DKPP Pesisir Barat Gelar Gropyokan Wereng, Lindungi Padi Petani dari Ancaman Gagal Panen

Selasa, 9 September 2025 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat, Akarpost.com Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pesisir Barat melaksanakan gerakan terpadu pengendalian hama Wereng Batang Coklat (WBC) melalui kegiatan “Gropyokan WBC”. Aksi massal ini dipusatkan di area persawahan Desa Gunung Kemala Induk, Senin (8/9/2025), dengan melakukan penyemprotan pestisida secara serentak.

Gerakan tersebut merupakan langkah nyata pemerintah daerah untuk melindungi tanaman padi dari ancaman hama berbahaya yang berpotensi menurunkan hasil panen hingga gagal total. Metode gropyokan dinilai efektif karena dilakukan secara serentak sehingga mampu memutus siklus hidup WBC dan menekan penyebarannya.

Baca Juga:  Jaga Kondusifitas dan Kerukunan, Pemprov Lampung Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Kepala DKPP Kabupaten Pesisir Barat, Unzir, S.P., yang hadir langsung di lokasi, menegaskan pentingnya pengendalian hama terpadu ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hama Wereng Batang Coklat sangat berbahaya karena tidak hanya menghisap cairan tanaman padi, tetapi juga menjadi vektor virus kerdil hampa dan kerdil rumput. Jika tidak dikendalikan, bisa menyebabkan puso atau gagal panen. Melalui Gropyokan WBC ini, kita ingin menekan populasi hama secara massal dan mencegah kerugian besar bagi petani,” ungkap Unzir.

Baca Juga:  Pemerintah Tubaba Adakan Kontes Kambing dan Pengukuhan Bolo Ngarit

Menurutnya, pendekatan serentak dan terkoordinir penting agar hama tidak bermigrasi ke lahan sawah lain. Dengan begitu, efektivitas pengendalian dapat lebih maksimal.

Langkah intervensi ini disambut positif oleh para petani. Mereka mengaku optimis dengan adanya dukungan pemerintah melalui program Gropyokan WBC.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Siapkan Rp150 Miliar untuk THR ASN 2026

“Kami berterima kasih kepada DKPP. Dengan adanya gerakan ini, kami lebih terbantu dan optimis hasil panen bisa terhindar dari hama,” ujar perwakilan petani Desa Gunung Kemala Induk.

DKPP berharap kegiatan Gropyokan WBC dapat menjadi model pengendalian hama padi di desa-desa lain di Kabupaten Pesisir Barat. Upaya ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Berita Terkait

Marindo Kurniawan Pimpin Rakor Pemanfaatan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional bersama BPS
Marindo Kurniawan Tinjau pembangunan Sekolah Rakyat di Kawasan Kota Baru
Pemprov Lampung dan Ombudsman RI Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik
Pemprov Lampung Percepat Pembangunan Perumahan Jelang Kunjungan Menteri PKP Mei 2026
Aset Rp19 Triliun Jadi Andalan, Pemprov Lampung Genjot Pendapatan Daerah
Sekdaprov Marindo Kurniawan Paparkan Penguatan Transformasi Ekonomi Daerah
Pemprov Lampung Buka Seleksi Paskibraka 2026 Tingkat Provinsi dan Nasional
Peringatan Hari Otonomi Daerah 2026, Sekda Provinsi Lampung Sampaikan Amanat Mendagri Tito Karnavian
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:39 WIB

MTsN 1,2,3 Lampung Utara, Diduga Ada Penyimpangan Anggaran Ratusan Juta

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:16 WIB

217 Perusahaan Media SMSI Lampung Sepakat Saling Support Pemberitaan di Rakerda 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:46 WIB

Marindo Tekankan Regulasi dan Pembiayaan dalam Pengembangan Kehutanan Lampung

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:18 WIB

SMSI, AMSI dan JMSI Lampung Kompak, Gelar Sarasehan dan Luncurkan LAPOR SEKBER

Senin, 4 Mei 2026 - 20:57 WIB

Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta

Senin, 4 Mei 2026 - 20:47 WIB

PMII Pringsewu Gelar Silaturahmi Akbar dan Harlah ke-66, Tegaskan Peran Mahasiswa dalam Demokrasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:30 WIB

Owner Butik Indah di Bandar Lampung Rutin Berbagi Nasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:47 WIB

Marindo Kurniawan Pimpin Rakor Pemanfaatan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional bersama BPS

Berita Terbaru

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x