Jadi Keynote Speaker Talkshow Kawasan Industri Halal, Wagub Jihan Nurlela Menilai Lampung Berpotensi sebagai Kiblat Pengembangan Produk Halal Dunia

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menjadi keynote speaker pada acara Talkshow Kawasan Industri Halal bertema “Akselerasi Kawasan Industri Halal: Mewujudkan Lampung sebagai Pusat Produksi Halal Berkualitas”, yang digelar di Gedung Pusiban, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Jumat (30/1/2026).

Dalam sambutannya, Jihan Nurlela menyampaikan bahwa kesadaran masyarakat Muslim terhadap konsumsi produk halal terus meningkat, seiring dengan besarnya populasi Muslim dunia yang mencapai sekitar 2,1 miliar jiwa atau lebih dari 28 persen populasi global. Di Indonesia sendiri, jumlah penduduk Muslim mencapai sekitar 250 juta jiwa atau sekitar 11 persen dari populasi Muslim dunia.

“Ini merupakan peluang besar bagi Indonesia, termasuk Provinsi Lampung, untuk menjadi kiblat pengembangan produk halal dunia,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, Provinsi Lampung memiliki karakteristik yang sangat potensial karena lebih dari 93 persen penduduknya beragama Islam. Kondisi tersebut menjadikan Lampung bukan hanya pasar yang besar, tetapi juga memiliki peluang besar untuk naik kelas sebagai produsen utama industri halal nasional bahkan global.

Baca Juga:  Bandar Lampung Tuan Rumah APEKSI Outlook 2025

“Pertanyaannya sederhana, apakah kita ingin selamanya hanya menjadi pasar, atau naik kelas menjadi produsen utama?” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa saat ini industri halal di Indonesia masih didominasi oleh sektor makanan dan minuman. Namun, hal tersebut justru menjadi pintu masuk terbesar dalam pengembangan industri halal karena sektor pangan memiliki potensi ekonomi yang sangat besar.

Lanjut, Wagub Jihan juga menyoroti pentingnya sertifikasi halal sebagai salah satu kunci utama ekosistem halal.
“Sertifikasi halal bukan ancaman bagi UMKM, melainkan peluang besar untuk meningkatkan daya saing dan kepercayaan pasar,” katanya.

Pemerintah Provinsi Lampung juga menyambut baik kehadiran Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPJPH di Lampung sebagai langkah strategis dalam mempercepat penguatan ekosistem halal di daerah.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mengubah pola pikir dari sekadar pasar besar menjadi produsen besar, dari penonton menjadi pemain utama, dan dari pengikut menjadi penentu arah.

Baca Juga:  Sukron Hadi: Kecam Pendekar Pagar Nusa Wajib Berpedoman Pada PD/PRT & PO

“Jika fondasi ini kita bangun bersama dengan serius dan berintegritas, insya Allah Lampung tidak hanya dikenal sebagai lumbung pangan, tetapi juga sebagai pusat produksi halal berkualitas yang membanggakan Indonesia di mata dunia,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI, Ahmad Haikal Hasan, menyampaikan pandangan strategis mengenai peran halal sebagai mesin pertumbuhan ekonomi nasional.

Haikal Hasan menegaskan bahwa halal tidak boleh dipandang semata sebagai isu keagamaan, melainkan sebagai instrumen ekonomi modern yang bersifat universal.

“Halal adalah growth economic engine. Negara-negara besar yang hari ini menjadi produsen halal dunia tumbuh karena mereka masuk ke industri halal lebih dulu,” tegasnya.

Haikal Hasan juga menyoroti kontribusi industri halal terhadap perekonomian nasional. Berdasarkan berbagai riset, sektor halal berkontribusi sekitar 26 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, mencakup makanan dan minuman, obat-obatan, kosmetik, barang gunaan, hingga fesyen.

Baca Juga:  Pemkab Pesibar Resmi Lantik 943 PPPK, Penandatanganan Kontrak Dilakukan dalam Dua Sesi

“Nilai ekonomi industri halal sangat besar. Mulai dari pangan, farmasi, kosmetik, hingga tekstil dan fesyen,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa sertifikasi halal harus dipandang sebagai sarana peningkatan kualitas, kebersihan, kesehatan, dan kepercayaan konsumen, bukan sebagai beban bagi pelaku usaha, khususnya UMKM.

“Halal itu bukan hanya soal kepatuhan, tapi juga soal customer satisfaction dan customer loyalty. Halal adalah simbol kebersihan, kualitas, dan kenyamanan,” jelasnya.

Haikal juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat ekosistem halal, termasuk dengan hadirnya Unit Pelaksana Teknis BPJPH di daerah sebagai percepatan layanan sertifikasi halal.

“Halal adalah peradaban modern dan gaya hidup global. Kalau kita mau Indonesia berdaulat secara ekonomi, halal harus menjadi bagian dari strategi utama pembangunan,” tegasnya. (red)

Berita Terkait

GRADASI Siap Laporkan Dugaan Korupsi BPTD Lampung ke Kejati dan BPKP
Polres Tabalong Tegaskan RS (23) Tewas Akibat Senjata Tajam
Dua Proyek PSDA Lampung Jadi Sorotan GPN
Diduga Langgar Prosedur Penerbitan SKCK, Polres Lampung Dipersoalkan LSM LAKI
Penemuan Mayat Wajah Dilakban di Bandar Lampung
Kapolsek Katibung Pimpin Langsung Patroli Malam dan Sambangi Warga
Ketum SMSI Pusat Resmikan Monumen Media Siber 
PWI Kabupaten Lamtim Tidak Berhak Memecat Anggota

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 19:51 WIB

Polres Tabalong Tegaskan RS (23) Tewas Akibat Senjata Tajam

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:05 WIB

Dua Proyek PSDA Lampung Jadi Sorotan GPN

Minggu, 8 Februari 2026 - 15:41 WIB

Diduga Langgar Prosedur Penerbitan SKCK, Polres Lampung Dipersoalkan LSM LAKI

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:14 WIB

Penemuan Mayat Wajah Dilakban di Bandar Lampung

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:39 WIB

Ketum SMSI Pusat Resmikan Monumen Media Siber 

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:22 WIB

PWI Kabupaten Lamtim Tidak Berhak Memecat Anggota

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:38 WIB

Kepala BPKAD Pringsewu Wujudkan Lingkungan Kerja Nyaman dan Maksimalkan Kinerja

Kamis, 5 Februari 2026 - 23:48 WIB

Pengacara Eggi Sudjana Dilaporkan ke Polres Lampung Utara

Berita Terbaru

Berita

Dua Proyek PSDA Lampung Jadi Sorotan GPN

Minggu, 8 Feb 2026 - 19:05 WIB

Bandar Lampung

Penemuan Mayat Wajah Dilakban di Bandar Lampung

Sabtu, 7 Feb 2026 - 19:14 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x