BBWS Mesuji Sekampung Pulihkan Pipa 2,4 Km dalam 4 Hari

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat – Reaksi Cepat Krisis Air Pulau Pisang menjadi sorotan setelah Tim Operasi dan Pemeliharaan (OP-2) BBWS Mesuji Sekampung bergerak menanggulangi krisis air bersih di Pulau Pisang, Kabupaten Pesisir Barat. Gangguan itu menyebabkan sekitar 1.800 jiwa di enam pekon mengalami kekurangan air bersih akibat terputusnya pipa jalur laut sepanjang 2,4 kilometer dari Pulau Sumatera.

Kerusakan pipa bawah laut itu membuat distribusi air bersih terhenti total. Warga di Pekon Tembaka dan lima pekon lainnya terpaksa mengandalkan sumber air terbatas. Situasi tersebut memicu respons cepat dari BBWS Mesuji Sekampung yang langsung menurunkan tim teknis dan penyelam profesional.

Perbaikan dipimpin langsung oleh Pejabat Pembuat Komitmen Operasi dan Pemeliharaan, MF. Yuniar. Ia mengoordinasikan tim lapangan bersama tim selam dari Jakarta, termasuk personel Pasukan Katak TNI-AL. Dalam waktu empat hari, jalur pipa yang terputus berhasil diperbaiki dan kembali berfungsi.

Baca Juga:  Lampung Masuk 10 Besar Tujuan Wisata Nasional, Pariwisata Dorong Perputaran Ekonomi Tembus Rp 53 Triliun pada 2025

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

MF. Yuniar menjelaskan bahwa perbaikan jalur laut memerlukan ketelitian tinggi karena berada di dasar perairan dengan kondisi arus yang cukup menantang.

“Keterlibatan masyarakat serta menjaga aset negara yang dibangun pemerintah untuk kepentingan publik dan kesejahteraan warga menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar MF. Yuniar.

Ia menambahkan, respons cepat ini menjadi bagian dari komitmen BBWS dalam menjaga keberlanjutan layanan dasar, khususnya akses air bersih bagi masyarakat kepulauan.

Baca Juga:  Menuju Pusat Energi Bersih Nasional, Lampung Perkuat Energi Terbarukan

“Kami memastikan seluruh sambungan pipa yang terputus telah diuji dan kembali normal. Distribusi air bersih kini sudah mengalir ke enam pekon terdampak,” kata Yuniar.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat mengapresiasi langkah cepat tersebut. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pesisir Barat, yang mewakili pemerintah daerah, menyampaikan penghargaan atas kinerja tim BBWS Mesuji Sekampung.

Perbaikan ini tidak hanya memulihkan distribusi air, tetapi juga mengembalikan aktivitas ekonomi dan sosial warga. Air bersih menjadi kebutuhan mendasar untuk rumah tangga, pertanian skala kecil, hingga layanan kesehatan.

Warga Pekon Tembaka menyambut baik selesainya perbaikan. Mereka menilai langkah sigap pemerintah pusat melalui BBWS telah mencegah krisis berkepanjangan di wilayah kepulauan yang akses infrastrukturnya terbatas.

Baca Juga:  Thomas Amirico: Tahun Ajaran Baru 2025/2026 jika ada Temuan Pungli Uang Komite, Laporkan Kesini

Kegiatan ini menunjukkan pentingnya sistem operasi dan pemeliharaan infrastruktur sumber daya air. Jalur pipa bawah laut sepanjang 2,4 kilometer itu merupakan aset vital yang menghubungkan Pulau Pisang dengan sumber air di daratan Sumatera.

Respons cepat tersebut sekaligus mempertegas sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan unsur TNI dalam memastikan pelayanan publik tetap berjalan. Dengan normalnya kembali distribusi air, sekitar 1.800 jiwa kini dapat kembali beraktivitas tanpa kekhawatiran kekurangan air bersih.

Langkah ini menjadi contoh bagaimana penanganan cepat dan terkoordinasi mampu meminimalkan dampak krisis infrastruktur di wilayah terpencil.

Berita Terkait

Riza Rahmayadi dan Harapan Baru KNPI Pesawaran
SMSI Siap Dukung Publikasi Program Desa Bersama ABPEDNAS
LSM Trinusa Lampung Desak Audit Investigatif PT LJU Usai Temuan Mengejutkan BPK
Hadiri wisuda tahfidz Qur’an khuzil afwa “ini investasi akhirat tak ternilai”
Sekdaprov Marindo Tegaskan Pelayanan Publik Pemprov Lampung Harus Berkualitas dan Nyata
MBG Jadi Peluang Besar UMKM dan Petani, DPRD Lampung Siap Bersinergi dengan Sekber
Sekdaprov Marindo: Tegaskan Lampung Perkuat Ketahanan Wilayah
PW PERGUNU LAMPUNG DAN KANWIL KEMENAG LAMPUNG TANDATANGANI MoU: SINERGI PERKUAT PENDIDIKAN, PENELITIAN, DAN ADVOKASI GURU
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 21:51 WIB

STIT Pringsewu Gelar Seminar Pendidikan Berbasis Al-Qur’an

Senin, 4 Mei 2026 - 20:47 WIB

PMII Pringsewu Gelar Silaturahmi Akbar dan Harlah ke-66, Tegaskan Peran Mahasiswa dalam Demokrasi

Selasa, 14 April 2026 - 20:18 WIB

Kepala kemenag pringsewu apresiasi rapenda fasilitasi pesantren

Rabu, 8 April 2026 - 13:59 WIB

Pastikan keamanan pangan disekolah, kemenag pringsewu gandeng BPOM gelar edukasi

Selasa, 7 April 2026 - 19:40 WIB

Hadiri halal bihalal DWP kepala kemenag pringsewu tekankan pentingnya soliditas dan sinergi

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:47 WIB

Kemenag Pringsewu Inisiasi Pertemuan Lintas Organisasi Keagamaan

Senin, 16 Maret 2026 - 19:26 WIB

Pungutan Uang Komite Tiap Bulan SDN 1 Fajarisuk

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:45 WIB

Pemkab Pringsewu Mulai Cairkan THR ASN dan PPPK 2026, Total Anggaran Rp29,2 Miliar

Berita Terbaru

Berita

Riza Rahmayadi dan Harapan Baru KNPI Pesawaran

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:19 WIB

Berita

SMSI Siap Dukung Publikasi Program Desa Bersama ABPEDNAS

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:07 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x