PC PMII Pringsewu: Ini Bukan Soal Curah Hujan, Tapi Drainase yang Tak Terawat

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu – Pasca hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Pringsewu pada Kamis (12/2/2026) dan menyebabkan sejumlah titik terendam banjir, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Pringsewu angkat bicara.

Mereka menyayangkan fenomena banjir yang dinilai bukan semata-mata akibat tingginya curah hujan, melainkan karena lambatnya respon pemerintah daerah dalam merawat drainase.

Ketua PC PMII Pringsewu menyampaikan bahwa kejadian serupa terus berulang setiap musim hujan tiba. Hal ini dinilainya sebagai indikasi lemahnya perhatian terhadap infrastruktur dasar perkotaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hujan deras adalah siklus alam yang biasa terjadi. Namun, banjir yang terjadi di Pringsewu ini bukan hanya masalah alam, tapi masalah tata kelola. Saluran air yang tersumbat dan tidak mampu menampung debit air menjadi penyebab utama,” ujar juru bicara PC PMII Pringsewu dalam keterangan persnya, Jumat (13/2/2026).

Baca Juga:  Kabiro Adpim Baru Dilantik, Setda Lampung Diminta Percepat Birokrasi yang Profesional

Pernyataan ini merespons kondisi terkini di mana beberapa ruas jalan utama di Pringsewu Kota sempat lumpuh akibat genangan air . PC PMII menyoroti bahwa kejadian ini bukan pertama kalinya terjadi, dan jika tidak segera diatasi, akan terus menjadi momok bagi warga.

“Pemerintah tidak boleh hanya sekadar turun ke lokasi saat banjir terjadi. Yang lebih penting adalah tindakan preventif agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Menyikapi hal tersebut, PC PMII Pringsewu menghimbau dan mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu untuk melakukan beberapa langkah konkret:

1. Perbaikan Total Saluran Air: Meminta agar dinas terkait segera turun ke lapangan untuk membersihkan dan membenahi saluran drainase di seluruh wilayah yang rawan banjir, terutama di kawasan padat penduduk dan pusat kota.

Baca Juga:  Temuan BPK RI, Alarm Tata Kelola Keuangan Pemprov Lampung

2. Penertiban Bangunan di Atas Saluran Air: Mendesak adanya tindakan tegas terhadap bangunan-bangunan liar atau konstruksi yang berpotensi mengganggu aliran air dan memperparah penyumbatan.

3. Perhatian Khusus bagi Korban Banjir: Meminta pemerintah untuk hadir memberikan perhatian dan bantuan bagi warga masyarakat yang rumah dan lingkungannya terdampak genangan banjir.

“Kami sangat menyayangkan jika respons cepat hanya terjadi saat bencana muncul. Kami ingin ada komitmen jangka panjang untuk pembenahan drainase. Ini menyangkut kenyamanan dan keselamatan warga,” imbuhnya.

Menariknya, pernyataan sikap PC PMII ini bertepatan dengan langkah cepat Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, yang sehari sebelumnya langsung turun ke lapangan meninjau titik-titik banjir di Pringsewu Kota . Didampingi Sekretaris Daerah dan jajaran OPD terkait, Bupati mengakui bahwa sistem drainase yang ada memang belum optimal.

Baca Juga:  Irigasi Bermasalah BBBWS-MS X Abipraya Kembali Didemo di Kemen PU - KPK Pekan Depan

“Curah hujan tinggi tidak bisa kita cegah, tetapi dampaknya harus kita tekan. Ini bukan hanya soal infrastruktur, melainkan juga menyangkut kenyamanan dan keselamatan warga,” ujar Riyanto saat meninjau lokasi, Kamis kemarin .

Pemkab Pringsewu berjanji akan melakukan pembenahan menyeluruh terhadap saluran air yang bermasalah. Saluran yang tersumbat endapan lumpur dan aliran air yang tidak lancar akan segera ditindaklanjuti bersama dinas terkait .

Publik Pringsewu pun kini menanti realisasi dari janji tersebut. Tekanan dari elemen mahasiswa seperti PC PMII diharapkan mampu mengawal agar pembenahan drainase tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar terealisasi demi mencegah banjir di masa mendatang.

Berita Terkait

Akun Palsu Catut Nama Sekda Lampung
AMPL Desak Penuntasan Kasus Febrie Adriansyah
Oknum Pegawai BKPSDM Tanggamus Diduga Tipu PNS Janjikan Jabatan Kepsek
Literasi Keuangan Jadi Kunci Hadapi Era Digital
Sikap Firdaus BPBD Lampung Dinilai “Bak Sudah Kebal Hukum
HUT Ke-45 SMA YP Unila, Cetak Generasi Unggul dan Berdaya Saing Global
GPN Soroti Sikap Kepala Diskominfo Bandar Lampung
Kepemimpinan Digital Sekdaprov Marindo Dinilai ASKOMPSI
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:38 WIB

Akun Palsu Catut Nama Sekda Lampung

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:11 WIB

AMPL Desak Penuntasan Kasus Febrie Adriansyah

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:26 WIB

Oknum Pegawai BKPSDM Tanggamus Diduga Tipu PNS Janjikan Jabatan Kepsek

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:03 WIB

Literasi Keuangan Jadi Kunci Hadapi Era Digital

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:57 WIB

Sikap Firdaus BPBD Lampung Dinilai “Bak Sudah Kebal Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:51 WIB

GPN Soroti Sikap Kepala Diskominfo Bandar Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:42 WIB

Kepemimpinan Digital Sekdaprov Marindo Dinilai ASKOMPSI

Senin, 20 Juli 2026 - 16:07 WIB

APBD Harus Berdampak Nyata bagi Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru

Berita

Akun Palsu Catut Nama Sekda Lampung

Rabu, 22 Jul 2026 - 22:38 WIB

Berita

AMPL Desak Penuntasan Kasus Febrie Adriansyah

Rabu, 22 Jul 2026 - 18:11 WIB

Berita

Literasi Keuangan Jadi Kunci Hadapi Era Digital

Selasa, 21 Jul 2026 - 23:03 WIB

Berita

Sikap Firdaus BPBD Lampung Dinilai “Bak Sudah Kebal Hukum

Selasa, 21 Jul 2026 - 16:57 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x