BBWS Mesuji Sekampung Tangani Gulma di Daerah Irigasi Way Rarem

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AKAR POSTBalai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung Provinsi Lampung, menunjukkan langkah cepat dan terukur dalam menangani pertumbuhan gulma di Daerah Irigasi (DI) Way Rarem. Pada Selasa (10/2/2026), BBWS menurunkan personel lapangan lengkap dengan alat berat excavator untuk melakukan penanganan awal di sejumlah titik saluran irigasi strategis.

Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran aliran air irigasi bagi petani, sekaligus menjaga fungsi jaringan irigasi tetap optimal di tengah meningkatnya aktivitas pertanian.

BBWS Mesuji Sekampung menegaskan bahwa penanganan gulma tersebut bukan semata-mata respons atas keluhan masyarakat, melainkan bagian dari kegiatan operasi dan pemeliharaan (OP) rutin yang telah direncanakan secara teknis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan ini merupakan bagian dari siklus pemeliharaan jaringan irigasi. Jadi bukan bersifat reaktif, tetapi langkah preventif dan berkelanjutan agar fungsi irigasi tetap optimal,” ujar perwakilan BBWS Mesuji Sekampung.

Pendekatan ini dinilai penting untuk mencegah gangguan distribusi air yang dapat berdampak langsung pada produktivitas pertanian.

Baca Juga:  Mobil Dinas Disperindag Waykanan Diduga Disalahgunakan, Terparkir di Penginapan Tengah Malam

BBWS juga meluruskan informasi terkait kewenangan pengelolaan DI Way Rarem. Pada April 2025, Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR telah mendelegasikan pengelolaan jaringan irigasi tersebut kepada Pemerintah Daerah (Provinsi/Kabupaten).

Sebelumnya, pengelolaan DI Way Rarem dilaksanakan melalui skema Tugas Pembantuan Operasi dan Pemeliharaan (TPOP) oleh Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung.

Dalam proses penyerahan kewenangan tersebut, turut dialihkan 64 petugas Operasi dan Pemeliharaan – Penjaga Pintu Air (OP-PPA). Selain itu, BBWS juga menitipkan lima ASN PSDA Provinsi Lampung yang kini bertugas sebagai Kepala Satuan Pelaksana (Satlak) di wilayah Pekurun, Sidomukti, Tatakarya, Dayamurni, dan Pulung Kencana.

BBWS Mesuji Sekampung menjelaskan bahwa pertumbuhan gulma di saluran irigasi merupakan fenomena ekologis yang dapat dijelaskan secara ilmiah. Beberapa faktor utama penyebabnya antara lain:

  1. Aliran air yang relatif lambat
  2. Endapan lumpur di dasar saluran
  3. Tingginya kandungan nutrisi dari limpasan bendungan dan aktivitas pertanian
Baca Juga:  Gelar Sosialisasi, Fatikhatul Khoiriyah Ajak Masyarakat Tanamkan Nilai Kebangsaan

Jenis gulma yang umum ditemukan dan berkembang cepat di saluran irigasi meliputi eceng gondok (Eichhornia crassipes), kiambang (Salvinia molesta), hydrilla (Hydrilla verticillata), serta teki rawa (Cyperus spp.). Gulma-gulma ini memiliki kemampuan berkembang biak sangat cepat sehingga membutuhkan penanganan rutin dan berkelanjutan.

Sepanjang tahun 2025, BBWS Mesuji Sekampung bersama Tim OP telah melaksanakan berbagai kegiatan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi DI Way Rarem. Di antaranya:

  1. Pembersihan gulma dari Intake Bendungan Way Rarem hingga Sipon 8 sepanjang ±7,4 km (Desember 2025)
  2. Normalisasi saluran sekunder Satlak Sidomukti sepanjang 9,8 km
  3. Normalisasi saluran sekunder Satlak Pulung Kencana sepanjang ±7 km
  4. Perbaikan dan peningkatan 6 unit pintu bagi di Satlak Sidomukti
  5. Pembersihan gulma transek Sipon 1–11 sepanjang ±4 km

Langkah-langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga keandalan infrastruktur irigasi strategis di Lampung.

Memasuki tahun 2026, BBWS Mesuji Sekampung merencanakan pembersihan gulma di ruas Tatakarya–Dayamurni sepanjang ±18,4 kilometer. Saat ini, kegiatan tersebut telah memasuki tahap persiapan teknis, meliputi:

  1. Survei dan identifikasi lokasi
  2. Pengukuran volume pekerjaan
  3. Mobilisasi alat berat
  4. Koordinasi serta sosialisasi dengan petani pemakai air (P3A)
Baca Juga:  Pemerintah Tubaba Adakan Kontes Kambing dan Pengukuhan Bolo Ngarit

BBWS juga mengantisipasi sejumlah tantangan lapangan, seperti keterbatasan BBM jenis solar, kesiapan operator dan alat berat excavator long arm, serta potensi persoalan sosial di wilayah pekerjaan.

Menanggapi informasi yang beredar di media sosial, BBWS Mesuji Sekampung menegaskan tidak melarang masyarakat menyampaikan informasi, selama dilakukan secara objektif dan bertanggung jawab.

BBWS menegaskan komitmennya untuk tetap fokus menjalankan tugas pokok dan fungsi, serta mendukung program strategis pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, melalui peningkatan intensitas tanam dan kelancaran distribusi air irigasi.

Respons cepat dan langkah terukur BBWS Mesuji Sekampung dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik, sekaligus memastikan infrastruktur irigasi DI Way Rarem tetap berfungsi optimal bagi petani dan masyarakat luas.

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan Anggaran Capai Puluhan Miliar di BPKAD Lampung Selatan
Kapolres Lampung Selatan Terima Penghargaan “Baik” dari Ombudsman RI
GRADASI Siap Laporkan Dugaan Korupsi BPTD Lampung ke Kejati dan BPKP
Polres Tabalong Tegaskan RS (23) Tewas Akibat Senjata Tajam
Dua Proyek PSDA Lampung Jadi Sorotan GPN
Diduga Langgar Prosedur Penerbitan SKCK, Polres Lampung Dipersoalkan LSM LAKI
Penemuan Mayat Wajah Dilakban di Bandar Lampung
Kapolsek Katibung Pimpin Langsung Patroli Malam dan Sambangi Warga
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:55 WIB

Dugaan Penyelewengan Anggaran Capai Puluhan Miliar di BPKAD Lampung Selatan

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:37 WIB

BBWS Mesuji Sekampung Tangani Gulma di Daerah Irigasi Way Rarem

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:06 WIB

Kapolres Lampung Selatan Terima Penghargaan “Baik” dari Ombudsman RI

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:38 WIB

GRADASI Siap Laporkan Dugaan Korupsi BPTD Lampung ke Kejati dan BPKP

Senin, 9 Februari 2026 - 19:51 WIB

Polres Tabalong Tegaskan RS (23) Tewas Akibat Senjata Tajam

Minggu, 8 Februari 2026 - 15:41 WIB

Diduga Langgar Prosedur Penerbitan SKCK, Polres Lampung Dipersoalkan LSM LAKI

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:14 WIB

Penemuan Mayat Wajah Dilakban di Bandar Lampung

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:05 WIB

Kapolsek Katibung Pimpin Langsung Patroli Malam dan Sambangi Warga

Berita Terbaru

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x