BBWS Mesuji Sekampung Pulihkan Pipa 2,4 Km dalam 4 Hari

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:49 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat – Reaksi Cepat Krisis Air Pulau Pisang menjadi sorotan setelah Tim Operasi dan Pemeliharaan (OP-2) BBWS Mesuji Sekampung bergerak menanggulangi krisis air bersih di Pulau Pisang, Kabupaten Pesisir Barat. Gangguan itu menyebabkan sekitar 1.800 jiwa di enam pekon mengalami kekurangan air bersih akibat terputusnya pipa jalur laut sepanjang 2,4 kilometer dari Pulau Sumatera.

Kerusakan pipa bawah laut itu membuat distribusi air bersih terhenti total. Warga di Pekon Tembaka dan lima pekon lainnya terpaksa mengandalkan sumber air terbatas. Situasi tersebut memicu respons cepat dari BBWS Mesuji Sekampung yang langsung menurunkan tim teknis dan penyelam profesional.

Perbaikan dipimpin langsung oleh Pejabat Pembuat Komitmen Operasi dan Pemeliharaan, MF. Yuniar. Ia mengoordinasikan tim lapangan bersama tim selam dari Jakarta, termasuk personel Pasukan Katak TNI-AL. Dalam waktu empat hari, jalur pipa yang terputus berhasil diperbaiki dan kembali berfungsi.

MF. Yuniar menjelaskan bahwa perbaikan jalur laut memerlukan ketelitian tinggi karena berada di dasar perairan dengan kondisi arus yang cukup menantang.

“Keterlibatan masyarakat serta menjaga aset negara yang dibangun pemerintah untuk kepentingan publik dan kesejahteraan warga menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar MF. Yuniar.

Ia menambahkan, respons cepat ini menjadi bagian dari komitmen BBWS dalam menjaga keberlanjutan layanan dasar, khususnya akses air bersih bagi masyarakat kepulauan.

“Kami memastikan seluruh sambungan pipa yang terputus telah diuji dan kembali normal. Distribusi air bersih kini sudah mengalir ke enam pekon terdampak,” kata Yuniar.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat mengapresiasi langkah cepat tersebut. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pesisir Barat, yang mewakili pemerintah daerah, menyampaikan penghargaan atas kinerja tim BBWS Mesuji Sekampung.

Perbaikan ini tidak hanya memulihkan distribusi air, tetapi juga mengembalikan aktivitas ekonomi dan sosial warga. Air bersih menjadi kebutuhan mendasar untuk rumah tangga, pertanian skala kecil, hingga layanan kesehatan.

Warga Pekon Tembaka menyambut baik selesainya perbaikan. Mereka menilai langkah sigap pemerintah pusat melalui BBWS telah mencegah krisis berkepanjangan di wilayah kepulauan yang akses infrastrukturnya terbatas.

Kegiatan ini menunjukkan pentingnya sistem operasi dan pemeliharaan infrastruktur sumber daya air. Jalur pipa bawah laut sepanjang 2,4 kilometer itu merupakan aset vital yang menghubungkan Pulau Pisang dengan sumber air di daratan Sumatera.

Respons cepat tersebut sekaligus mempertegas sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan unsur TNI dalam memastikan pelayanan publik tetap berjalan. Dengan normalnya kembali distribusi air, sekitar 1.800 jiwa kini dapat kembali beraktivitas tanpa kekhawatiran kekurangan air bersih.

Langkah ini menjadi contoh bagaimana penanganan cepat dan terkoordinasi mampu meminimalkan dampak krisis infrastruktur di wilayah terpencil.

Berita Terkait

Pemprov Lampung Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Tim Verifikasi Lapangan KONI Pusat
Dugaan Korupsi Disdik Pesawaran 2021–2025 Dilaporkan ke Kejari
Ketua SMSI Lampung Ajak Media Online Jaga Integritas dan Konsistensi Pemberitaan
Rotasi Jabatan Pemprov Lampung, Sekda Tekankan Kinerja Nyata dan Inovasi
Inu Kertapati Dilantik sebagai Kepala BPMP Provinsi Lampung
GPN Lampung Soroti LHKPN Kadis Perindag Lampung Utara, Utang Naik 110 Persen
Berbekal CCTV, Polisi Ungkap Curat Motor DPRD di Pesawaran
Diduga Ada Aset Disembunyikan, GPN Soroti LHKPN Mantan Pj Bupati Lampung Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 19:40 WIB

Hadiri halal bihalal DWP kepala kemenag pringsewu tekankan pentingnya soliditas dan sinergi

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:47 WIB

Kemenag Pringsewu Inisiasi Pertemuan Lintas Organisasi Keagamaan

Senin, 16 Maret 2026 - 19:26 WIB

Pungutan Uang Komite Tiap Bulan SDN 1 Fajarisuk

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:45 WIB

Pemkab Pringsewu Mulai Cairkan THR ASN dan PPPK 2026, Total Anggaran Rp29,2 Miliar

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:18 WIB

Kejari Pringsewu dan BPKAD Teken MoU Perdata dan Tata Usaha Negara

Senin, 9 Maret 2026 - 16:42 WIB

Proyek Rehab SMPN 1 Pardasuka Pringsewu Rp450 Juta Diduga Terbengkalai

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:50 WIB

Perkuat sinergi kemenag pringsewu audiensi dengan Polres pringsewu

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:53 WIB

GPN Lampung Usut Dugaan Penyalahgunaan Anggaran di Dinas Pertanian Pringsewu

Berita Terbaru

Advetorial

Inu Kertapati Dilantik sebagai Kepala BPMP Provinsi Lampung

Kamis, 9 Apr 2026 - 14:31 WIB

Exit mobile version