LSM Soroti Janji Walikota terkait Banjir yang Tak Kunjung Usai

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:43 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Wali Kota Bandar Lampung, sorotan tajam justru datang dari kalangan masyarakat sipil. Ketua LSM SIMULASI Lampung, Agung Irawansya, menilai kinerja orang nomor satu di kota tersebut masih jauh dari harapan, terutama dalam penanganan masalah klasik banjir, Jum’at 6 Maret 2026.

Agung menyoroti bahwa persoalan banjir yang terjadi di berbagai titik di Bandar Lampung terus berulang tanpa ada solusi konkret dari pemerintah kota. Padahal, janji untuk membenahi drainase dan infrastruktur kebencanaan kerap digaungkan saat masa kampanye.

“Kami mengevaluasi selama satu tahun ini. Fakta di lapangan, banjir masih menjadi hantu tahunan yang tidak pernah dituntaskan. Sementara anggaran terus mengucur, tapi genangan air masih melumpuhkan aktivitas warga di beberapa kecamatan,” ujar Agung dalam keterangannya, Jumat (6/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pernyataannya, Agung Irawansya juga menyindir gaya kepemimpinan yang dinilainya kurang fokus pada kebutuhan dasar warga.

“Jangan hanya bicara terkait umroh atau seremoni keagamaan yang sifatnya pribadi dan temporer. Tapi selesaikan dulu urusan banjir di mana-mana. Ini kan menyangkut keselamatan dan ekonomi rakyat,” tegasnya.

Pernyataan ini merujuk pada beberapa kegiatan wali kota belakangan ini yang lebih banyak menyita perhatian publik terkait kegiatan keagamaan, sementara di sisi lain, warga di daerah rawan banjir seperti sekitar Way Halim dan Kedaton masih mengeluh saat hujan deras turun.

Menurut catatan LSM SIMULASI, setidaknya ada 15 titik genangan parah yang terjadi dalam setahun terakhir. Agung menduga lemahnya koordinasi antara Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menjadi penyebab utama lambannya respons.

“Harusnya ada peta rawan banjir yang diperbarui dan tindakan preventif, bukan hanya menunggu laporan warga lalu datang terlambat,” imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Humas Pemerintah Kota Bandar Lampung belum memberikan tanggapan resmi terkait kritik pedas dari LSM SIMULASI tersebut. Warga berharap evaluasi satu tahun ini bisa menjadi momentum bagi wali kota untuk membuktikan diri, apakah slogan “Bandar Lampung Maju” benar-benar menyentuh kebutuhan warganya yang paling dasar: bebas dari banjir.

Berita Terkait

Awak Media diblokir? Anggota DPRD Pesawaran Fahmi Fahlevi bahkan PLN Punduh Pidada Memilih Bungkam
LHKPN Devi Arminanto Picu Pertanyaan Publik
Surat Edaran Disdik Lampung 2026, Sekolah Tak Boleh Paksa Orang Tua Beli Seragam
Banyak Kepala Sekolah Berstatus Plt, Disdikbud Lampung Janji Percepat Pengangkatan Definitif
Mantan Kepala Disdik Bandar Lampung Miliki Harta Rp41,2 Miliar, Dinilai Tak Wajar
Sekdaprov Marindo Hadiri Rapat Paripurna DPRD Tahun 2026
Diduga Gunakan Listrik Ilegal, Proyek Koperasi Merah Putih di Pesawaran Disorot GPN Lampung
Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH Muhammad Tohir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:01 WIB

Awak Media diblokir? Anggota DPRD Pesawaran Fahmi Fahlevi bahkan PLN Punduh Pidada Memilih Bungkam

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:22 WIB

LHKPN Devi Arminanto Picu Pertanyaan Publik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:11 WIB

Surat Edaran Disdik Lampung 2026, Sekolah Tak Boleh Paksa Orang Tua Beli Seragam

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:12 WIB

Banyak Kepala Sekolah Berstatus Plt, Disdikbud Lampung Janji Percepat Pengangkatan Definitif

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:42 WIB

Sekdaprov Marindo Hadiri Rapat Paripurna DPRD Tahun 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:44 WIB

Diduga Gunakan Listrik Ilegal, Proyek Koperasi Merah Putih di Pesawaran Disorot GPN Lampung

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:10 WIB

Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH Muhammad Tohir

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:17 WIB

Harta Kekayaan Enda Faksi Jaya Naik Rp104 Juta???

Berita Terbaru

Opini

Uang Rakyat, Sekolah Gratis, Oknum Nakal

Sabtu, 13 Jun 2026 - 18:33 WIB

Berita

LHKPN Devi Arminanto Picu Pertanyaan Publik

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:22 WIB

Exit mobile version