Diduga Ada Kejanggalan LHKPN dan Proyek Disdik, Sekda Waykanan Machiavelli Herman Tarmizi Tuai Sorotan

Jumat, 21 November 2025 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AKARPOST.COM Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Waykanan, Machiavelli Herman Tarmizi, kembali menjadi sorotan publik setelah ditemukan sejumlah kejanggalan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan pelaksanaan sejumlah proyek Dinas Pendidikan (Disdik) Waykanan tahun 2024. Temuan ini mengindikasikan lemahnya pengawasan dan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan kegiatan, 21 November 2025.

Berdasarkan analisis terhadap LHKPN Machiavelli Herman Tarmizi untuk periode 2023-2024, terjadi penurunan signifikan Total Harta Kekayaan Bersih sebesar Rp 852,45 juta atau -22,70%. Penurunan drastis ini terutama dipicu oleh kondisi keuangan yang mencolok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Faktor paling kritis adalah lonjakan kewajiban atau hutang yang luar biasa besar. Data menunjukkan total hutang melonjak sebesar Rp 834,8 juta (228,59%), dari posisi sebelumnya Rp 365,2 juta menjadi Rp 1,2 miliar dalam waktu hanya satu tahun.

Baca Juga:  Istana Kembalikan Kartu ID Liputan Wartawan CNN Indonesia, Pastikan Insiden Tidak Terulang

Kenaikan lebih dari tiga kali lipat ini dinilai sebagai perubahan yang sangat signifikan dan tidak biasa. Yang menjadi pertanyaan besar, laporan LHKPN tidak mencantumkan detail kepada siapa hutang tersebut dan untuk keperluan apa dana sebesar itu digunakan.

“Ini adalah ‘lampu kuning’ dalam transparansi kekayaan pejabat publik. Peningkatan hutang yang sangat besar dan tidak biasa ini langsung menggerus hampir seperempat dari total kekayaan bersihnya dalam satu tahun. Sumber dana untuk hutang dan tujuannya adalah pertanyaan kunci yang harus dijawab,” demikian analisis yang diterima Akarpost.

Beberapa kemungkinan penggunaan dana hutang tersebut antara lain untuk keperluan konsumtif pribadi (seperti biaya pendidikan atau kesehatan), investasi yang belum dilaporkan, atau untuk membayar hutang lain yang sebelumnya tidak tercatat.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Dorong Penguatan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Transparan dan Berintegritas pada Seminar Perempuan Anti Korupsi di Yogyakarta

Tidak hanya persoalan LHKPN, Machiavelli Herman Tarmizi yang akrab disapa Velli ini juga menghadapi temuan dugaan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan beberapa proyek di Dinas Pendidikan Waykanan pada 2024.

Berikut rincian proyek yang diduga memiliki kejanggalan:

1. Rehabilitasi Ruang Laboratorium Komputer SMPN 1 Kasui

· HPS: Rp 340.777.798

· Harga Kontrak: Rp 336.646.555

· Selisih: Rp 4.131.243

2. Pembangunan Ruang UKS SMPN 1 Kasui

· HPS: Rp 339.162.081

· Harga Kontrak: Rp 334.609.987

· Selisih: Rp 4.552.094

3. Pembangunan Toilet SDN 01 Kedaton

Baca Juga:  Komitmen Sosial Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Laksanakan Santunan Anak Yatim di Bandar Lampung

· HPS: Rp 179.814.068

· Harga Kontrak: Rp 179.758.567

· Selisih: Rp 55.501

4. Pembangunan Ruang UKS SDN 01 Pakuan Baru

· HPS: Rp 115.096.807

· Harga Kontrak: Rp 115.041.306

· Selisih: Rp 55.501

Konfirmasi Sekda Waykanan Machiavelli Herman Tarmizi

Dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp resminya, Machiavelli Herman Tarmizi membantah adanya ketidaksesuaian dalam proyek tersebut.

“Coba cek pak, biasanya kalo dijalankan prosedurnya, ada penawaran dari pihak ketiga,” ujar Velli singkat kepada Akarpost.com.

Pernyataan ini dinilai belum menjawab secara komprehensif temuan kejanggalan baik dalam LHKPN maupun pelaksanaan proyek. Publik dan pihak berwenang menunggu penjelasan yang lebih detail dan transparan mengenai kedua hal tersebut.

Berita Terkait

Tambang Pasir di Gunung Sugih Dikeluhkan Warga
DPD APPSI Pringsewu sukses gelar musda pertama
Sekretaris BPBD Kota Bandar Lampung Bungkam Soal Temuan BPK
Sekda Marindo Buka Kejurda Padel Lampung 2026
Jamal: Perbedaan Pandangan Jangan Berujung Serangan Pribadi
Kawasan Industri Pangan Jadi Harapan Baru Lampung
Aspirasi Diabaikan, Gerbang Kejati Lampung Digembok Mahasiswa
Akun Palsu Catut Nama Sekda Lampung
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 14:46 WIB

Tambang Pasir di Gunung Sugih Dikeluhkan Warga

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:54 WIB

DPD APPSI Pringsewu sukses gelar musda pertama

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:55 WIB

Sekretaris BPBD Kota Bandar Lampung Bungkam Soal Temuan BPK

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:31 WIB

Sekda Marindo Buka Kejurda Padel Lampung 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:34 WIB

Jamal: Perbedaan Pandangan Jangan Berujung Serangan Pribadi

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:37 WIB

Aspirasi Diabaikan, Gerbang Kejati Lampung Digembok Mahasiswa

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:38 WIB

Akun Palsu Catut Nama Sekda Lampung

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:11 WIB

AMPL Desak Penuntasan Kasus Febrie Adriansyah

Berita Terbaru

Berita

Tambang Pasir di Gunung Sugih Dikeluhkan Warga

Senin, 27 Jul 2026 - 14:46 WIB

Berita

DPD APPSI Pringsewu sukses gelar musda pertama

Minggu, 26 Jul 2026 - 20:54 WIB

Berita

Sekretaris BPBD Kota Bandar Lampung Bungkam Soal Temuan BPK

Minggu, 26 Jul 2026 - 18:55 WIB

Berita

Sekda Marindo Buka Kejurda Padel Lampung 2026

Sabtu, 25 Jul 2026 - 21:31 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x