GPN Lampung Usut Dugaan Penyalahgunaan Anggaran di Dinas Pertanian Pringsewu

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRINGSEWU – Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Provinsi Lampung memaparkan sejumlah temuan terkait dugaan penyalahgunaan anggaran Tahun 2025 di Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu. Temuan tersebut berkaitan dengan pengadaan sperma sapi (spermatozoa) yang dilakukan selama empat tahun berturut-turut tanpa adanya indukan sapi betina sebagai objek inseminasi buatan (IB), Rabu 25 Februari 2026.

Ketua GPN Provinsi Lampung menyampaikan bahwa pengadaan sperma sapi tercatat berlangsung sejak tahun 2022 hingga 2025. Namun, berdasarkan hasil investigasi lapangan dan konfirmasi kepada pihak dinas, tidak ditemukan adanya indukan sapi milik Dinas Pertanian yang digunakan sebagai sarana penerima inseminasi buatan.

Baca Juga:  GPN Lampung Soroti WC Sekolah TA 2025 yang Tak Bisa Dipakai: Indikasi "Dump Spending"?

Berdasarkan data yang dihimpun GPN, belanja sperma sapi dilakukan secara rutin setiap tahun dengan rincian sebagai berikut:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tahun 2022: Rp 30.000.000

Tahun 2023: Rp 22.500.000

Tahun 2024: Rp 59.850.000 (2 tahap pengadaan)

Tahun 2025: Rp 22.500.000

Total nilai anggaran selama empat tahun tersebut mencapai Rp 134.850.000.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu, Muhammad Maryanto, disebut belum memberikan tanggapan atas pertanyaan yang diajukan awak media.

GPN menilai pengadaan tersebut patut dipertanyakan, mengingat tidak adanya indukan sapi betina yang dikelola langsung oleh dinas sebagai objek pelaksanaan inseminasi buatan.

Baca Juga:  Gubernur Lampung Lepas 139 Atlet Korpri untuk Pornas XVII 2025 di Palembang

Program inseminasi buatan (IB) sejatinya bertujuan meningkatkan populasi dan kualitas genetik ternak sapi. Namun, menurut GPN, efektivitas program tersebut menjadi diragukan apabila tidak didukung oleh ketersediaan indukan sapi sebagai penerima sperma.

“Bagaimana mungkin pengadaan sperma sapi dilakukan setiap tahun, sementara tidak ada indukan sapi yang dikelola dinas sebagai objek IB? Ini menjadi tanda tanya besar,” ujar perwakilan GPN.

GPN meminta transparansi dan klarifikasi resmi dari Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu terkait mekanisme distribusi, penggunaan, serta pertanggungjawaban anggaran tersebut.

Atas temuan tersebut, GPN Provinsi Lampung mendesak agar dilakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan anggaran di Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu, khususnya terkait pengadaan sperma sapi tahun anggaran 2022–2025.

Baca Juga:  Jabatan RSUDAM, Antara Ujian Baru atau Warisan Lama

GPN juga membuka kemungkinan untuk melaporkan dugaan tersebut kepada aparat penegak hukum apabila ditemukan indikasi pelanggaran atau kerugian keuangan negara.

“Anggaran negara harus digunakan secara efektif, transparan, dan tepat sasaran. Jika tidak sesuai peruntukannya, maka harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Kasus dugaan penyalahgunaan anggaran ini diharapkan menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Pringsewu. Transparansi dalam pengelolaan anggaran sektor pertanian dinilai sangat penting demi menjaga kepercayaan publik serta memastikan program peningkatan produksi ternak berjalan optimal dan tepat sasaran.

Berita Terkait

LSM SIMULASI Laporkan Dugaan Korupsi di Lima OPD Kabupaten Way Kanan ke Kejaksaan
Sekda Marindo Kurniawan Dorong ASN Lampung Segera Lapor SPT Lewat Coretax DJP
Pemprov Lampung Dorong Pembangunan Infrastruktur, Pertanian, dan Layanan Dasar
Orang Tua Keluhkan Menu MBG di Ketibung
Dugaan Monopoli Proyek Kemenag Provinsi Lampung TA 2025
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Buka Puasa Bersama di Mapolda Lampung
Putra Kalianda yang Berkarier sebagai ADC Kombes Rachmat Tri Haryadi
Wagub Lampung Tinjau Perbaikan Jalan di Pringsewu
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:14 WIB

LSM SIMULASI Laporkan Dugaan Korupsi di Lima OPD Kabupaten Way Kanan ke Kejaksaan

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:53 WIB

GPN Lampung Usut Dugaan Penyalahgunaan Anggaran di Dinas Pertanian Pringsewu

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:47 WIB

Sekda Marindo Kurniawan Dorong ASN Lampung Segera Lapor SPT Lewat Coretax DJP

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:44 WIB

Pemprov Lampung Dorong Pembangunan Infrastruktur, Pertanian, dan Layanan Dasar

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:13 WIB

Orang Tua Keluhkan Menu MBG di Ketibung

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:55 WIB

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Buka Puasa Bersama di Mapolda Lampung

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:04 WIB

Putra Kalianda yang Berkarier sebagai ADC Kombes Rachmat Tri Haryadi

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:43 WIB

Wagub Lampung Tinjau Perbaikan Jalan di Pringsewu

Berita Terbaru

Berita

Orang Tua Keluhkan Menu MBG di Ketibung

Rabu, 25 Feb 2026 - 12:13 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x