Dugaan Mark-up dan Pemecahan Paket Rp 4,2 Miliar di BPMP Aceh

Jumat, 21 November 2025 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AKARPOST.COM, ACEH – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh diduga melakukan sejumlah kejanggalan dalam pengadaan barang dan jasa. Analisis mendalam Tim Redaksi menemukan indikasi kuat pemecahan paket (pembelahan anggaran) dan penggunaan metode Pengadaan Langsung yang tidak sesuai aturan untuk paket-paket bernilai besar, dengan total mencapai sekitar Rp 4,2 Miliar.

Ironisnya, pihak BPMP Aceh memilih tidak memberikan tanggapan resmi ketika dikonfirmasi, Jum’at 21 November 2025

Data yang dihimpun menunjukkan, dari total seluruh paket, sebanyak 46 paket (72%) menggunakan metode Pengadaan Langsung. Padahal, sesuai peraturan, metode ini seharusnya diperuntukkan bagi pengadaan dengan nilai relatif kecil atau dalam kondisi darurat.

Baca Juga:  Pasutri Bandar Lampung Berujung di Meja Pengadilan: Istri Gugat Cerai Tanpa Bukti Kuat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun dalam praktiknya, banyak paket bernilai besar yang dipecah-pecah sehingga memungkinkan untuk menggunakan metode ini.

Beberapa contoh mencolok yang mengindikasikan pemecahan paket ditemukan pada komponen anggaran berikut:

  1. Komponen Kemitraan (096): Terdiri dari beberapa paket, yaitu Rp 157 juta, Rp 127 juta, Rp 3,2 juta (via Pengadaan Langsung), dan satu paket lain yang “dikecualikan” senilai Rp 1,07 Miliar.
  2. Komponen Perencanaan Berbasis Data (095): Terdiri dari paket senilai Rp 49 juta, Rp 151 juta, dan satu paket “dikecualikan” senilai Rp 560 juta.
  3. Komponen Operasional Kantor (002): Multiple paket dengan total nilai mencapai Rp 1,1 Miliar.
Baca Juga:  Evaluasi Kemendagri: Lampung Masuk Kategori Fiskal Kuat, Realisasi Belanja APBD 2025 Melampaui Rata-Rata Nasional

Temuan lain yang menguatkan dugaan ketidakwajaran adalah pada pengadaan barang/jasa rutin yang nilainya diduga di-mark-up, seperti:

  1. Pemeliharaan Gedung: 6 paket dengan total Rp 625 Juta.
  2. Pemeliharaan Kendaraan: Rp 189 Juta.
  3. Pemeliharaan AC: Rp 51 Juta.
  4. Pemeliharaan CCTV: Rp 88 Juta.

Selain itu, ditemukan pula kegiatan meeting atau rapat yang diduga fiktif atau di-inflasikan (dibesar-besarkan nilainya), seperti Rapat Koordinasi senilai Rp 236 juta, Rp 41 juta, dan Rp 14,7 juta. Total seluruh kegiatan meeting yang tercatat mencapai Rp 1,2 Miliar.

Menanggapi temuan ini, Tim Redaksi telah melakukan konfirmasi kepada Humas BPMP Aceh melalui pesan WhatsApp ke nomor 0811xxxx522. Namun, hingga berita ini diturunkan, tidak ada tanggapan atau klarifikasi resmi yang diberikan oleh institusi tersebut.

Baca Juga:  Hut KE-19 Media Kupas Tuntas Gelar Fun Run, Polda Lampung Dukung Kemajuan Mitra Media

Di sisi lain, BPMP Provinsi Aceh saat ini dipimpin oleh seorang kepala baru yang baru saja dilantik. Momen pergantian kepemimpinan ini diharapkan dapat menjadi titik terang untuk mengusut tuntas dugaan praktik yang diduga melenceng ini.

Harapannya, kepemimpinan yang baru dapat memberikan contoh baik dan mengambil tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang terlibat, guna memulihkan tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan di lembaga penjamin mutu pendidikan tersebut.

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan Anggaran Capai Puluhan Miliar di BPKAD Lampung Selatan
BBWS Mesuji Sekampung Tangani Gulma di Daerah Irigasi Way Rarem
Kapolres Lampung Selatan Terima Penghargaan “Baik” dari Ombudsman RI
Polres Tabalong Tegaskan RS (23) Tewas Akibat Senjata Tajam
Dua Proyek PSDA Lampung Jadi Sorotan GPN
Diduga Langgar Prosedur Penerbitan SKCK, Polres Lampung Dipersoalkan LSM LAKI
Penemuan Mayat Wajah Dilakban di Bandar Lampung
Kapolsek Katibung Pimpin Langsung Patroli Malam dan Sambangi Warga
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:55 WIB

Dugaan Penyelewengan Anggaran Capai Puluhan Miliar di BPKAD Lampung Selatan

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:37 WIB

BBWS Mesuji Sekampung Tangani Gulma di Daerah Irigasi Way Rarem

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:06 WIB

Kapolres Lampung Selatan Terima Penghargaan “Baik” dari Ombudsman RI

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:38 WIB

GRADASI Siap Laporkan Dugaan Korupsi BPTD Lampung ke Kejati dan BPKP

Senin, 9 Februari 2026 - 19:51 WIB

Polres Tabalong Tegaskan RS (23) Tewas Akibat Senjata Tajam

Minggu, 8 Februari 2026 - 15:41 WIB

Diduga Langgar Prosedur Penerbitan SKCK, Polres Lampung Dipersoalkan LSM LAKI

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:14 WIB

Penemuan Mayat Wajah Dilakban di Bandar Lampung

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:05 WIB

Kapolsek Katibung Pimpin Langsung Patroli Malam dan Sambangi Warga

Berita Terbaru

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x