Sekdaprov Marindo Kurniawan Paparkan Penguatan Transformasi Ekonomi Daerah

Selasa, 28 April 2026 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran – Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong penguatan transformasi ekonomi daerah melalui hilirisasi komoditas strategis sebagai upaya meningkatkan nilai tambah, daya saing, dan ketahanan ekonomi daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan saat menjadi keynote speaker pada Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi (LPP) Semester I 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia di Marriott Resort Pesawaran, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Perspektif Pemerintah Provinsi Lampung terhadap Hilirisasi Komoditas Strategis” tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, pelaku usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong transformasi ekonomi Lampung yang bernilai tambah, terintegrasi, dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Bimo Epyanto menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari fungsi Bank Indonesia sebagai mitra strategis pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, dalam menjalankan fungsi strategic advisory guna mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan daerah.

Baca Juga:  Peringatan Hari Otonomi Daerah 2026, Sekda Provinsi Lampung Sampaikan Amanat Mendagri Tito Karnavian

“Melalui forum ini, kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama memberikan kontribusi terbaik bagi perekonomian daerah, sekaligus memperkuat pemahaman mengenai kondisi ekonomi Provinsi Lampung saat ini maupun prospeknya ke depan,” ujarnya.

Dalam paparannya, Sekdaprov Marindo Kurniawan menyampaikan bahwa kondisi ekonomi Lampung menunjukkan kinerja positif. Pertumbuhan ekonomi tahun 2025 tercatat sebesar 5,28%, melampaui rata-rata nasional dan meningkat dibanding tahun sebelumnya sebesar 4,57%. Capaian tersebut terutama ditopang sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

Selain pertumbuhan yang terjaga, Provinsi Lampung juga mencatat inflasi yang terkendali di kisaran 2,5%, tingkat pengangguran sebesar 4,14%, serta penurunan angka kemiskinan menjadi satu digit, yakni 9,6%.

Menurut Marindo, capaian tersebut menjadi modal penting, namun sekaligus menegaskan perlunya transformasi ekonomi agar Lampung tidak hanya bertumpu pada sektor primer, tetapi mampu mengembangkan nilai tambah melalui hilirisasi.

“Sektor pertanian harus beranjak dari sekadar penyedia bahan baku menjadi penggerak industri hilirisasi yang memberikan nilai tambah lebih besar. Yang kita dorong adalah transformasi dari pertanian tradisional menuju pertanian modern, karena di situlah ruang pertumbuhan ekonomi baru dapat dibangun,” ujar Marindo.

Baca Juga:  Kenaikan Tarif Tol Lampung Di Tengah Luka Ekonomi Rakyat

Ia menjelaskan, salah satu tantangan utama ekonomi Lampung saat ini adalah masih besarnya porsi komoditas yang dijual dalam bentuk bahan mentah atau setengah jadi, sehingga nilai tambah lebih banyak dinikmati di luar daerah. Karena itu, hilirisasi dipandang sebagai strategi untuk memperkuat daya saing sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam konteks tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung mendorong hilirisasi berbasis desa melalui program unggulan Desaku Maju, yang dirancang sebagai ekosistem ekonomi desa dari hulu hingga hilir.

Program tersebut mencakup penyediaan pupuk hayati cair di ribuan titik, bantuan dryer pertanian untuk sentra produksi, penguatan vokasi dan kapasitas sumber daya manusia desa, hingga pembangunan jalan desa untuk mendukung distribusi dan efisiensi rantai pasok komoditas.

Menurut Marindo, pendekatan ini menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sekaligus memastikan manfaat hilirisasi dapat langsung dirasakan masyarakat.

Baca Juga:  Gembok Lampung Soroti Proyek Dinas Pendidikan Way Kanan, terkait Buruknya Kualitas Proyek

“Kalau ekonomi Lampung ingin tumbuh kuat, maka desa harus tumbuh. Karena itu kita memastikan ekonomi bertumbuh dari desa, tidak hanya bertumpu pada pusat-pusat produksi. Hilirisasi harus menghadirkan nilai tambah yang tinggal di desa dan dinikmati petani kita,” tegasnya.

Ia juga mencontohkan inovasi hilirisasi yang mulai berkembang di sejumlah daerah, seperti pengolahan singkong menjadi tepung mocaf di Pringsewu, serta penguatan model bisnis komoditas strategis yang dapat direplikasi melalui kolaborasi lintas kabupaten/kota.

Marindo turut mengapresiasi peran Bank Indonesia yang selama ini intensif mendampingi pemerintah daerah dan masyarakat dalam menginisiasi pengembangan model bisnis serta integrasi ekonomi komoditas di Provinsi Lampung.

Dengan kolaborasi yang erat dan langkah yang terarah, Provinsi Lampung patut optimistis mampu menjadi daerah yang tidak hanya kuat sebagai produsen komoditas, tetapi juga unggul dalam pengolahan dan distribusi, serta berkontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan nasional.

Berita Terkait

MBG Jadi Peluang Besar UMKM dan Petani, DPRD Lampung Siap Bersinergi dengan Sekber
Sekdaprov Marindo: Tegaskan Lampung Perkuat Ketahanan Wilayah
PW PERGUNU LAMPUNG DAN KANWIL KEMENAG LAMPUNG TANDATANGANI MoU: SINERGI PERKUAT PENDIDIKAN, PENELITIAN, DAN ADVOKASI GURU
Dugaan Mark-Up dan Rekayasa Pengadaan Cendera Mata di Setda Bandar Lampung
Dugaan Penyimpangan Dana BTT Rp21,5 Miliar di BPBD Kota Bandar Lampung
Sekdaprov Lampung Dukung Penuh Percepatan Koperasi Desa Merah Putih
Gubernur Mirza Kembangkan Strategi Besar Ekonomi Berbasis Pariwisata
RAKERDA Gerakan Pramuka Lampung Tahun 2026
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:43 WIB

Sekdaprov Marindo: Tegaskan Lampung Perkuat Ketahanan Wilayah

Senin, 18 Mei 2026 - 21:51 WIB

STIT Pringsewu Gelar Seminar Pendidikan Berbasis Al-Qur’an

Senin, 18 Mei 2026 - 21:41 WIB

PW PERGUNU LAMPUNG DAN KANWIL KEMENAG LAMPUNG TANDATANGANI MoU: SINERGI PERKUAT PENDIDIKAN, PENELITIAN, DAN ADVOKASI GURU

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:18 WIB

Sekdaprov Lampung Dukung Penuh Percepatan Koperasi Desa Merah Putih

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:12 WIB

Gubernur Mirza Kembangkan Strategi Besar Ekonomi Berbasis Pariwisata

Kamis, 30 April 2026 - 18:22 WIB

LSM Trinusa Laporkan Dua Sekolah di Lampung Selatan ke Kejaksaan Negeri

Rabu, 29 April 2026 - 20:49 WIB

Marindo Kurniawan Tinjau pembangunan Sekolah Rakyat di Kawasan Kota Baru

Rabu, 29 April 2026 - 17:17 WIB

Pemprov Lampung dan Ombudsman RI Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Pendidikan

STIT Pringsewu Gelar Seminar Pendidikan Berbasis Al-Qur’an

Senin, 18 Mei 2026 - 21:51 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x