Pemerintah Pangkas Anggaran K/L 2026, Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih Dipastikan Aman

Jumat, 20 Maret 2026 - 04:41 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pemerintah berencana melakukan pemangkasan anggaran belanja kementerian/lembaga (K/L) guna menjaga defisit APBN 2026 tetap di bawah 3 persen. Meski demikian, sejumlah program prioritas nasional dipastikan tidak akan terdampak kebijakan efisiensi tersebut.

Salah satu program yang tetap aman dari pemotongan anggaran adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Pemerintah menilai kedua program ini memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa anggaran untuk program unggulan tidak akan dikurangi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anggaran program unggulan tidak dipotong, sama sekali,” ujar Airlangga.

Menurutnya, program seperti MBG dan KDMP merupakan investasi jangka panjang yang mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat ekonomi desa.

Hal senada juga disampaikan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, yang memastikan tidak ada pengurangan anggaran pada program prioritas tersebut.

“Tidak (dikurangi),” tegas Prasetyo, Selasa (17/3/2026).

Sebagai gantinya, pemerintah akan melakukan efisiensi pada pos anggaran yang dinilai kurang produktif. Beberapa di antaranya meliputi perjalanan dinas luar negeri, kegiatan seremonial, hingga rapat yang tidak mendesak di lingkungan kementerian dan lembaga.

Prasetyo menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk mengalihkan anggaran ke program yang benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat.

“Nah, itulah yang kemudian kita realokasi supaya program-program yang produktif dan membantu masyarakat bisa diutamakan,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga akan memperketat belanja yang masih bisa ditunda agar pengelolaan anggaran menjadi lebih efisien dan tepat sasaran.

Meski rencana ini sudah disampaikan, pemerintah menegaskan bahwa kebijakan pemangkasan anggaran masih dalam tahap kajian lebih lanjut sebelum diterapkan secara resmi.

Berita Terkait

MTsN 1,2,3 Lampung Utara, Diduga Ada Penyimpangan Anggaran Ratusan Juta
217 Perusahaan Media SMSI Lampung Sepakat Saling Support Pemberitaan di Rakerda 2026
Marindo Tekankan Regulasi dan Pembiayaan dalam Pengembangan Kehutanan Lampung
SMSI, AMSI dan JMSI Lampung Kompak, Gelar Sarasehan dan Luncurkan LAPOR SEKBER
Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta
Opsen PKB 2025 Lampung dan Perbaikan Jalan 2026 Kabupaten/Kota
PMII Pringsewu Gelar Silaturahmi Akbar dan Harlah ke-66, Tegaskan Peran Mahasiswa dalam Demokrasi
Owner Butik Indah di Bandar Lampung Rutin Berbagi Nasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:39 WIB

MTsN 1,2,3 Lampung Utara, Diduga Ada Penyimpangan Anggaran Ratusan Juta

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:16 WIB

217 Perusahaan Media SMSI Lampung Sepakat Saling Support Pemberitaan di Rakerda 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:46 WIB

Marindo Tekankan Regulasi dan Pembiayaan dalam Pengembangan Kehutanan Lampung

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:18 WIB

SMSI, AMSI dan JMSI Lampung Kompak, Gelar Sarasehan dan Luncurkan LAPOR SEKBER

Senin, 4 Mei 2026 - 20:57 WIB

Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta

Senin, 4 Mei 2026 - 20:47 WIB

PMII Pringsewu Gelar Silaturahmi Akbar dan Harlah ke-66, Tegaskan Peran Mahasiswa dalam Demokrasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:30 WIB

Owner Butik Indah di Bandar Lampung Rutin Berbagi Nasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:47 WIB

Marindo Kurniawan Pimpin Rakor Pemanfaatan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional bersama BPS

Berita Terbaru

Exit mobile version