Dua LSM Usut Dugaan Korupsi 6 OPD di Pringsewu

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu – Gabungan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang terdiri dari Restorasi Untuk Kebijakan (RUBIK) Lampung dan Gerakan Masyarakat Bongkar Korupsi (GEMBOK) memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kejaksaan Tinggi Lampung pada Kamis, 26 Februari 2026.

Aksi tersebut dilakukan untuk mendesak aparat penegak hukum segera mengusut dugaan korupsi pada enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu tahun anggaran 2025.

Ketua LSM GEMBOK, Andre Saputra, menegaskan bahwa aksi massa ini merupakan bentuk pengawalan terhadap laporan resmi yang telah dilayangkan pada awal Februari 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, terdapat indikasi kuat praktik korupsi berupa penggelembungan anggaran (mark-up) belanja rutin hingga dugaan pengkondisian proyek fisik di sejumlah OPD.

Baca Juga:  TRIGA Lampung Menilai Kejati Lambat dalam Mengusut Tuntas Beberapa Kasus

“Kami menemukan indikasi kuat praktik korupsi. Seluruh data pendukung sudah kami serahkan. Pada 26 Februari nanti kami akan turun ke jalan memastikan laporan ini ditindaklanjuti,” ujar Andre.

LSM mendesak Kejaksaan Tinggi Lampung segera membentuk tim penyelidikan guna mengaudit potensi kerugian negara yang dinilai cukup signifikan.

Ketua LSM RUBIK Lampung, Fery Yulizar, merinci sejumlah poin yang menjadi sorotan terhadap enam OPD tersebut:

1. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Sorotan tertuju pada belanja rutin cetak dan ATK yang mencapai miliaran rupiah. Selain itu, terdapat lima proyek pembangunan dan rehabilitasi sekolah seperti SDN 3 Wonodadi dan SMPN 1 Adiluwih dengan nilai kontrak Rp500 juta hingga Rp800 juta yang diduga bermasalah dalam proses tender.

Baca Juga:  Hari Pertama Kerja 2026, Gubernur Lampung Pimpin Sidak Disiplin ASN

2. Dinas Kesehatan

Proyek Relokasi Gedung Labkesda senilai Rp10,9 miliar serta pembangunan empat Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kresnomulyo, Selapan, Sumberejo, dan Padangrejo dinilai perlu diaudit ulang terkait proses penetapan pemenang tender.

3. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP)

LSM menyoroti belanja barang untuk diserahkan kepada masyarakat senilai Rp1 miliar, termasuk perjalanan dinas dan konsumsi rapat yang mencapai ratusan juta rupiah.

4. Dinas P3AP2KB

Selain rehabilitasi gedung balai penyuluh, terdapat anggaran perjalanan dinas dalam kota sebesar Rp882 juta dan belanja makanan rapat mencapai Rp541 juta.

5. Bagian Umum Setda Kabupaten Pringsewu

Pengeluaran yang dinilai boros meliputi jamuan tamu Rp2,17 miliar, perjalanan dinas biasa Rp2 miliar, serta pemeliharaan kendaraan dinas sebesar Rp1,5 miliar.

Baca Juga:  Miliaran Rupiah Diduga Disalahgunakan, GRADASI Minta Kejati Lampung Bertindak Tegas

6. Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda

LSM menemukan dugaan ketidakwajaran harga pada paket belanja sajadah sebanyak 72 buah senilai Rp180 juta (sekitar Rp2,5 juta per unit), perjalanan dinas luar negeri Rp278 juta, serta sewa mebel dan tenda Rp350 juta.

Dalam pernyataan resminya, LSM meminta Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung segera memanggil dan memeriksa kepala OPD terkait serta pejabat pembuat komitmen (PPK).

“Kami ingin memastikan uang rakyat digunakan sebagaimana mestinya. Jika ditemukan bukti permulaan yang cukup, pihak-pihak yang terlibat harus diproses hukum demi tegaknya supremasi hukum di Kabupaten Pringsewu,” tegas Fery Yulizar.

Aksi massa pada Kamis mendatang diperkirakan akan diikuti puluhan aktivis dari berbagai elemen masyarakat sipil di Lampung.

Berita Terkait

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Buka Puasa Bersama di Mapolda Lampung
Putra Kalianda yang Berkarier sebagai ADC Kombes Rachmat Tri Haryadi
Wagub Lampung Tinjau Perbaikan Jalan di Pringsewu
Kakanwil DJP Bengkulu-Lampung Audiensi dengan Gubernur Lampung
Ketua TP PKK Provinsi Lampung Bagikan 800 Takjil
Pelantikan Pejabat Pemprov Lampung,  Perkuat Sistem Merit dan Pelayanan Publik
Jejak Kepemimpinan Kontroversial di Dinas PU Pesisir Barat Jadi Sorotan
Diduga Dianiaya dan Dikeroyok Sat Pol PP Provinsi Lampung
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:55 WIB

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Buka Puasa Bersama di Mapolda Lampung

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:04 WIB

Putra Kalianda yang Berkarier sebagai ADC Kombes Rachmat Tri Haryadi

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:43 WIB

Wagub Lampung Tinjau Perbaikan Jalan di Pringsewu

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:09 WIB

Kakanwil DJP Bengkulu-Lampung Audiensi dengan Gubernur Lampung

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:03 WIB

Ketua TP PKK Provinsi Lampung Bagikan 800 Takjil

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:00 WIB

Pelantikan Pejabat Pemprov Lampung,  Perkuat Sistem Merit dan Pelayanan Publik

Senin, 23 Februari 2026 - 23:13 WIB

Jejak Kepemimpinan Kontroversial di Dinas PU Pesisir Barat Jadi Sorotan

Senin, 23 Februari 2026 - 21:45 WIB

Diduga Dianiaya dan Dikeroyok Sat Pol PP Provinsi Lampung

Berita Terbaru

Berita

Wagub Lampung Tinjau Perbaikan Jalan di Pringsewu

Selasa, 24 Feb 2026 - 19:43 WIB

Berita

Ketua TP PKK Provinsi Lampung Bagikan 800 Takjil

Selasa, 24 Feb 2026 - 19:03 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x