PERMAHI Lampung Desak Transparansi Kapolda soal 207 Ribu Ekstasi

Rabu, 26 November 2025 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AKARPOST.COM Persatuan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) menyoroti sejumlah kejanggalan serius dalam pengungkapan kasus penemuan 207.000 butir pil ekstasi yang disertai atribut lencana Polri pasca kecelakaan tunggal di ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar, (26/11/25).

Organisasi mahasiswa hukum ini mendesak Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf untuk bersikap transparan dan memastikan integritas institusi kepolisian dalam penuntasan perkara tersebut.

Ketua PERMAHI Lampung, Tri Rahmadona, menegaskan bahwa penemuan atribut Polri di dalam kendaraan pembawa narkoba dalam jumlah fantastis bukan persoalan sepele.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Skala barang bukti ini jelas merupakan ancaman serius bagi generasi bangsa. Namun penemuan lencana Polri adalah petunjuk paling mencurigakan. Apakah hanya kamuflase, atau menguatkan dugaan keterlibatan oknum aparat dalam jaringan narkoba lintas provinsi?” ujar Tri.

Baca Juga:  Irjen Pol Helfi Assegaf Resmi Jabat Kapolda Lampung, Disambut Tradisi Adat dan Pedang Pora

Ia menilai pernyataan Bareskrim yang menyebut lencana tersebut palsu atau sekadar aksesoris belum cukup menjawab rasa curiga publik jika tidak disertai penyelidikan yang transparan dan mendalam.

PERMAHI juga mempertanyakan kondisi pengemudi berinisial MR yang disebut dapat melarikan diri tanpa luka serius meski kendaraan mengalami kerusakan parah akibat kecelakaan.

Menurut Tri, publik berhak mengetahui hasil visum awal atau pemeriksaan medis terhadap pelaku guna memastikan kronologi peristiwa berjalan logis dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga:  PERMAHI Lampung Akan Lanjutkan Aksi ke Komisi III DPR RI Terkait Dugaan Penanganan Narkotika

Penangkapan MR di Tangerang dinilai cepat, namun PERMAHI meminta penjelasan rinci mengenai rute pelarian, sarana transportasi, serta bagaimana pelaku dapat bergerak lintas wilayah tanpa terdeteksi aparat.

Langkah cepat pengambilalihan perkara dari Polda Lampung ke Bareskrim Mabes Polri turut memicu spekulasi publik. Meski alasan resmi menyebut keterlibatan jaringan lintas provinsi, PERMAHI menilai keputusan tersebut perlu dijelaskan secara terbuka.

Kasus ini, menurut Tri Rahmadona, menjadi ujian nyata bagi Kapolda Lampung yang baru menjabat untuk menunjukkan komitmen pemberantasan narkoba tanpa pandang bulu, termasuk jika melibatkan internal kepolisian.

Baca Juga:  PERMAHI Lampung Desak Copot Kapolres Way Kanan, ini Alasannya???

Atas berbagai kejanggalan tersebut, PERMAHI Lampung menyampaikan tiga tuntutan utama:

1. Pengungkapan tuntas dugaan keterlibatan oknum, termasuk motif penggunaan atribut Polri.

2. Transparansi proses penyelidikan, mulai dari olah TKP, kondisi kendaraan, hingga kronologi pelarian pelaku.

3. Uji integritas Kapolda Lampung, sebagai bukti keseriusan membersihkan institusi dari mafia narkoba.

PERMAHI Lampung menegaskan akan terus mengawal perkembangan kasus ini. Kegagalan mengungkap jaringan secara menyeluruh dinilai hanya akan memperdalam krisis kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

 

Berita Terkait

Dugaan Mark-Up dan Rekayasa Pengadaan Cendera Mata di Setda Bandar Lampung
Dugaan Penyimpangan Dana BTT Rp21,5 Miliar di BPBD Kota Bandar Lampung
Sekdaprov Lampung Dukung Penuh Percepatan Koperasi Desa Merah Putih
Gubernur Mirza Kembangkan Strategi Besar Ekonomi Berbasis Pariwisata
RAKERDA Gerakan Pramuka Lampung Tahun 2026
Gunakan Banyak Barcode, Mafia Solar Subsidi di Bandar Lampung Dibongkar Polisi
GPN Provinsi Lampung Soroti Tertutupnya RDP DPRD Pesawaran
MTsN 1,2,3 Lampung Utara, Diduga Ada Penyimpangan Anggaran Ratusan Juta
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:55 WIB

Dugaan Mark-Up dan Rekayasa Pengadaan Cendera Mata di Setda Bandar Lampung

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:44 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BTT Rp21,5 Miliar di BPBD Kota Bandar Lampung

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:18 WIB

Sekdaprov Lampung Dukung Penuh Percepatan Koperasi Desa Merah Putih

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:12 WIB

Gubernur Mirza Kembangkan Strategi Besar Ekonomi Berbasis Pariwisata

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:08 WIB

RAKERDA Gerakan Pramuka Lampung Tahun 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:22 WIB

GPN Provinsi Lampung Soroti Tertutupnya RDP DPRD Pesawaran

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:39 WIB

MTsN 1,2,3 Lampung Utara, Diduga Ada Penyimpangan Anggaran Ratusan Juta

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:16 WIB

217 Perusahaan Media SMSI Lampung Sepakat Saling Support Pemberitaan di Rakerda 2026

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Dugaan Penyimpangan Dana BTT Rp21,5 Miliar di BPBD Kota Bandar Lampung

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:44 WIB

Bandar Lampung

RAKERDA Gerakan Pramuka Lampung Tahun 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:08 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x