LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung menggelar prosesi pelepasan purnabakti Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung Drs. Intizam yang telah mengabdi selama 39 tahun 5 bulan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan berlangsung di Ruang Abung, Balai Keratun, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Jumat (27/2/2026).
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela memimpin langsung prosesi pelepasan tersebut, yang dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pensiun, piagam penghargaan, tali asih, serta Tunjangan Hari Tua (THT) kepada 42 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki masa pensiun terhitung mulai 1 Maret 2026. Selain itu, diserahkan pula santunan kepada tujuh keluarga anggota Korpri yang meninggal dunia serta dua santunan kepada istri anggota Korpri yang telah berpulang.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas pengabdian panjang para ASN, khususnya kepada Intizam yang hampir empat dekade mendedikasikan diri bagi Pemerintah Provinsi Lampung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Masa pengabdian yang telah Bapak dan Ibu lalui bukanlah waktu yang singkat, melainkan perjalanan panjang yang saya yakini penuh makna dan karya, serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat Provinsi Lampung,” ujarnya.
Wagub Jihan menegaskan bahwa purnabakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan transisi dari tugas formal menuju ruang kontribusi yang lebih luas di tengah masyarakat. Ia berharap para ASN yang memasuki masa pensiun tetap dapat memberikan pemikiran dan kontribusi bagi pembangunan daerah.
Ia juga mengingatkan seluruh ASN yang masih aktif untuk menjadikan momentum tersebut sebagai refleksi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
“Yang diwariskan bukanlah jabatan, melainkan karya dan legacy yang kita tinggalkan. Lakukan yang terbaik selama masa pengabdian, karena setiap jabatan memiliki masanya,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur turut menyampaikan dukacita atas wafatnya sejumlah anggota Korpri dan pasangan ASN. Menurutnya, santunan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian dan penghargaan atas jasa serta pengabdian almarhum dan almarhumah.
Sementara itu, Intizam dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung serta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Lampung atas dukungan selama dirinya menjalankan tugas, terakhir sebagai Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung.
Ia menegaskan bahwa capaian yang diraih selama ini merupakan hasil kerja bersama dan sinergi seluruh jajaran, bukan semata-mata hasil kerja pribadi.
“Bagi saya, birokrasi bukan sekadar tempat bekerja, melainkan ruang pengabdian. Di sinilah saya belajar tentang integritas, ketulusan, loyalitas, dan arti tanggung jawab,” ujarnya.
Acara tersebut menjadi momentum penghormatan atas dedikasi panjang para ASN sekaligus pengingat akan pentingnya melanjutkan estafet pengabdian dengan semangat integritas dan tanggung jawab.
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan