Pemprov Lampung Siapkan Strategi Konsolidasi Harga Pengadaan Barang Tahun Anggaran 2026

Senin, 22 Desember 2025 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung — Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Provinsi Lampung, Bani Ispriyanto, mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, menjadi pembina apel mingguan di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Senin (22/12/2025).

Dalam apel tersebut, Bani Ispriyanto membacakan sambutan tertulis Gubernur Lampung yang menegaskan pentingnya peran pengadaan barang dan jasa pemerintah dalam mendukung pelaksanaan pembangunan nasional serta mendorong pertumbuhan perekonomian pusat dan daerah.

Gubernur menekankan bahwa pengadaan barang dan jasa pemerintah harus memberikan nilai manfaat sebesar-besarnya atau value for money. Selain itu, kebijakan pengadaan juga diharapkan mampu meningkatkan penggunaan produk dalam negeri serta memperkuat peran pelaku usaha kecil.

Baca Juga:  Sekdaprov Lampung Raih Penghargaan Nasional Digital Leadership Government Award 2025, Lampung Masuk 5 Besar

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengadaan barang dan jasa harus mampu meningkatkan peran Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Gubernur.

Sebagai tindak lanjut kebijakan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung pada tahun anggaran 2026 akan menerapkan strategi konsolidasi harga dalam pengadaan kertas HVS. Konsolidasi ini mencakup kertas ukuran A3, A4, dan F4 dengan gramasi 70 hingga 80 gram.

Baca Juga:  Pembukaan Rakorda Baznas Lampung, Dorong Penguatan Peran Zakat sebagai Instrumen Kesejahteraan Masyarakat

Melalui strategi tersebut, seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung akan memperoleh harga pembelian yang seragam. Pengadaan dilakukan melalui penyedia elektronik yang telah tercantum dalam kontrak payung pemerintah daerah.

Gubernur menjelaskan, kebijakan konsolidasi harga sejalan dengan upaya efisiensi belanja daerah. Selama ini, kerap ditemukan perbedaan harga kertas HVS antarperangkat daerah, meskipun spesifikasi dan mereknya sama.

Baca Juga:  Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Apresiasi Pendekatan Seni dan Budaya Lokal yang Dilakukan Kodam XXI/Radin Inten dalam Mempererat Hubungan antara TNI dan Masyarakat

“Upaya konsolidasi harga ini sangat relevan dengan semangat efisiensi anggaran belanja daerah,” jelasnya.

Mengakhiri sambutan, Gubernur Lampung mengajak seluruh aparatur sipil negara untuk menjadikan pekerjaan sebagai bentuk ibadah dan pengabdian kepada daerah. ASN diminta terus berkontribusi secara nyata bagi kemajuan Provinsi Lampung.

“Mari kita terus menyala dengan semangat pengabdian, menjadikan Lampung semakin maju, harmonis, dan penuh keberkahan,” pungkasnya. (red)

Berita Terkait

Sekdaprov Marindo Hadiri Rapat Paripurna DPRD Tahun 2026
Putusan PTUN Jadi Angin Segar bagi Ribuan Pemilik SHM di Sindang Anom
Wisuda Perdana Universitas Indonesia Mandiri Tahun 2026: Menguatkan Integritas, Inovasi, dan Kolaborasi dalam Era Global
Sengkarut LHKPN Pejabat Pringsewu: Jabatan Berubah Drastis dan Nilai Harta Menyusut Tak Wajar
Marindo Kurniawan: SAKIP Bukan Sekadar Laporan, tetapi Bukti Nyata Kinerja untuk Masyarakat
Pancasila Fondasi Perdamaian Dunia, Pemprov Lampung Ajak Masyarakat Rawat Persatuan
Gubernur Mirza, Apresiasi Pansus DPRD atas Pendalaman Substansi LKPJ Tahun Anggaran 2025
Gubernur Mirza Pimpin High Level Meeting, Optimalkan PAD dan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:01 WIB

Awak Media diblokir? Anggota DPRD Pesawaran Fahmi Fahlevi bahkan PLN Punduh Pidada Memilih Bungkam

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:22 WIB

LHKPN Devi Arminanto Picu Pertanyaan Publik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:11 WIB

Surat Edaran Disdik Lampung 2026, Sekolah Tak Boleh Paksa Orang Tua Beli Seragam

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:12 WIB

Banyak Kepala Sekolah Berstatus Plt, Disdikbud Lampung Janji Percepat Pengangkatan Definitif

Sabtu, 13 Juni 2026 - 05:39 WIB

Mantan Kepala Disdik Bandar Lampung Miliki Harta Rp41,2 Miliar, Dinilai Tak Wajar

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:44 WIB

Diduga Gunakan Listrik Ilegal, Proyek Koperasi Merah Putih di Pesawaran Disorot GPN Lampung

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:10 WIB

Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH Muhammad Tohir

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:17 WIB

Harta Kekayaan Enda Faksi Jaya Naik Rp104 Juta???

Berita Terbaru

Berita

LHKPN Devi Arminanto Picu Pertanyaan Publik

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:22 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x