Polsek Gunung Sugih Tangkap Dua Pelaku Pencurian Gabah di Buyut Udik

Minggu, 1 Juni 2025 - 05:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah – pria yang diduga terlibat dalam aksi pencurian gabah di Kampung Buyut Udik, Kecamatan Gunung Sugih, berhasil ditangkap oleh Tim Tekab 308 Presisi Polsek Gunung Sugih.

Kapolsek Gunung Sugih AKP Yudi Kurniawan, mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan korban bernama AS (48), warga Buyut Udik.

Baca Juga:  Kepala BPBD Provinsi Lampung Bungkam dan Blokir WhatsApp Jurnalis Saat Ditanya Soal Temuan BPK Tahun 2025

Peristiwa terjadi pada Kamis dini hari, 22 Mei 2025 sekitar pukul 04.19 WIB. Saat itu korban menyimpan delapan karung gabah padi di garasi rumahnya yang tidak berpagar. Sekitar pukul 05.00 WIB, istri korban bangun untuk salat subuh dan mendapati kondisi garasi berantakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah dicek, enam dari delapan karung gabah telah hilang,” ujar Kapolsek, Sabtu (31/5/25).

Baca Juga:  Pelajar SMP Bandar Lampung Raih Prestasi di Festival Tunas Bahasa Ibu 2025

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian senilai lebih dari Rp3 juta dan segera melapor ke pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan itu, tim langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi pelaku. Pada Rabu, 28 Mei 2025 pukul 14.00 WIB, petugas mendapat informasi keberadaan pelaku di wilayah hukum Polsek Metro Timur.

“Dua pelaku yang ditangkap adalah ML (25) dan HS (29), keduanya warga Kampung Kedaton, Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur,” terang AKP Yudi.

Baca Juga:  Penyelamatan Hutan atau Demi PT Agrinas Palma?

Dengan dukungan dari Tekab 308 Polsek Metro Timur, kedua pelaku berhasil diamankan dan digelandang ke Polsek Gunung Sugih untuk proses hukum lebih lanjut.

“Para pelaku kini ditahan dan dijerat dengan Pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara,” tutup Kapolsek.

Berita Terkait

MTsN 1,2,3 Lampung Utara, Diduga Ada Penyimpangan Anggaran Ratusan Juta
217 Perusahaan Media SMSI Lampung Sepakat Saling Support Pemberitaan di Rakerda 2026
Marindo Tekankan Regulasi dan Pembiayaan dalam Pengembangan Kehutanan Lampung
SMSI, AMSI dan JMSI Lampung Kompak, Gelar Sarasehan dan Luncurkan LAPOR SEKBER
Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta
Opsen PKB 2025 Lampung dan Perbaikan Jalan 2026 Kabupaten/Kota
PMII Pringsewu Gelar Silaturahmi Akbar dan Harlah ke-66, Tegaskan Peran Mahasiswa dalam Demokrasi
Owner Butik Indah di Bandar Lampung Rutin Berbagi Nasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:39 WIB

MTsN 1,2,3 Lampung Utara, Diduga Ada Penyimpangan Anggaran Ratusan Juta

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:16 WIB

217 Perusahaan Media SMSI Lampung Sepakat Saling Support Pemberitaan di Rakerda 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:46 WIB

Marindo Tekankan Regulasi dan Pembiayaan dalam Pengembangan Kehutanan Lampung

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:18 WIB

SMSI, AMSI dan JMSI Lampung Kompak, Gelar Sarasehan dan Luncurkan LAPOR SEKBER

Senin, 4 Mei 2026 - 20:57 WIB

Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta

Senin, 4 Mei 2026 - 20:47 WIB

PMII Pringsewu Gelar Silaturahmi Akbar dan Harlah ke-66, Tegaskan Peran Mahasiswa dalam Demokrasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:30 WIB

Owner Butik Indah di Bandar Lampung Rutin Berbagi Nasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:47 WIB

Marindo Kurniawan Pimpin Rakor Pemanfaatan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional bersama BPS

Berita Terbaru

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x