Aspirasi Diabaikan, Gerbang Kejati Lampung Digembok Mahasiswa

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AKSI unjuk rasa yang digelar Koalisi Mahasiswa Lampung Anti Mafia Hukum (KOMPAK) di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung berlangsung memanas, Kamis (23/7/2026). Massa melakukan aksi simbolik dengan menggembok pintu gerbang utama Kejati Lampung sebagai bentuk protes setelah tidak ada perwakilan institusi yang menemui maupun menerima aspirasi para demonstran.

Aksi penggembokan dilakukan di hadapan aparat kepolisian yang mengamankan jalannya demonstrasi. Sejumlah mahasiswa yang mengenakan jas almamater hijau tampak memasang rantai dan gembok pada gerbang kantor Kejati Lampung, sementara peserta aksi lainnya mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam.

Baca Juga:  Potong Tumpeng, Mahasiswa PPL STIT Pringsewu Akhiri Pengabdian di MI Yasmida Ambarawa

Agung Saputra, Koordinator aksi KOMPAK Lampung mengatakan, langkah menggembok gerbang merupakan simbol kekecewaan terhadap sikap Kejati Lampung yang dinilai tidak membuka ruang dialog dengan mahasiswa. Menurutnya, demonstrasi digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi secara damai untuk mendorong penegakan hukum yang dinilai lebih transparan dan akuntabel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasinya, massa turut menyoroti penanganan perkara yang mereka sebut berkaitan dengan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Para demonstran mendesak aparat penegak hukum menunjukkan komitmen terhadap proses hukum yang terbuka, profesional, dan tidak menimbulkan keraguan di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Empat Desa di Lampung Selatan Akan Dialihkan ke Bandar Lampung, Pemprov Siapkan Penyesuaian Wilayah Kota Baru

Pada kesempatan tersebut, KOMPAK Lampung menyampaikan lima tuntutan kepada aparat penegak hukum. Pertama, mendesak agar Febrie Adriansyah segera ditahan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kedua, meminta adanya kepastian mengenai status hukum tanpa menimbulkan kesimpangsiuran informasi kepada publik.

Ketiga, mereka mendorong pengusutan terhadap pihak-pihak lain yang diduga terlibat apabila ditemukan bukti yang cukup dalam proses penyidikan. Keempat, massa meminta evaluasi terhadap tim yang menangani perkara agar proses penegakan hukum berjalan secara profesional, objektif, dan berintegritas.

Baca Juga:  Gelar Sosialisasi, Fatikhatul Khoiriyah Ajak Masyarakat Tanamkan Nilai Kebangsaan

Kelima, mahasiswa mendesak aparat penegak hukum memberikan penjelasan secara transparan mengenai alasan belum dilakukannya penahanan, sehingga tidak memunculkan spekulasi maupun menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Menurut massa aksi, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam menjaga kredibilitas lembaga penegak hukum. Mereka berharap setiap tahapan penanganan perkara disampaikan secara jelas kepada masyarakat sebagai bentuk akuntabilitas publik.

Meski sempat diwarnai aksi simbolik penggembokan gerbang, demonstrasi berlangsung dalam pengamanan aparat kepolisian. Hingga massa membubarkan diri, situasi di sekitar Kantor Kejati Lampung terpantau kondusif.

Berita Terkait

Akun Palsu Catut Nama Sekda Lampung
AMPL Desak Penuntasan Kasus Febrie Adriansyah
Oknum Pegawai BKPSDM Tanggamus Diduga Tipu PNS Janjikan Jabatan Kepsek
Literasi Keuangan Jadi Kunci Hadapi Era Digital
Sikap Firdaus BPBD Lampung Dinilai “Bak Sudah Kebal Hukum
HUT Ke-45 SMA YP Unila, Cetak Generasi Unggul dan Berdaya Saing Global
GPN Soroti Sikap Kepala Diskominfo Bandar Lampung
Kepemimpinan Digital Sekdaprov Marindo Dinilai ASKOMPSI
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:37 WIB

Aspirasi Diabaikan, Gerbang Kejati Lampung Digembok Mahasiswa

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:38 WIB

Akun Palsu Catut Nama Sekda Lampung

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:11 WIB

AMPL Desak Penuntasan Kasus Febrie Adriansyah

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:26 WIB

Oknum Pegawai BKPSDM Tanggamus Diduga Tipu PNS Janjikan Jabatan Kepsek

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:03 WIB

Literasi Keuangan Jadi Kunci Hadapi Era Digital

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:54 WIB

HUT Ke-45 SMA YP Unila, Cetak Generasi Unggul dan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:51 WIB

GPN Soroti Sikap Kepala Diskominfo Bandar Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:42 WIB

Kepemimpinan Digital Sekdaprov Marindo Dinilai ASKOMPSI

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Aspirasi Diabaikan, Gerbang Kejati Lampung Digembok Mahasiswa

Kamis, 23 Jul 2026 - 16:37 WIB

Berita

Akun Palsu Catut Nama Sekda Lampung

Rabu, 22 Jul 2026 - 22:38 WIB

Berita

AMPL Desak Penuntasan Kasus Febrie Adriansyah

Rabu, 22 Jul 2026 - 18:11 WIB

Berita

Literasi Keuangan Jadi Kunci Hadapi Era Digital

Selasa, 21 Jul 2026 - 23:03 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x