GRADASI Desak Transparansi Anggaran DLH Lampung Rp 3,89 M

Jumat, 10 Oktober 2025 - 00:05 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

AKARPOST.COM – Puluhan massa dari Gerakan Rakyat Anti Korupsi untuk Demokrasi (GRADASI) menggelar aksi demonstrasi damai di depan kantor Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, Kamis (9/10/2025). Aksi ini merupakan tindak lanjut atas temuan dugaan korupsi sistematis dalam pengelolaan anggaran tahun 2024 senilai Rp 3,89 miliar.

Massa mulai berkumpul sejak pukul 09.00 WIB sambil membentangkan spanduk dan poster bertuliskan “Usut mafia anggaran DLH Lampung”, “Segera periksa anggaran 2024 DLH Lampung”, dan “Tolak Korupsi Atas Nama Apapun”.

Ketua GRADASI, Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa aksi ini bertujuan menuntut transparansi dan mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan korupsi yang melibatkan 11 paket kegiatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Uang negara Rp 3,89 miliar yang kami duga dikorupsi secara sistematis harus dipertanggungjawabkan,” ujar Wahyu dalam orasinya.

Belanja Perjalanan Dinas Biasa: Rp 1,426 miliar (17 paket)

Belanja Perjalanan Dinas Dalam Daerah: Rp 823 juta

Total anggaran perjalanan dinas yang mencapai Rp 2,249 miliar dianggap GRADASI sebagai indikasi kuat modus pencucian anggaran melalui mark-up 30–50 persen.

GRADASI juga mengungkap adanya pola kartel tender, di mana vendor-vendor tertentu secara bergiliran memenangkan tender sehingga menciptakan ilusi kompetisi.

1. Mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan menyeluruh.

2. Audit investigatif terhadap pos perjalanan dinas senilai Rp 2,249 miliar.

3. Ungkap jaringan kartel tender dan oknum pejabat yang terlibat.

4. Pembekuan sementara anggaran bermasalah.

5. Transparansi publik terhadap realisasi 11 paket kegiatan.

Wahyu memberi peringatan keras kepada DLH Lampung.

“Jika dalam tujuh hari ke depan tidak ada tanggapan serius, kami akan turun dengan massa yang lebih besar,” tegasnya.

GRADASI menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan mengajak masyarakat untuk melaporkan jika memiliki informasi tambahan terkait dugaan penyimpangan anggaran.

“Ini bukan hanya soal uang, tapi soal keadilan dan masa depan Lampung,” tutup Wahyu.

Berita Terkait

Kehadiran Jokowi Warnai Konsolidasi PSI di Pesawaran
Anggaran Lima OPD Lampung Timur Masuk Meja Kejati Lampung
Anggaran Miliaran Rupiah Sekretariat DPRD Kota Metro Disorot, LSM Tempuh Jalur Hukum
Sekdaprov Lampung Jadi Teladan Pendataan Sensus Ekonomi 2026
Marindo Pastikan Guru, Kesehatan, dan Akses Jalan Sekolah Rakyat Siap
Halaman Kantor PT LJU Dipenuhi Rumput Liar
Polda Lampung Gelar Lomba Stand Up Comedy untuk Perkuat Citra Humanis Polri
Jamal Sebut Munas HIPMI 2026 Bukti Soliditas Pengusaha Muda Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:08 WIB

Kehadiran Jokowi Warnai Konsolidasi PSI di Pesawaran

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:21 WIB

BPK Ungkap Ketidaksesuaian Konsumsi Rapat DPRD Bandar Lampung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:01 WIB

Anggaran Lima OPD Lampung Timur Masuk Meja Kejati Lampung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:45 WIB

Anggaran Miliaran Rupiah Sekretariat DPRD Kota Metro Disorot, LSM Tempuh Jalur Hukum

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:50 WIB

Sekdaprov Lampung Jadi Teladan Pendataan Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:11 WIB

Halaman Kantor PT LJU Dipenuhi Rumput Liar

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:59 WIB

Polda Lampung Gelar Lomba Stand Up Comedy untuk Perkuat Citra Humanis Polri

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:44 WIB

Jamal Sebut Munas HIPMI 2026 Bukti Soliditas Pengusaha Muda Indonesia

Berita Terbaru

Berita

Kehadiran Jokowi Warnai Konsolidasi PSI di Pesawaran

Sabtu, 27 Jun 2026 - 14:08 WIB

Bandar Lampung

BPK Ungkap Ketidaksesuaian Konsumsi Rapat DPRD Bandar Lampung

Sabtu, 27 Jun 2026 - 08:21 WIB

Berita

Anggaran Lima OPD Lampung Timur Masuk Meja Kejati Lampung

Sabtu, 27 Jun 2026 - 08:01 WIB

Advetorial

Sekdaprov Lampung Jadi Teladan Pendataan Sensus Ekonomi 2026

Sabtu, 27 Jun 2026 - 06:50 WIB

Exit mobile version