BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyambut dengan hangat kedatangan Walikota Sungai Penuh, beserta sejumlah jajaran pemerintahannya di Bandara Raden Intan Lampung, Jumat (19/12/2025) siang. Kedatangan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan “Apeksi Outlook” yang diselenggarakan oleh Pemkot Bandar Lampung.
Rombongan tamu kehormatan dari Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, tersebut disambut langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandar Lampung, mewakili Walikota Bandar Lampung, yang berhalangan hadir. Turut mendampingi, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Bandar Lampung, kami mengucapkan selamat datang dan merasa sangat terhormat atas kunjungan Bapak Walikota beserta rombongan. Semoga silaturahmi ini mempererat hubungan antar-kota dan menjadi wahana saling belajar,” ujar Sekda dalam sambutannya singkat di bandara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan Apeksi (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) Outlook yang digagas Pemkot Bandar Lampung merupakan forum pertemuan dan diskusi khusus antar-kota anggota Apeksi. Format ini dirancang untuk membahas isu strategis perkotaan, berbagi praktik terbaik (best practices), dan menjajaki peluang kerja sama di berbagai bidang.
Rombongan Walikota Sungai Penuh dijadwalkan mengikuti serangkaian kegiatan selama dua hari ke depan. Agenda utama meliputi kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi unggulan dan proyek percontohan Kota Bandar Lampung, seperti pengelolaan sampah terpadu, revitalisasi ruang publik (Taman Lansia, Bundaran Tugu Adipura), serta sentra UMKM. Selain itu, akan digelar diskusi tertutup yang membahas tantangan bersama seperti penataan kota, pendapatan asli daerah (PAD), dan penanganan kawasan kumuh.
Kunjungan ini diharapkan dapat menghasilkan pertukaran pengetahuan dan inovasi, khususnya dalam mengatasi masalah perkotaan yang kerap serupa. Kota Sungai Penuh, yang berstatus sebagai kota terbesar di kawasan Kerinci, dikenal dengan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pengembangan pariwisata budaya, aspek yang juga menjadi perhatian Kota Bandar Lampung.
“Kami datang dengan semangat untuk belajar dari pengalaman Bandar Lampung, khususnya dalam hal tata kelola kota dan pengembangan ekonomi lokal. Kota kami juga memiliki potensi besar di sektor pariwisata dan agraris, sehingga pertukaran ide ini sangat kami nantikan,” ungkap Walikota.
Dengan diselenggarakannya Apeksi Outlook ini, Pemkot Bandar Lampung berharap dapat memperkuat jejaring antar-pemerintah kota, serta mendorong terciptanya solusi-solusi kolaboratif untuk memacu pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat di masing-masing daerah.






