Munir Abdul Haris Sebut Lampung Tertinggi Perokok se-Indonesia

Senin, 11 Agustus 2025 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, Akarpost.com – Anggota DPRD Provinsi Lampung Fraksi PKB, Munir Abdul Haris, menyoroti potensi pendapatan daerah dari sektor pajak rokok.

Menurutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Lampung menempati peringkat tertinggi jumlah perokok di Indonesia, dengan persentase sekitar 36–37 persen.

“Perokok di Lampung ini terbesar se-Indonesia mestinya penghasilan pajak rokoknya juga menjadi terbesar di Indonesia. Saya belum melihat perbandingan data dengan provinsi lain, Lampung tertinggi atau ada lebih besar,” kata Munir, Senin (11/8/2025).

Baca Juga:  Pemprov Lampung Perkuat Sinergi dengan KORMI untuk Memasalkan Olahraga Masyarakat dan Mendorong Pola Hidup Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Munir juga menyoroti marak peredaran rokok ilegal di tengah masyarakat yang merugikan semua pihak.

“Masyarakat sudah beli dengan harga mahal tapi negara tak dapat Bea Cukai. Pemerintah daerah pun tak menerima bagi hasil pajak rokok dari pusat,” ujarnya.

Baca Juga:  Sinergi Pemprov Lampung dan Bank Indonesia Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan dan Berkeadilan

Ia menilai, upaya Bea Cukai dan aparat penegak hukum perlu optimalkan untuk menekan peredaran rokok ilegal.

“Kalau masih marak, berarti penindakan belum maksimal, ini harus diperketat supaya tak merugikan daerah dan masyarakat,” tegasnya.

Dalam APBD 2025, target penerimaan pajak rokok Lampung Rp739,086 miliar. Target ini tak ber-ubah dalam Rancangan Perubahan APBD 2025. Namun, Munir menyoalkan angka itu sudah sebanding dengan tinggi jumlah perokok di Lampung.

Baca Juga:  Ketum ABR Muda Indonesia Kecam Maraknya Tindak Pidana Kekerasan Seksual, Siap Jadi Garda Terdepan Bela Korban

“Untuk memaksimalkan pendapatan pajak rokok, semua rokok beredar di Lampung harus legal. Penindakan rokok ilegal harus lebih tegas,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Gubernur Lampung Apresiasi Program Prabowo Rp839 Miliar untuk Konservasi Way Kambas
GPN Lampung Soroti Kenaikan LHKPN Kadis PSDA Budhi Darmawan Capai 37,15 Persen
Penyusunan Juknis SPMB 2026/2027 untuk Pemerataan Akses Pendidikan
Pemprov Lampung Targetkan Peningkatan Peringkat Nasional LPPD Tahun 2025
Sekdaprov Marindo Kurniawan Pimpin Rakor Lintas Sektor bersama Wali Kota
Pemprov Lampung Siapkan Rp150 Miliar untuk THR ASN 2026
Dukungan Nyata bagi Pesantren untuk Menjaga Keberlanjutan Pendidikan
KNPI Lampung Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:00 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Program Prabowo Rp839 Miliar untuk Konservasi Way Kambas

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:49 WIB

Dugaan Pemerasan RSUDAM, Saksi Sebut Terdakwa Tak Pernah Minta Uang

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:03 WIB

Musrenbang Pesawaran 2026, Pemprov Lampung Alokasikan Anggaran Infrastruktur hingga Puluhan Miliar

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:53 WIB

GPN Lampung Soroti Kenaikan LHKPN Kadis PSDA Budhi Darmawan Capai 37,15 Persen

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:45 WIB

Pemkab Pringsewu Mulai Cairkan THR ASN dan PPPK 2026, Total Anggaran Rp29,2 Miliar

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:56 WIB

Gubernur Lampung Buka Musrenbang RKPD Pringsewu 2027

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:59 WIB

LSM Amunsi Lampung Soroti Anggaran BPN Kabupaten Tanggamus Tahun 2025, Temukan Alokasi Dana Rp7,67 Miliar     

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:37 WIB

BPMP Lampung Sampaikan Ucapan Idul Fitri, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Saling Memaafkan

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Dugaan Pemerasan RSUDAM, Saksi Sebut Terdakwa Tak Pernah Minta Uang

Sabtu, 14 Mar 2026 - 15:49 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x