Gubernur Lampung Bahas Penguatan Kerja Sama Penyiapan Tenaga Kerja ke Jepang dengan JAC

Kamis, 4 Desember 2025 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menerima Senior Executive Director Japan Association for Construction (JAC) Yugo Okamoto dalam pertemuan resmi di ruang kerjanya, Kamis (4/12/2025), untuk membahas penyiapan tenaga kerja Lampung yang berminat bekerja di Jepang.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mulyadi Irsan, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Thomas Amirico, Kadis Tenaga Kerja Agus Nompitu, Kepala BP3MI Lampung Ahmad Fauzi, serta Pendiri dan Direktur Utama ISO Jepang, lembaga penyiapan tenaga kerja Indonesia untuk pasar Jepang.

Dalam pertemuan itu, Pemprov Lampung dan JAC membahas empat hal utama: status dan tingkat kesiapan migrant center, kemungkinan pemisahan klaster bagi calon pekerja konstruksi, ketersediaan guru bahasa Jepang di Lampung, serta kebutuhan pelatihan baik bagi pengajar maupun tenaga teknis sesuai situasi pendidikan saat ini.

Baca Juga:  Belajar dari Kasus Tanggamus, Yasir A. Rapat : Kepala Desa Harus Perkuat Pendampingan Hukum Sejak Awal

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur menjelaskan bahwa Lampung merupakan provinsi keempat terbesar pengirim tenaga kerja ke luar negeri. Ia menilai Jepang menjadi negara tujuan yang paling diminati warga Lampung berkat penghargaan tinggi terhadap pekerja asing.

“Menurut pengamatan kami, Jepang adalah negara yang paling pas dan diminati. Mereka yang kembali dari Jepang selalu bercerita tentang perlakuan yang baik, lingkungan kerja yang tidak rasis, serta perkembangan ekonomi dan keterampilan yang sangat terasa,” ucap Gubernur.

Untuk memperkuat kompetensi calon tenaga kerja, Pemprov Lampung telah membuka kelas bahasa Jepang di SMA dan SMK. Program tersebut telah diikuti 8.500 siswa sejak Agustus lalu dan tersebar di 300 sekolah. Namun, Rahmat mengakui masih terdapat kendala pada ketersediaan tenaga pengajar.

Baca Juga:  Ahmad Giri Akbar Harap Pendemo Sampaikan Kritik Tanpa Anarkis

“Saat ini hanya ada 60 guru bahasa Jepang. Mereka kami rekrut dari orang-orang yang pernah bekerja, bersekolah, atau belajar sastra Jepang,’ ujarnya.

Gubernur menambahkan bahwa arahan Presiden kepada kementerian terkait untuk mempercepat penyiapan tenaga kerja ke luar negeri, khususnya Jepang, menjadi momentum baik bagi Lampung. “Kami sudah memulainya lebih dulu, sehingga Lampung siap berkontribusi lebih besar,’ katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Yugo Okamoto mengapresiasi komitmen Lampung dalam pengembangan tenaga kerja untuk pasar Jepang. Ia menyebut sektor konstruksi di Jepang tengah menghadapi kekurangan SDM yang signifikan.

“Kami melihat Bapak Gubernur memiliki semangat yang tinggi dalam kerja sama ini. Kami bertanggung jawab untuk mewujudkan contoh program yang sukses,” ujar Okamoto.

Baca Juga:  Penanaman Pohon di Taman Kehati Kotabaru Libatkan 863 PPPK Paruh Waktu Pascapelantikan

Saat ini, Jepang banyak menerima pekerja konstruksi dari Vietnam. Namun, Okamoto berharap Indonesia, khususnya Lampung, dapat menjadi sumber tenaga kerja yang lebih besar. “Para pekerja tidak kami lihat sekadar sebagai tenaga kerja, tetapi sebagai keluarga. Mereka akan kami beri pendidikan dan pelatihan agar lebih bermanfaat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa JAC terbuka berdiskusi lebih jauh dengan Pemprov Lampung untuk menciptakan solusi saling menguntungkan. “Ke depan, kita akan membahas berbagai upaya agar tercapai win-win solution,” ucap Okamoto.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memperdalam kolaborasi penyiapan SDM Lampung dalam memenuhi kebutuhan tenaga konstruksi di Jepang yang terus meningkat. (red)

Berita Terkait

GRADASI Siap Laporkan Dugaan Korupsi BPTD Lampung ke Kejati dan BPKP
Dua Proyek PSDA Lampung Jadi Sorotan GPN
Kembali terpilih pimpin FKWKP Bambang hartono integritas dan profesionalitas harga mati
PERMAHI Lampung Soroti Dugaan Penggembosan Ban oleh Oknum Anggota DPRD
Pimpin Rakor Optimalisasi Aset, Inovasi Layanan dan Jasa: Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Dorong OPD Optimalkan PAD Provinsi Lampung, di Tengah Keterbatasan Fiskal
Tingkatkan Sinergi, Polda Lampung Sambangi Kantor DPP For-WIN
BPS Lampung : Kemiskinan Lampung Turun Jadi Single Digit 9,66 persen
Menuju Pusat Energi Bersih Nasional, Lampung Perkuat Energi Terbarukan

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 19:51 WIB

Polres Tabalong Tegaskan RS (23) Tewas Akibat Senjata Tajam

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:05 WIB

Dua Proyek PSDA Lampung Jadi Sorotan GPN

Minggu, 8 Februari 2026 - 15:41 WIB

Diduga Langgar Prosedur Penerbitan SKCK, Polres Lampung Dipersoalkan LSM LAKI

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:14 WIB

Penemuan Mayat Wajah Dilakban di Bandar Lampung

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:39 WIB

Ketum SMSI Pusat Resmikan Monumen Media Siber 

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:22 WIB

PWI Kabupaten Lamtim Tidak Berhak Memecat Anggota

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:38 WIB

Kepala BPKAD Pringsewu Wujudkan Lingkungan Kerja Nyaman dan Maksimalkan Kinerja

Kamis, 5 Februari 2026 - 23:48 WIB

Pengacara Eggi Sudjana Dilaporkan ke Polres Lampung Utara

Berita Terbaru

Berita

Dua Proyek PSDA Lampung Jadi Sorotan GPN

Minggu, 8 Feb 2026 - 19:05 WIB

Bandar Lampung

Penemuan Mayat Wajah Dilakban di Bandar Lampung

Sabtu, 7 Feb 2026 - 19:14 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x