Miliaran Rupiah Diduga Disalahgunakan, GRADASI Minta Kejati Lampung Bertindak Tegas

Jumat, 10 Oktober 2025 - 00:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AKARPOST.COM – Puluhan aktivis dari Gerakan Rakyat Anti Korupsi untuk Demokrasi (GRADASI) menggelar aksi damai di depan Kejaksaan Tinggi Lampung pada Kamis (9/10/25).

Dalam aksinya, mereka mendesak aparat penegak hukum segera menindaklanjuti dugaan praktik korupsi di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung (DKP) dan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung (DKPTPH).

Wahyu Hidayat, Koordinator Lapangan GRADASI, menyebutkan adanya indikasi kuat penyimpangan anggaran tahun 2024 secara sistematis dan berulang di kedua dinas tersebut.

Baca Juga:  Jaga Keselarasan Penataan Ruang Antarlembaga, Pemprov Lampung Gelar Rapat Pleno Forum Penataan Ruang terkait Raperda RTRW Kabupaten Way Kanan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Praktik korupsi dalam pengelolaan anggaran 2024 di DKP dan DKPTPH memiliki pola yang terstruktur dan berulang, seolah sudah menjadi kebiasaan,” tegas Wahyu saat berorasi.

Hasil investigasi GRADASI mengungkap kejanggalan pada belanja hibah barang untuk badan dan lembaga sosial senilai Rp876,8 juta, yang dikerjakan pihak berinisial BK. Selain itu, ada juga hibah pakan dan benih ikan nila-lele senilai Rp 369 juta oleh CV DLP.

Wahyu menjelaskan bahwa proses penyaluran hibah tersebut diduga tidak transparan. “Kami menduga ada praktik pengkondisian penerima hibah yang sudah ditentukan sejak awal tanpa memperhatikan kredibilitas penerima,” ujarnya.

Baca Juga:  Jabatan RSUDAM, Antara Ujian Baru atau Warisan Lama

GRADASI juga menemukan indikasi ketimpangan dan manipulasi data pada berbagai kegiatan dengan total anggaran Rp8,9 miliar.

Belanja bahan kimia dan pupuk organik: Rp 3,6 miliar (CV LL & CV PSB)

Belanja makanan rapat: Rp 1,03 miliar

Sewa gedung: Rp 932 juta

Belanja hibah jasa: Rp 430 juta

Baca Juga:  LSM LANTANG Akan Gelar Demo Dugaan Penyelewengan Anggaran PUPR Pringsewu 2024

“Uang miliaran hanya untuk makanan rapat itu sangat tidak masuk akal. Kami meminta Kejati Lampung segera memanggil dan memeriksa pihak-pihak terkait,” tambah Wahyu.

GRADASI menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga aparat hukum bertindak transparan dan profesional. Mereka menilai praktik dugaan penyimpangan ini merugikan keuangan negara dan mencederai kepercayaan publik.

Aksi ini diharapkan menjadi tekanan moral bagi aparat penegak hukum untuk bertindak tegas dalam menegakkan supremasi hukum di Provinsi Lampung.

Berita Terkait

Kadisdikbud Lampung Kawal Langsung 79 Siswa SMA Siger, Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah
Marindo Kurniawan Dorong Creative Financing, Buka Peluang Investasi dan Perkuat Ekonomi Lampung
Pengumuman Kehendak Nikah Bentuk Transparansi
Putusan PTUN Jadi Angin Segar bagi Ribuan Pemilik SHM di Sindang Anom
Alasan Untuk Administrasi Anggota Kelompok Tani Dikenakan Biaya Untuk Bantuan Benih Bibit
Eko Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua SMSI Lampung Timur
Wisuda Perdana Universitas Indonesia Mandiri Tahun 2026: Menguatkan Integritas, Inovasi, dan Kolaborasi dalam Era Global
GPN Lampung Paparkan Dugaan Penyalahgunaan Anggaran di Dinas Pertanian Pringsewu
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:36 WIB

Kadisdikbud Lampung Kawal Langsung 79 Siswa SMA Siger, Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:43 WIB

Marindo Kurniawan Dorong Creative Financing, Buka Peluang Investasi dan Perkuat Ekonomi Lampung

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:31 WIB

Pengumuman Kehendak Nikah Bentuk Transparansi

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:39 WIB

Putusan PTUN Jadi Angin Segar bagi Ribuan Pemilik SHM di Sindang Anom

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:06 WIB

Alasan Untuk Administrasi Anggota Kelompok Tani Dikenakan Biaya Untuk Bantuan Benih Bibit

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:42 WIB

GPN Lampung Paparkan Dugaan Penyalahgunaan Anggaran di Dinas Pertanian Pringsewu

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:50 WIB

Marindo Kurniawan: SAKIP Bukan Sekadar Laporan, tetapi Bukti Nyata Kinerja untuk Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:16 WIB

ABPEDNAS dan SUCOFINDO Resmikan Sumur Air Bersih di Aceh Besar

Berita Terbaru

Berita

Pengumuman Kehendak Nikah Bentuk Transparansi

Selasa, 9 Jun 2026 - 15:31 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x