurkan LAPOR SEKBER
Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta
Opsen PKB 2025 Lampung dan Perbaikan Jalan 2026 Kabupaten/Kota
PMII Pringsewu Gelar Silaturahmi Akbar dan Harlah ke-66, Tegaskan Peran Mahasiswa dalam Demokrasi
Owner Butik Indah di Bandar Lampung Rutin Berbagi Nasi

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:39 WIB

MTsN 1,2,3 Lampung Utara, Diduga Ada Penyimpangan Anggaran Ratusan Juta

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:16 WIB

217 Perusahaan Media SMSI Lampung Sepakat Saling Support Pemberitaan di Rakerda 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:46 WIB

Marindo Tekankan Regulasi dan Pembiayaan dalam Pengembangan Kehutanan Lampung

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:18 WIB

SMSI, AMSI dan JMSI Lampung Kompak, Gelar Sarasehan dan Luncurkan LAPOR SEKBER

Senin, 4 Mei 2026 - 20:57 WIB

Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta

Senin, 4 Mei 2026 - 20:47 WIB

PMII Pringsewu Gelar Silaturahmi Akbar dan Harlah ke-66, Tegaskan Peran Mahasiswa dalam Demokrasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:30 WIB

Owner Butik Indah di Bandar Lampung Rutin Berbagi Nasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:47 WIB

Marindo Kurniawan Pimpin Rakor Pemanfaatan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional bersama BPS

Berita Terbaru

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x