Bukan Sekadar Trend, Ternyata Ini Makna Pengibaran Bendera One Piece Saat 17-an

Minggu, 3 Agustus 2025 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Fenomena pengibaran bendera Jolly Roger, simbol ikonik dari serial manga dan anime populer One Piece, di berbagai daerah menjelang perayaan kemerdekaan menuai beragam respons. Di tengah kekhawatiran dari sejumlah pihak, Wahyu Hidayat, seorang pegiat dari Lampung Democracy Studies, menilai fenomena ini sebagai bentuk ekspresi demokrasi yang subtil dari masyarakat.

Sebelumnya, pengibaran bendera ini sempat menjadi sorotan setelah seorang pejabat publik menganggapnya sebagai provokasi yang berpotensi mengganggu stabilitas negara. Namun, pandangan tersebut dinilai terlalu berlebihan oleh banyak pihak, termasuk Wahyu Hidayat. Menurutnya, pengibaran bendera bajak laut Topi Jerami (Straw Hat Pirates) ini bukan sekadar tren tanpa makna.

Baca Juga:  Universitas Muhammadiyah Gelar pelatihan jurnalistik Dan Penulisan Sejarah 2025.

“Secara esensi, pengibaran bendera One Piece ini tidak bisa dilihat hanya dari permukaannya. Bendera tersebut merepresentasikan semangat kebebasan, perlawanan terhadap tirani, dan pencarian ‘harta karun’ yang bisa diartikan sebagai harapan akan kesejahteraan dan keadilan,” jelas Wahyu saat dihubungi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, dalam konteks demokrasi, ekspresi simbolik seperti ini seringkali muncul sebagai cara masyarakat menyampaikan pesan tanpa harus secara frontal melakukan demonstrasi. Bendera bajak laut One Piece, dengan lambang tengkorak yang tersenyum dan mengenakan topi jerami, secara tidak langsung melambangkan perlawanan yang santai namun memiliki tujuan yang kuat.

Baca Juga:  DPD For-WIN Waykanan Resmi Terdaftar di Kesbangpol

“Di One Piece, bajak laut Topi Jerami bukanlah kelompok kriminal, melainkan kelompok yang membela yang lemah dan berjuang melawan kekuasaan korup. Nilai inilah yang mungkin secara tidak sadar diadopsi oleh masyarakat kita,” ujar Wahyu. “Jadi, alih-alih sebagai ancaman, ini justru merupakan indikasi bahwa masyarakat kita semakin kritis dan cerdas dalam mengekspresikan harapannya kepada pemerintah.”

Fenomena ini juga menunjukkan pergeseran cara pandang dalam berekspresi. Di era digital, referensi budaya pop seperti One Piece menjadi bahasa universal yang efektif untuk menyampaikan aspirasi. Wahyu menekankan bahwa pemerintah seharusnya melihat hal ini sebagai sinyal positif, bukan sebagai ancaman yang harus ditindak.

Baca Juga:  Resmi Dilantik, Budi Dharmawan Ketuai Pengprov ORADO Lampung

“Demokrasi yang sehat adalah demokrasi di mana rakyatnya bebas berekspresi, bahkan melalui simbol-simbol budaya pop sekalipun. Pihak yang mengkhawatirkan hal ini justru menunjukkan ketidakpahaman mereka terhadap dinamika sosial di era modern,” pungkasnya.

Dengan demikian, pengibaran bendera One Piece bisa dipahami sebagai sebuah refleksi dari nilai-nilai demokrasi yang sedang hidup dan beradaptasi di tengah masyarakat, di mana kebebasan berekspresi dan kritisisme dapat terwujud melalui cara-cara yang kreatif dan unik.

Berita Terkait

MTsN 1,2,3 Lampung Utara, Diduga Ada Penyimpangan Anggaran Ratusan Juta
217 Perusahaan Media SMSI Lampung Sepakat Saling Support Pemberitaan di Rakerda 2026
Marindo Tekankan Regulasi dan Pembiayaan dalam Pengembangan Kehutanan Lampung
SMSI, AMSI dan JMSI Lampung Kompak, Gelar Sarasehan dan Luncurkan LAPOR SEKBER
Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta
Opsen PKB 2025 Lampung dan Perbaikan Jalan 2026 Kabupaten/Kota
PMII Pringsewu Gelar Silaturahmi Akbar dan Harlah ke-66, Tegaskan Peran Mahasiswa dalam Demokrasi
Owner Butik Indah di Bandar Lampung Rutin Berbagi Nasi
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:39 WIB

MTsN 1,2,3 Lampung Utara, Diduga Ada Penyimpangan Anggaran Ratusan Juta

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:16 WIB

217 Perusahaan Media SMSI Lampung Sepakat Saling Support Pemberitaan di Rakerda 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:46 WIB

Marindo Tekankan Regulasi dan Pembiayaan dalam Pengembangan Kehutanan Lampung

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:18 WIB

SMSI, AMSI dan JMSI Lampung Kompak, Gelar Sarasehan dan Luncurkan LAPOR SEKBER

Senin, 4 Mei 2026 - 20:57 WIB

Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta

Senin, 4 Mei 2026 - 20:47 WIB

PMII Pringsewu Gelar Silaturahmi Akbar dan Harlah ke-66, Tegaskan Peran Mahasiswa dalam Demokrasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:30 WIB

Owner Butik Indah di Bandar Lampung Rutin Berbagi Nasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:47 WIB

Marindo Kurniawan Pimpin Rakor Pemanfaatan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional bersama BPS

Berita Terbaru

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x