Pemprov Lampung Lestarikan Budaya dan Bangkitkan Ekonomi Kreatif di Pesenggiri Festival 2026

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran – Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam melestarikan dan mengembangkan kebudayaan daerah melalui dukungan terhadap berbagai festival, salah satunya penyelenggaraan Pesenggiri Festival 2026 yang menjadi ruang pelestarian warisan budaya sekaligus penggerak pariwisata dan ekonomi kreatif.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, saat menghadiri pembukaan Pesenggiri Festival 2026 di Lampung Marriott Resort & Spa, Pesawaran, Jumat (3/7/2026).

Festival bertema “Spice, Heritage & Harmony” itu berlangsung pada 3-5 Juli 2026 dan turut dihadiri Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wagub Jihan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyelenggarakan festival, khususnya The Hurun Lampung yang dinilai berhasil memadukan pembangunan kawasan wisata dengan pelestarian lingkungan dan kebudayaan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, kami mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya Pesenggiri Festival. Ini menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pembangunan, pariwisata, dan pelestarian lingkungan,” ujar Jihan.

Menurutnya, kehadiran Wakil Menteri Kebudayaan menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor kebudayaan di Provinsi Lampung.

Jihan mengatakan tema Spice, Heritage & Harmony sangat relevan dengan identitas Lampung sebagai daerah yang memiliki kekayaan alam, sejarah, dan budaya yang kuat.

Baca Juga:  Agus Sutanto Tegaskan Menjaga dan Merawat Pancasila Penting

Ia menjelaskan, sejak dahulu Lampung dikenal sebagai salah satu penghasil rempah terbaik di Nusantara. Lada hitam atau Lampung Black Pepper pernah menjadi komoditas yang mengharumkan nama daerah hingga ke berbagai belahan dunia.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya mengembalikan kejayaan tersebut melalui penguatan sektor pertanian, pemberdayaan petani, serta pengembangan komoditas unggulan daerah.

“Kami ingin menghidupkan kembali semangat bahwa Lampung adalah Tanah Lada. Identitas ini tidak hanya hidup dalam sejarah, tetapi juga menjadi kekuatan ekonomi, budaya, dan kebanggaan masyarakat Lampung,” katanya.

Jihan menambahkan, tema Heritage menjadi pengingat bahwa warisan budaya harus terus dijaga, dipraktikkan, dan diwariskan kepada generasi muda melalui berbagai kegiatan budaya.

Menurutnya, Pesenggiri Festival menjadi salah satu media penting untuk memperkuat identitas budaya Lampung sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat yang lebih luas.

Sementara itu, tema Harmony mencerminkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan, pelestarian alam, dan kehidupan masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Lampung tidak dapat bekerja sendiri. Kami membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan, pelestarian lingkungan, dan kebudayaan dapat berjalan beriringan demi masa depan Lampung,” ujar Jihan.

Baca Juga:  FAGAS Desak Kadis Lingkungan Hidup Lampung Mundur

Ia berharap Pesenggiri Festival dapat terus berkembang menjadi agenda budaya tahunan yang mampu memperkuat identitas daerah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan sektor pariwisata.

“Kami berharap Pesenggiri Festival terus tumbuh menjadi ruang yang memperkuat identitas budaya Lampung serta memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha menilai Pesenggiri Festival menjadi bukti bahwa kolaborasi yang berakar pada tradisi mampu melahirkan karya budaya yang kuat sekaligus memberikan dampak ekonomi.

Menurut Giring, Lampung memiliki sejarah panjang sebagai bagian penting dari jalur rempah dunia yang melahirkan beragam ekspresi budaya, mulai dari tradisi, kuliner, hingga kesenian yang menjadi identitas masyarakat.

Ia menegaskan untuk menjadi tanggung jawab bersama dalam melestarikan, mengembangkan, dan memberdayakan kebudayaan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Investasi di bidang kebudayaan bukanlah pengeluaran, melainkan strategi pertumbuhan. Kebudayaan mampu menggerakkan ekonomi kreatif, memperkuat pariwisata, membuka lapangan kerja, sekaligus memperkuat identitas daerah,” kata Giring.

Baca Juga:  RSUD Ahmad Yani Metro Gelar Pelatihan PMKP Daring, Libatkan 800 Pegawai

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat keberadaan sanggar seni serta mendukung penyelenggaraan festival budaya secara berkelanjutan.

“Lampung memiliki alam yang indah, sejarah yang panjang, tradisi yang kaya, serta masyarakat yang kreatif. Yang dibutuhkan adalah keberanian untuk memulai, konsistensi untuk terus berjalan, dan kolaborasi seluruh pihak. Kementerian Kebudayaan akan terus mendampingi pengembangan kebudayaan di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Co-Founder Pesenggiri Festival, Selphie Bong (Ms. Bong), mengatakan tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua Pesenggiri Festival.

Mengusung tema Spice, Heritage & Harmony, festival tersebut bertujuan mengangkat kembali sejarah Lampung sebagai salah satu wilayah penting dalam jalur perdagangan rempah dunia sekaligus mengajak masyarakat menghormati warisan budaya yang diwariskan para leluhur.

“Kegiatan ini hasil kerja keras anak-anak kreatif Lampung. Mari kita bergandengan tangan dan berharap pada tahun-tahun mendatang, Pesenggiri Festival akan terus memperoleh dukungan yang lebih luas sehingga dapat memberikan dampak yang semakin besar, tidak hanya bagi Lampung, tetapi juga bagi Indonesia,” kata Ms. Bong

Berita Terkait

Dugaan Mafia Tanah Ancam Hutan Mangrove Rokan Hilir
Fondasi Kemajuan Lampung Ada pada Disiplin Fiskal
Ujian Integritas Pemerintah dalam Menjamin Hak Pendidikan Anak
Daerah Maju Dimulai dari DPRD yang Mendengar Suara Rakyat
Prof Harris Arthur Hedar Dorong PFII Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia
Laskar Lampung Desak Pansus Usut Polemik SMA Siger
Aksi di Kejati Berakhir Memanas
Wagub Jihan Tinjau Calon Siswa Sekolah Rakyat
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:45 WIB

Dugaan Mafia Tanah Ancam Hutan Mangrove Rokan Hilir

Minggu, 12 Juli 2026 - 03:02 WIB

Fondasi Kemajuan Lampung Ada pada Disiplin Fiskal

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:25 WIB

Laskar Lampung Desak Pansus Usut Polemik SMA Siger

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:58 WIB

Aksi di Kejati Berakhir Memanas

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:52 WIB

Wagub Jihan Tinjau Calon Siswa Sekolah Rakyat

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:50 WIB

Ketum ABR Desak Dugaan Kasus yang Menyeret Jampidsus Diusut Transparan

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:56 WIB

Lampung Pacu Jalan BNS, Rp45 Miliar untuk Sentra Pangan

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:44 WIB

Lampung Bangun Ekosistem Investasi Berbasis Hilirisasi

Berita Terbaru

Berita

Dugaan Mafia Tanah Ancam Hutan Mangrove Rokan Hilir

Minggu, 12 Jul 2026 - 18:45 WIB

Home

Fondasi Kemajuan Lampung Ada pada Disiplin Fiskal

Minggu, 12 Jul 2026 - 03:02 WIB

Bandar Lampung

Ujian Integritas Pemerintah dalam Menjamin Hak Pendidikan Anak

Minggu, 12 Jul 2026 - 02:40 WIB

Opini

Daerah Maju Dimulai dari DPRD yang Mendengar Suara Rakyat

Minggu, 12 Jul 2026 - 01:13 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x