Gubernur Tekankan Integritas dan Profesionalisme Jurnalis di Era Digital

Kamis, 11 Desember 2025 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung — “Kompetensi bukan hanya kemampuan teknis, tetapi juga sikap, etika, dan kepatuhan terhadap nilai-nilai profesi. Semua profesi memiliki kode etik, dan pada profesi wartawan, kepekaan moral serta integritas sangat menentukan kepercayaan publik,” ujar Kadis Kominfotik Provinsi Lampung.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo saat mewakili Gubernur Lampung pada Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Provinsi Lampung Angkatan XXXVII, Kamis (11/12/2025) di Balai Wartawan Hi. Sofian Akhmad.

Kegiatan ini diinisiasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung bekerja sama dengan Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatera (PHE OSES).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang disampaikan Kadis Kominfotik menegaskan bahwa kompetensi wartawan merupakan pilar penting dalam menjaga kredibilitas informasi di tengah derasnya arus digital.

Baca Juga:  DPP ABR-Indonesia dan Universitas Saburai Gelar Audiensi Kerjasama Pelatihan Paralegal

Di era digital ketika seluruh jejak komunikasi terekam dan dapat dianalisis kembali, wartawan dituntut semakin berhati-hati dalam memilih diksi, memverifikasi data, serta memahami sensitivitas keberagaman masyarakat Indonesia.

“Keberagaman adalah kekuatan bangsa. Wartawan harus mampu menjaga harmoni sosial melalui informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan. Kepercayaan publik terhadap media akan memengaruhi kualitas pembangunan daerah,” tegasnya.

Pemprov Lampung berharap UKW menjadi ruang refleksi bagi wartawan untuk memperkuat integritas dalam menyajikan informasi dan turut menjaga stabilitas sosial demi mendukung percepatan pembangunan Lampung.

Wakil Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Iskandar Zulkarnain, dalam sambutannya menekankan bahwa integritas jurnalis kini diuji lebih kuat akibat keberadaan kecerdasan buatan (AI).

“Di era AI, mudah bagi siapa pun menyalin atau memodifikasi tulisan. Dalam UKW, akan terlihat apakah karya jurnalis benar-benar lahir dari kemampuan profesional atau sekadar hasil tiruan. Dewan Pers dapat menyatakan tidak lulus jika ditemukan pelanggaran,” ujarnya.

Baca Juga:  Gubernur Lampung Ajak Kader PMII Jaga Kebangsaan dan Dukung Penguatan Ekonomi Desa

Ia mengingatkan bahwa UKW bukan sekadar formalitas melainkan sarana menjaga profesionalitas, komitmen terhadap organisasi, serta kesetiaan pada bangsa dan negara.

“Jurnalis berkompeten akan mampu membedakan informasi yang layak dikonsumsi publik, informasi yang harus diverifikasi, dan konten yang berpotensi merusak bangsa. Di situlah fungsi kontrol sosial pers bekerja,” katanya.

Manajer Area 2 PHE OSES menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara perusahaan dan PWI Provinsi Lampung dalam penyelenggaraan UKW.

“Kami mendukung peningkatan kompetensi wartawan karena pers memiliki peran penting dalam membangun ekosistem informasi yang sehat. Sinergi ini sejalan dengan komitmen PHE OSES yang telah beroperasi sejak 1970 dan terus berkontribusi bagi pembangunan daerah,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Perkuat Sinergi dengan KORMI untuk Memasalkan Olahraga Masyarakat dan Mendorong Pola Hidup Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

Ketua PWI Provinsi Lampung, Wirahadikusumah dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Lampung merupakan provinsi dengan jumlah anggota PWI terbesar di Indonesia.

“Ini menunjukkan dinamika dan semangat besar teman-teman jurnalis di Lampung. Karena itu, peningkatan kompetensi menjadi prioritas kami, dan UKW merupakan upaya terus menerus untuk meningkatkan profesionalisme,” ujarnya.

Ketua PWI Lampung juga menekankan pentingnya adaptasi wartawan terhadap teknologi digital tanpa mengesampingkan integritas dan empati dalam proses pemberitaan.

“AI adalah alat bantu, bukan pengganti nilai kemanusiaan. Penulisan berita tetap membutuhkan kejujuran, sensitivitas, dan tanggung jawab yang hanya dimiliki manusia,” tegasnya. (red)

Berita Terkait

GRADASI Siap Laporkan Dugaan Korupsi BPTD Lampung ke Kejati dan BPKP
Polres Tabalong Tegaskan RS (23) Tewas Akibat Senjata Tajam
Dua Proyek PSDA Lampung Jadi Sorotan GPN
Diduga Langgar Prosedur Penerbitan SKCK, Polres Lampung Dipersoalkan LSM LAKI
Penemuan Mayat Wajah Dilakban di Bandar Lampung
Kapolsek Katibung Pimpin Langsung Patroli Malam dan Sambangi Warga
Ketum SMSI Pusat Resmikan Monumen Media Siber 
PWI Kabupaten Lamtim Tidak Berhak Memecat Anggota

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 19:51 WIB

Polres Tabalong Tegaskan RS (23) Tewas Akibat Senjata Tajam

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:05 WIB

Dua Proyek PSDA Lampung Jadi Sorotan GPN

Minggu, 8 Februari 2026 - 15:41 WIB

Diduga Langgar Prosedur Penerbitan SKCK, Polres Lampung Dipersoalkan LSM LAKI

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:14 WIB

Penemuan Mayat Wajah Dilakban di Bandar Lampung

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:39 WIB

Ketum SMSI Pusat Resmikan Monumen Media Siber 

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:22 WIB

PWI Kabupaten Lamtim Tidak Berhak Memecat Anggota

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:38 WIB

Kepala BPKAD Pringsewu Wujudkan Lingkungan Kerja Nyaman dan Maksimalkan Kinerja

Kamis, 5 Februari 2026 - 23:48 WIB

Pengacara Eggi Sudjana Dilaporkan ke Polres Lampung Utara

Berita Terbaru

Berita

Dua Proyek PSDA Lampung Jadi Sorotan GPN

Minggu, 8 Feb 2026 - 19:05 WIB

Bandar Lampung

Penemuan Mayat Wajah Dilakban di Bandar Lampung

Sabtu, 7 Feb 2026 - 19:14 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x