Berbekal CCTV, Polisi Ungkap Curat Motor DPRD di Pesawaran

Senin, 6 April 2026 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN – Tim Tekab 308 Presisi Polsek Kedondong, Polres Pesawaran, berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) kendaraan bermotor yang menimpa seorang anggota DPRD di Desa Pekondoh, Kecamatan Way Lima.

Dalam pengungkapan ini, polisi menangkap dua tersangka, salah satunya merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan (curas).

Penangkapan dipimpin langsung Kapolsek Kedondong AKP Bambang Priantoro bersama Kanit Reskrim Ipda Joni Ismet. Kedua pelaku berinisial R (26) dan Z (20) diringkus pada 31 Maret hingga 1 April 2026.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Perluas Akses Pendidikan Global Lewat Program Kelas Migran Vokasi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus curat ini terjadi pada Minggu malam, 15 Maret 2026. Korban berinisial W kehilangan sepeda motor Honda CRF yang terparkir di rumahnya.

Dari hasil penyelidikan dan analisis rekaman CCTV, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku. Tim kemudian melacak keberadaan mereka hingga ke wilayah Kabupaten Tanggamus.

Saat penangkapan, petugas turut menyita sejumlah barang bukti, antara lain:

Baca Juga:  TRIGA Lampung Menilai Kejati Lambat dalam Mengusut Tuntas Beberapa Kasus

1 unit Honda Vario hitam

1 unit Suzuki Satria FU biru

Kunci leter Y dan dua gagang kunci leter T

Magnet pembuka kunci dan lima anak kunci

1 bilah senjata tajam jenis badik

3 unit ponsel dan pakaian pelaku

Kapolsek Kedondong menegaskan bahwa salah satu pelaku merupakan residivis kasus curas.

“Kami tidak akan memberi toleransi terhadap pelaku kejahatan, terutama residivis. Ini bukti keseriusan kami dalam merespons laporan masyarakat,” tegas AKP Bambang Priantoro

Baca Juga:  Aksi di Kejati Berakhir Memanas

Hasil pemeriksaan menunjukkan tersangka R juga terlibat pencurian motor di kawasan kampus UIN Sukarame, Bandar Lampung, serta di wilayah Kedondong bersama pelaku lain yang masih buron (DPO).

Saat ini, kedua tersangka telah diamankan di Mapolsek Kedondong untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.

Berita Terkait

APBD Harus Berdampak Nyata bagi Kesejahteraan Masyarakat
Ketua SMSI Lampung Ingatkan Wartawan Junjung Tinggi Kode Etik Jurnalistik
Marindo Kurniawan Lantik Tiga Pejabat Pemprov Lampung
Suara Rakyat Menggema di Kejati Lampung
Kepala Bappeda Lampung Selatan Beri Jawaban Normatif
Belanja Tak Terduga BPBD Kota Bandar Lampung Disorot 
Destra Yudha Soroti Temuan BPK di Diskominfo Bandar Lampung
Disdikbud Lampung Tindak Lanjuti Temuan BPK soal Dana BOSP
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 16:07 WIB

APBD Harus Berdampak Nyata bagi Kesejahteraan Masyarakat

Senin, 20 Juli 2026 - 15:59 WIB

Ketua SMSI Lampung Ingatkan Wartawan Junjung Tinggi Kode Etik Jurnalistik

Senin, 20 Juli 2026 - 12:44 WIB

Marindo Kurniawan Lantik Tiga Pejabat Pemprov Lampung

Senin, 20 Juli 2026 - 11:50 WIB

Suara Rakyat Menggema di Kejati Lampung

Senin, 20 Juli 2026 - 09:05 WIB

Kepala Bappeda Lampung Selatan Beri Jawaban Normatif

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:46 WIB

Destra Yudha Soroti Temuan BPK di Diskominfo Bandar Lampung

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:19 WIB

Disdikbud Lampung Tindak Lanjuti Temuan BPK soal Dana BOSP

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:28 WIB

Fatihunnajah Dinilai Hindari Substansi Konfirmasi

Berita Terbaru

Berita

APBD Harus Berdampak Nyata bagi Kesejahteraan Masyarakat

Senin, 20 Jul 2026 - 16:07 WIB

Berita

Marindo Kurniawan Lantik Tiga Pejabat Pemprov Lampung

Senin, 20 Jul 2026 - 12:44 WIB

Berita

Suara Rakyat Menggema di Kejati Lampung

Senin, 20 Jul 2026 - 11:50 WIB

Berita

Kepala Bappeda Lampung Selatan Beri Jawaban Normatif

Senin, 20 Jul 2026 - 09:05 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x