Relevansi HMI di Usia 79: Refleksi Dies Natalis dan Panggilan Kembali ke Insan Cita

Kamis, 5 Februari 2026 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Adi Chandra Gutama

DIES Natalis HMI ke-79 bukan sekadar perayaan rutin, melainkan alarm keras bagi seluruh insan HMI dan KAHMI. Di tengah dinamika sosial-politik Indonesia yang kompleks, pertanyaan mendasar mengemuka: masih relevankah HMI hari ini?

Jawabannya terletak pada kesetiaan pada insan cita – visi awal tentang intelektual Muslim yang berkontribusi bagi bangsa. Namun, visi itu memerlukan lebih dari sekadar retorika; ia menuntut keberanian moral dan kejujuran intelektual sebagai fondasi gerakan.

Baca Juga:  Irjen Pol Helfi Assegaf Resmi Jabat Kapolda Lampung, Disambut Tradisi Adat dan Pedang Pora

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tanpa komitmen nyata pada prinsip-prinsip ini, perayaan Dies Natalis berisiko menjadi ritual kosong, kehilangan ruhnya dalam euforia seremoni. HMI bisa perlahan terasing dari makna sejarahnya sendiri – sebagai organisasi yang pernah menjadi lokomotif pemikiran dan moral bagi generasi muda Muslim Indonesia.

Baca Juga:  Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Dampingi Menteri Pertahanan RI

Kembali ke khittah bukan berarti mundur, melainkan berani menafsirkan ulang nilai-nilai dasar dalam konteks kekinian. HMI harus hadir sebagai ruang dialog kritis, pembela keadilan, dan pengawal nalar publik – bukan sekadar mengejar posisi atau legitimasi kekuasaan.

Baca Juga:  Penerbitan HGU PT SGC Diduga Kangangi Kemenhan, Massa Desak Kejagung Periksa Menteri ATR/BPN

Jika HMI ingin tetap menjadi relevan bagi Indonesia, maka jalan satu-satunya adalah revolusi diri: mengedepankan integritas di atas kepentingan, keberpihakan pada rakyat kecil, dan keteladanan dalam tindakan. Saatnya membuktikan bahwa warisan 79 tahun bukan beban, tetapi energi untuk melompat lebih jauh, dengan kejernihan pikiran dan keteguhan hati.

Berita Terkait

Pimpinan TRINUSA Ajak Kader Perkuat Silaturahmi dan Semangat Perjuangan
Pemerintah Pangkas Anggaran K/L 2026, Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih Dipastikan Aman
Gubernur Lampung Apresiasi Program Prabowo Rp839 Miliar untuk Konservasi Way Kambas
Dugaan Pemerasan RSUDAM, Saksi Sebut Terdakwa Tak Pernah Minta Uang
Musrenbang Pesawaran 2026, Pemprov Lampung Alokasikan Anggaran Infrastruktur hingga Puluhan Miliar
GPN Lampung Soroti Kenaikan LHKPN Kadis PSDA Budhi Darmawan Capai 37,15 Persen
Pemkab Pringsewu Mulai Cairkan THR ASN dan PPPK 2026, Total Anggaran Rp29,2 Miliar
Kejari Pringsewu dan BPKAD Teken MoU Perdata dan Tata Usaha Negara
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:04 WIB

Pimpinan TRINUSA Ajak Kader Perkuat Silaturahmi dan Semangat Perjuangan

Jumat, 20 Maret 2026 - 04:41 WIB

Pemerintah Pangkas Anggaran K/L 2026, Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih Dipastikan Aman

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:00 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Program Prabowo Rp839 Miliar untuk Konservasi Way Kambas

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:03 WIB

Musrenbang Pesawaran 2026, Pemprov Lampung Alokasikan Anggaran Infrastruktur hingga Puluhan Miliar

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:53 WIB

GPN Lampung Soroti Kenaikan LHKPN Kadis PSDA Budhi Darmawan Capai 37,15 Persen

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:45 WIB

Pemkab Pringsewu Mulai Cairkan THR ASN dan PPPK 2026, Total Anggaran Rp29,2 Miliar

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:18 WIB

Kejari Pringsewu dan BPKAD Teken MoU Perdata dan Tata Usaha Negara

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:56 WIB

Gubernur Lampung Buka Musrenbang RKPD Pringsewu 2027

Berita Terbaru

Lampung

Pungutan Uang Komite Tiap Bulan SDN 1 Fajarisuk

Senin, 16 Mar 2026 - 19:26 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x